RADAR BOGOR – Perjalanan usaha BUNCY, produsen camilan cheese stick asal Cimahi, Jawa Barat, menjadi bukti bahwa pendampingan dan legalitas usaha dapat membuka peluang lebih besar bagi pelaku UMKM.
Berawal dari usaha rumahan yang dirintis saat pandemi Covid-19 pada 2020, kini BUNCY berhasil meningkatkan kepercayaan konsumen sekaligus memperluas pasar setelah mengikuti Program Sertifikasi Halal BRI Peduli.
Pemilik BUNCY, Lucy Emilda, mengawali usahanya dari dapur rumah dengan tujuan membantu perekonomian keluarga. Seiring meningkatnya persaingan di industri makanan ringan, ia menyadari pentingnya membangun kepercayaan konsumen melalui sertifikasi halal.
Menurut Lucy, keberadaan sertifikat halal menjadi nilai tambah yang membuat produknya lebih mudah diterima masyarakat sekaligus meningkatkan daya saing di pasar.
“Usaha kuliner yang telah memiliki sertifikat halal lebih mudah mendapatkan kepercayaan konsumen,” ujarnya.
Melalui fasilitasi Program Sertifikasi Halal yang digagas BRI, BUNCY berhasil melengkapi legalitas produknya. Tak berhenti di sana, Lucy kemudian mengurus izin Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) agar jangkauan pemasaran semakin luas.
Baca Juga: 95 Persen Rampung! Stadion Pakansari Bogor Bersolek Sambut Piala AFF 2026
Ia mengungkapkan, kelengkapan legalitas tersebut berdampak positif terhadap perkembangan usaha, termasuk peningkatan omzet dan peluang menjangkau pasar yang lebih besar.
Selain memperoleh sertifikat, Lucy juga merasakan manfaat dari proses pendampingan yang mempermudah seluruh tahapan administrasi hingga pengurusan dokumen.
“Dengan adanya pendampingan, proses pengurusan menjadi lebih mudah dan usaha kami sangat terbantu,” katanya.
Baca Juga: 2 Bulan, 90 Kebakaran Landa Kabupaten Bogor Saat Kemarau, 30 Kasus Terjadi di Lahan Kering
Sementara itu, Corporate Secretary BRI, Dhanny, mengatakan melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BRI Peduli, perseroan terus mendukung pelaku UMKM agar mampu meningkatkan kualitas produk, memperluas akses pasar, dan naik kelas melalui pelatihan serta fasilitasi sertifikasi halal.
Menurutnya, kisah BUNCY menjadi salah satu contoh nyata bagaimana program pendampingan dapat mendorong pelaku UMKM berkembang lebih percaya diri dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
BRI berharap semakin banyak pelaku usaha mikro di berbagai daerah yang dapat memanfaatkan program serupa untuk memperkuat daya saing, meningkatkan kualitas produk, dan memperluas peluang bisnis secara berkelanjutan.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga