DJP Jawa Barat III Catatkan Penerimaan Pajak Rp16,47 Triliun hingga Pertengahan 2026

Yosep Awaludin • Dipublikasikan Rabu, 22 Juli 2026 | 08:41 WIB
Forum Konsultasi Publik (FKP) yang digelar DJP Jawa Barat III.
Forum Konsultasi Publik (FKP) yang digelar DJP Jawa Barat III.

RADAR BOGOR – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak atau DJP Jawa Barat III terus memperkuat komunikasi dengan para pemangku kepentingan melalui penyelenggaraan Forum Konsultasi Publik (FKP). 

Kegiatan ini menjadi wadah untuk menyerap aspirasi masyarakat, meningkatkan kualitas pelayanan perpajakan, serta memperkuat sinergi dalam mendukung reformasi sistem perpajakan di Indonesia.

Forum yang digelar di Aula Kujang Cakrabuana, Kantor Wilayah DJP Jawa Barat III, dihadiri berbagai unsur pemerintah, akademisi, pelaku usaha, asosiasi profesi, media, hingga perwakilan wajib pajak.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wali Kota Bogor Dedie Rachim, Kepala Bapenda Kota Bogor, Kepala BKAD Kota Bogor, pimpinan Radar Bogor, Tax Centre Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia (FIA UI).

Serta sejumlah organisasi profesi seperti Kadin Kota Bogor, IPPAT Bogor, IKPI Jawa Barat, dan AKP2I Jawa Barat.

Forum Jadi Ruang Dialog antara DJP dan Masyarakat

Kepala Kanwil DJP Jawa Barat III, Romadhaniah, yang membuka kegiatan tersebut menegaskan bahwa Forum Konsultasi Publik merupakan sarana penting untuk membangun komunikasi dua arah antara otoritas pajak dengan masyarakat.

Baca Juga: Terungkap! Kisah Haru Asal Usul Baby Lily Anak Angkat Raffi Ahmad dan Nagita Slavina

Menurutnya, masukan dari berbagai pihak menjadi bagian penting dalam menyempurnakan kebijakan sekaligus meningkatkan kualitas layanan perpajakan.

Penerimaan pajak menjadi penopang sekitar 85 persen dari total pendapatan negara dalam APBN 2026.

Karena itu, DJP Jawa Barat III terus mengedepankan transparansi, kepastian hukum, dan kemudahan administrasi.

"Melalui forum ini, kami ingin memastikan setiap kebijakan maupun pembaruan sistem perpajakan dapat diterapkan secara terbuka, adil, dan sesuai kebutuhan wajib pajak," ujar Romadhaniah.

Dedie Rachim Tekankan Pentingnya Sinergi

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Bogor Dedie Rachim menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan Direktorat Jenderal Pajak dalam mendukung pembangunan daerah.

Ia menilai sinergi yang kuat, disertai pengawasan perpajakan yang profesional dan berintegritas, akan memberikan dampak positif terhadap berbagai program pembangunan di Kota Bogor.

Kerja sama yang solid antara pemerintah daerah dan DJP menjadi fondasi penting dalam mendukung pembangunan.

"Sinergi ini membuka peluang menghadirkan berbagai inovasi pembiayaan, mulai dari pengelolaan sampah modern, penataan kawasan perkotaan, hingga program edukasi lingkungan bagi ribuan pelajar sebagai investasi untuk masa depan," kata Dedie.

Penerimaan Pajak Tembus Rp16,47 Triliun

Pada forum tersebut, Kanwil DJP Jawa Barat III juga memaparkan capaian penerimaan pajak hingga pertengahan tahun 2026.

Hingga 17 Juli 2026, realisasi penerimaan pajak telah mencapai Rp16,47 triliun, atau 45,30 persen dari target tahunan sebesar Rp36,37 triliun.

Baca Juga: Soto Kuning Pak Yusup, Kuliner Legendaris Bogor yang Selalu Diburu Wisatawan

Capaian tersebut menunjukkan tren positif dengan pertumbuhan (growth) sebesar 18,81 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Bahas Aturan Pajak Terbaru untuk UMKM dan Pelaku Usaha

Selain memaparkan capaian penerimaan negara, forum juga menjadi ajang sosialisasi berbagai regulasi perpajakan terbaru yang ditujukan untuk memberikan kepastian hukum sekaligus kemudahan administrasi bagi wajib pajak.

Beberapa regulasi yang disampaikan meliputi:

Evaluasi Coretax Jadi Sorotan

Forum Konsultasi Publik juga dimanfaatkan untuk menampung berbagai masukan terkait implementasi sistem administrasi perpajakan Coretax.

Sejumlah isu teknis yang menjadi perhatian peserta antara lain kapasitas server, penyederhanaan tampilan antarmuka pengguna (user interface/UI), peningkatan akurasi data prepopulated, hingga perlunya edukasi digital yang lebih masif bagi pelaku UMKM agar mampu beradaptasi dengan sistem baru.

Komitmen Perkuat Reformasi Perpajakan

Melalui Forum Konsultasi Publik, Kanwil DJP Jawa Barat III menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, dunia usaha, akademisi, asosiasi profesi, dan masyarakat.

Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan perpajakan, memperkuat pengawasan berbasis teknologi informasi, sekaligus mendukung keberlanjutan reformasi perpajakan dalam rangka mengoptimalkan penerimaan negara. (***)

Editor : Yosep Awaludin
bogor Forum Konsultasi Publik DJP jawa barat III