Kenaikan ini menunjukkan semakin besarnya kepercayaan masyarakat terhadap kualitas layanan kesehatan dan bedah estetika yang ditawarkan Korea Selatan.
Melihat tingginya antusiasme tersebut, Seoul Jakarta Plastic Surgery resmi membuka klinik di kawasan Biomedical Campus, BSD City. Mengusung konsep "Korean Beauty Without Distance", klinik ini menghadirkan layanan bedah estetika dengan standar Korea Selatan tanpa mengharuskan masyarakat bepergian ke luar negeri.
Fasilitas tersebut diperkuat oleh kehadiran dokter spesialis bedah plastik asal Korea Selatan yang menetap dan berpraktik di Indonesia. Para dokter tersebut memiliki pengalaman panjang dalam menangani berbagai prosedur estetika di tingkat internasional dengan dukungan teknologi medis yang setara dengan fasilitas di Korea.
Peresmian Seoul Jakarta Plastic Surgery dilaksanakan pada 27 Juli 2026 di Biomedical Campus, BSD City. Acara tersebut dihadiri Direktur Seoul Jakarta Plastic Surgery Dr. Elisa Husin, Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Bedah Plastik Rekonstruksi dan Estetika Indonesia dr. Qori Haly, Sp.BP-RE, Chief of Property Management D-HUB SEZ Sandra Kosasih, jajaran manajemen perusahaan, serta sejumlah tokoh dan figur publik.
Baca Juga: 5 Tahun ICE Institute, Perkuat Kolaborasi Wujudkan Transformasi Pendidikan Digital
Direktur Seoul Jakarta Plastic Surgery, Dr. Elisa Husin, menjelaskan bahwa klinik tersebut didirikan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat Indonesia yang menginginkan layanan bedah plastik berstandar Korea dengan hasil yang alami tanpa harus melakukan perjalanan ke luar negeri.
Menurutnya, pengalaman dokter spesialis Korea yang telah berkarya lebih dari dua dekade dipadukan dengan teknologi medis modern menjadi keunggulan utama klinik tersebut.
“Kami ingin menghapus batasan jarak bagi masyarakat Indonesia yang mendambakan kualitas bedah plastik terbaik khas Korea dengan hasil yang natural, di Seoul Jakarta Plastic Surgery, kami menggabungkan keahlian dokter Korea berpengalaman lebih dari dua dekade dengan teknologi medis terkini," ujar Elisa.
Ia juga menilai pemilihan Biomedical Campus BSD City sebagai lokasi operasional merupakan langkah strategis karena kawasan tersebut memiliki infrastruktur yang mendukung pengembangan layanan kesehatan bertaraf internasional sekaligus berpotensi menjadi destinasi baru bagi medical tourism di Indonesia.
Sementara itu, Chief Operations Officer (COO) D-HUB SEZ, Lindawaty Chandra, menyambut positif kehadiran Seoul Jakarta Plastic Surgery sebagai bagian dari penguatan ekosistem kesehatan internasional yang sedang dikembangkan di kawasan tersebut.
Ia menilai investasi ini akan memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan estetika berkualitas global, sekaligus mendorong pertumbuhan sektor medical aesthetic tourism serta meningkatkan daya saing Indonesia di bidang layanan kesehatan regional.
"Kami berharap investasi ini tidak hanya memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan estetika berstandar internasional, tetapi juga mendorong berkembangnya medical aesthetic tourism serta meningkatkan daya saing Indonesia sebagai destinasi layanan kesehatan di tingkat regional,” jelas Lindawaty.
Untuk mendukung kualitas pelayanan, Seoul Jakarta Plastic Surgery dilengkapi berbagai teknologi medis terkini. Di antaranya adalah sistem endoskopi modern yang memungkinkan tindakan bedah dilakukan melalui sayatan minimal sehingga mempercepat masa pemulihan pasien.
Selain itu, tersedia fasilitas 3D CT Scan untuk memetakan struktur anatomi pasien secara lebih rinci sebelum operasi sehingga proses perencanaan tindakan dapat dilakukan secara lebih presisi.
Klinik tersebut juga menawarkan layanan customized implant yang disesuaikan dengan karakter anatomi masing-masing pasien, serta hyperbaric chamber atau terapi oksigen bertekanan tinggi yang berfungsi membantu mempercepat proses penyembuhan pascaoperasi.
Klinik ini berada di kawasan D-HUB Special Economic Zone (SEZ) atau Kawasan Ekonomi Khusus Edukasi Teknologi Kesehatan Internasional Banten, yang menjadi KEK pertama di Indonesia dengan fokus pada pengembangan sektor pendidikan, teknologi, dan kesehatan.
D-HUB SEZ dirancang sebagai kawasan terpadu yang mempertemukan institusi pendidikan, rumah sakit, pusat penelitian, perusahaan teknologi, hingga pelaku industri kesehatan dalam satu ekosistem.
Dengan dukungan berbagai insentif investasi, kemudahan regulasi, dan infrastruktur modern, kawasan tersebut diharapkan mampu menarik investasi global, mempercepat transfer teknologi, menciptakan lapangan kerja berkualitas, serta memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat inovasi dan layanan kesehatan berstandar internasional di kawasan Asia.
Lokasi D-HUB SEZ juga berada di tengah berbagai pusat aktivitas bisnis dan komersial, seperti The Breeze, AEON Mall BSD City, QBig, ICE BSD, BSD Central Business District, Green Office Park, hingga Unilever Campus.
Kawasan ini turut dikelilingi sejumlah institusi pendidikan internasional, antara lain Monash University, Binus University, Universitas Prasetiya Mulya, IPEKA BSD, Jakarta Nanyang School, Sinarmas World Academy, serta fasilitas kesehatan modern seperti Eka Hospital BSD.
Dari sisi aksesibilitas, kawasan tersebut terhubung dengan berbagai ruas jalan tol, di antaranya Tol Serpong–Balaraja, Tol Jakarta–Serpong yang terintegrasi dengan JORR 1, JORR 2, Tol Jakarta–Cikampek, hingga Tol Jagorawi.
Mobilitas menuju kawasan ini juga didukung layanan transportasi umum seperti BSD Link, feeder bus BSD City, serta KRL Commuter Line melalui Stasiun Cisauk di kawasan Intermoda BSD City dan Stasiun Jatake di kawasan Hiera.
Editor : Eka Rahmawati