Bank bjb Ingatkan Nasabah Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Komunikasi Lewat Kanal Resmi

Eka Rahmawati • Dipublikasikan Rabu, 22 Juli 2026 | 20:41 WIB
Nasabah bank bjb diimbau waspada terhadap modus penipuan digital. (Dok. Bank bjb)
Nasabah bank bjb diimbau waspada terhadap modus penipuan digital. (Dok. Bank bjb)

RADAR BOGOR – Meningkatnya pemanfaatan layanan perbankan digital turut diiringi dengan berkembangnya berbagai modus kejahatan siber yang menyasar masyarakat.

Menyikapi kondisi tersebut, bank bjb mengajak seluruh nasabah untuk semakin waspada terhadap segala bentuk penipuan yang mengatasnamakan bank, baik melalui telepon, pesan singkat, email, media sosial, maupun aplikasi perpesanan seperti WhatsApp.

Pelaku kejahatan siber kini memanfaatkan teknik social engineering untuk memengaruhi calon korban agar bersedia memberikan informasi pribadi.

Beragam modus digunakan, mulai dari pemberitahuan hadiah, promo menarik, pembaruan data rekening, aktivasi layanan, bantuan penyelesaian transaksi, hingga permintaan verifikasi identitas yang disertai tautan atau nomor WhatsApp tertentu.

Agar terlihat meyakinkan, pelaku kerap membuat akun media sosial, situs internet, hingga nomor WhatsApp yang menyerupai identitas resmi bank bjb. Setelah berhasil memperoleh kepercayaan korban, mereka kemudian meminta data penting seperti User ID, kata sandi, PIN, kode One Time Password (OTP), nomor kartu debit atau kartu kredit, hingga kode CVV/CVC yang selanjutnya dimanfaatkan untuk mengakses rekening dan melakukan transaksi tanpa izin pemilik.

Baca Juga: bank bjb Gandeng Kemenaker, Perkuat Kompetensi SDM dan Perluas Akses Layanan Perbankan

Sebagai bagian dari komitmen menjaga keamanan transaksi digital, bank bjb terus memperkuat edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kerahasiaan data pribadi sekaligus meningkatkan pemahaman terhadap berbagai bentuk penipuan digital yang terus berkembang.

"Sebagai bentuk komitmen dalam menjaga keamanan transaksi dan melindungi nasabah dari ancaman kejahatan siber, bank bjb secara konsisten melakukan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kerahasiaan data pribadi serta meningkatkan literasi digital," demikian keterangan tertulis bank bjb.

Bank bjb menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah meminta informasi rahasia milik nasabah melalui telepon, SMS, email, WhatsApp, media sosial, maupun tautan yang dikirimkan kepada pelanggan. Seluruh data seperti PIN, password, User ID, OTP, nomor kartu, serta CVV/CVC merupakan informasi yang bersifat pribadi dan hanya boleh diketahui oleh pemilik rekening.

Selain itu, bank bjb juga menegaskan bahwa komunikasi melalui WhatsApp hanya dilakukan menggunakan akun WhatsApp Resmi yang telah terverifikasi. Apabila terdapat pihak yang menghubungi melalui nomor lain dengan dalih sebagai petugas bank, kemudian meminta data perbankan, menawarkan bantuan transaksi, atau mengarahkan nasabah melakukan transfer dana, maka tindakan tersebut patut diduga sebagai upaya penipuan.

Untuk meminimalkan risiko menjadi korban kejahatan digital, bank bjb mengimbau masyarakat agar menerapkan sejumlah langkah pencegahan, antara lain tidak membagikan PIN, password, User ID, OTP, nomor kartu maupun CVV/CVC kepada siapa pun.

Selain itu agar mengabaikan pesan yang menawarkan hadiah atau meminta pembaruan data secara mendesak, tidak membuka tautan dari sumber yang belum dipastikan keasliannya, selalu memeriksa alamat situs resmi sebelum memasukkan data pribadi, menggunakan kanal komunikasi resmi bank bjb, serta segera mengganti kata sandi dan melapor apabila terdapat indikasi penyalahgunaan data.

Sebagai acuan memperoleh informasi yang benar, bank bjb mengingatkan masyarakat agar hanya menggunakan kanal komunikasi resmi perusahaan yakni www.bankbjb.co.id,  email bjbcare@bankbjb.co.id, WhatsApp 0811 2023 373, bjb Call 14049, serta akun media sosial resmi bank bjb yang telah memiliki tanda verifikasi seperti Instagram @bankbjb, Facebook bank bjb, TikTok @infobankbjb, X (Twitter) @infobankbjb, serta YouTube @bankbjbofficial. 

"WhatsApp Resmi bank bjb hanya menggunakan nomor 0811 2023 373 yang telah terverifikasi, nasabah diimbau untuk tidak mempercayai nomor WhatsApp lain yang mengatasnamakan bank bjb, meskipun menggunakan foto profil logo bank bjb atau mengaku sebagai petugas bank," tegas bjb.

Apabila menerima komunikasi semacam itu, masyarakat diimbau tidak memberikan informasi pribadi, tidak mengikuti instruksi yang diberikan, dan segera menghentikan percakapan.

Jika memperoleh pesan, email, telepon, tautan, atau komunikasi melalui WhatsApp yang mengatasnamakan bank bjb dan dirasa mencurigakan, nasabah disarankan untuk tidak menindaklanjutinya.

Klarifikasi dapat dilakukan melalui WhatsApp Resmi bank bjb di nomor 0811 2023 373 atau menghubungi bjb Call 14049 guna memastikan kebenaran informasi yang diterima.

Sebagai institusi perbankan yang terus mengembangkan layanan digital, bank bjb berkomitmen memperkuat sistem keamanan sekaligus meningkatkan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya perlindungan data pribadi.

Dengan literasi digital yang semakin baik serta penggunaan kanal komunikasi resmi, diharapkan masyarakat dapat terhindar dari berbagai modus penipuan dan semakin percaya dalam memanfaatkan layanan perbankan digital bank bjb.

Informasi mengenai produk, layanan, maupun klarifikasi atas berbagai informasi yang diterima dapat diakses melalui website resmi www.bankbjb.co.id, WhatsApp Resmi 0811 2023 373, akun media sosial resmi bank bjb, maupun layanan bjb Call 14049.

bank bjb merupakan bank yang berizin dan berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta menjadi peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Editor : Eka Rahmawati
digital penipuan bjb