Menembus Medan Pegunungan Toraja, Mantri BRI Elce Putri Bontong Buka Akses Keuangan untuk Warga Desa

Rani Puspitasari Sinaga • Dipublikasikan Minggu, 26 Juli 2026 | 11:38 WIB
Mantri BRI Unit Bolu, Rantepao, Toraja Utara, Sulawesi Selatan dengan warga desa. Foto: BRI
Mantri BRI Unit Bolu, Rantepao, Toraja Utara, Sulawesi Selatan dengan warga desa. Foto: BRI

RADAR BOGOR – Di tengah medan yang penuh tantangan, sosok Elce Putri Bontong, seorang Mantri BRI Unit Bolu, Rantepao, Toraja Utara, Sulawesi Selatan, membuktikan bahwa perempuan juga dapat menjadi penggerak ekonomi masyarakat hingga pelosok daerah.

Sebagai tenaga pemasar mikro BRI, Elce menjalankan tugas di wilayah yang masuk kategori 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar). Perjalanan menuju desa-desa binaannya bukan hal mudah karena harus melewati jalur pegunungan, hutan, serta medan yang menantang.

Namun, kondisi tersebut tidak menghalangi langkah Elce dalam menghadirkan layanan keuangan bagi masyarakat.

Baca Juga: Cocok Buat yang Baru Mau Coba Kuliner Sulawesi, Bubur Manado Dapur Mace Bogor Banyak Orang Ketagihan

Baginya, perjalanan ke pelosok bukan sekadar menjalankan pekerjaan, melainkan bentuk pengabdian untuk membantu masyarakat mengembangkan usaha dan meningkatkan kesejahteraan.

Karier Elce di BRI dimulai pada 2013 sebagai teller sebelum kemudian dipercaya menjadi customer service. Pengalaman melayani nasabah dari dalam kantor membuatnya ingin mengambil peran yang lebih luas.

Kesempatan itu datang pada 2020 ketika Elce mengikuti rekrutmen Mantri BRI dan mulai bertugas langsung di lapangan.

Baca Juga: Nyempil di Terminal Baranangsiang, Surabi Kayu Bakar Legendaris di Bogor Masih Bertahan dengan Cara Tradisional

“Kalau sebelumnya sebagai teller dan customer service, pelayanan lebih banyak menunggu nasabah datang. Saya ingin bisa turun langsung dan menjangkau masyarakat dengan kebutuhan yang lebih beragam,” ujar Elce.

Saat ini, Elce bertugas di BRI Unit Bolu dan menangani nasabah di Desa Karre Pananian, Kecamatan Nanggala, Kabupaten Toraja Utara. Lokasi tersebut berjarak sekitar 35 kilometer dari kantor unit, dengan akses jalan yang harus ditempuh melalui kawasan perbukitan.

Sebagian besar masyarakat yang ia layani berprofesi sebagai petani dan peternak, seperti peternak babi maupun kerbau. Melalui perannya sebagai Mantri BRI, Elce membantu menyediakan akses pembiayaan dan tabungan yang dapat dimanfaatkan warga untuk mengembangkan usaha.

Baca Juga: Resep Ayam Iris Rebus Velvet Chicken Chili Oil, Menu Diet Tinggi Protein yang Pedas Gurih

“Pinjaman biasanya digunakan untuk menambah modal, seperti membeli indukan atau penggemukan ternak agar usaha mereka bisa berkembang,” jelasnya.

Selain memberikan pembiayaan, Elce juga aktif memberikan edukasi mengenai pentingnya menabung di bank. Ia menyadari masih ada masyarakat yang terbiasa menyimpan uang secara tunai di rumah.

Untuk mempermudah akses transaksi keuangan, Elce turut menghadirkan BRILink Agen di desa. Kehadiran layanan tersebut membantu masyarakat melakukan transaksi tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke kantor bank.

Baca Juga: Tersembunyi di dalam Gang, Padasoeka Bakery Bogor Sajikan Roti Gandum Empuk dengan Isian Melimpah

“Banyak masyarakat Toraja yang merantau ke luar kota bahkan luar pulau. Dengan adanya BRILink, keluarga mereka bisa lebih mudah menerima atau mengirim uang tanpa harus menitipkan kepada orang lain,” katanya.

Bagi Elce, kebahagiaan terbesar dalam menjalankan tugas adalah melihat perubahan nyata pada usaha para nasabah. Ia merasa bangga ketika modal yang diberikan mampu membantu masyarakat mengembangkan bisnis mereka.

“Melihat nasabah yang awalnya hanya memiliki satu atau dua ternak, kemudian berkembang menjadi lebih banyak setelah mendapat dukungan modal, ada rasa bahagia karena ikut membantu menggerakkan ekonomi mereka,” ungkapnya.

Baca Juga: Bukan Seafood Biasa! Bengawan Seafood Nusantara Puncak Bogor Sajikan Mata Tuna Jumbo hingga Kepiting Asap

Sementara itu, Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan, peran Mantri BRI tidak hanya sebatas menyalurkan pembiayaan, tetapi juga menjadi pendamping dan penasihat keuangan bagi pelaku usaha mikro.

Menurutnya, pemahaman para Mantri terhadap karakter usaha, potensi wilayah, serta kebutuhan masyarakat menjadi kunci dalam membantu pertumbuhan ekonomi di berbagai daerah.

“Dedikasi para Mantri di lapangan menjadi bukti nyata kontribusi perempuan dalam mendorong ekonomi kerakyatan. Kisah Elce menunjukkan bahwa perempuan mampu beradaptasi sekaligus menjadi motor penggerak perubahan bagi masyarakat,” ujar Dhanny.

Melalui perjuangan seperti yang dilakukan Elce, akses layanan keuangan semakin terbuka hingga pelosok negeri, sekaligus membuka peluang bagi masyarakat desa untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan taraf hidup.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
mantri akses keuangan Toraja bri