RADAR BOGOR – Upaya meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak terus dilakukan melalui penguatan layanan kesehatan berbasis masyarakat.
Salah satunya diwujudkan BRI Peduli melalui pembangunan Posyandu Matahari di Desa Hargobinangun, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Pembangunan Posyandu Matahari tersebut merupakan bagian dari Program Desa Brilian 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) yang digagas sebagai bentuk kepedulian dan komitmen BRI melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
Posyandu Matahari yang berada di Dusun Kaliurang Barat, Desa Hargobinangun, resmi diperkenalkan pada Selasa 4 Agustus 2026.
Kegiatan peresmian dihadiri Direktur Promosi Kesehatan dan Kesehatan Komunitas Kementerian Kesehatan RI dr. Niken Wastu Palupi, Direktur Eksekutif Rabu Biru Foundations Toro Sudarmadi, Bupati Sleman H. Harda Kiswaya, serta sejumlah pejabat terkait.
Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan, keberadaan Posyandu Matahari menjadi penanda dimulainya pelaksanaan Program Desa Brilian 1.000 HPK di Desa Hargobinangun.
Baca Juga: Mie Ayam Alvin Sajikan Porsi Brutal, Toping Melimpah yang Bikin Geleng-Geleng Kepala
Menurut dia, program tersebut sekaligus menunjukkan kontribusi BRI dalam mendukung pembangunan sektor kesehatan masyarakat yang dilakukan secara berkelanjutan.
Program Desa Brilian 1.000 HPK ini menempatkan Posyandu sebagai salah satu titik penting dalam pelayanan kesehatan primer.
Keberadaannya dinilai strategis karena dapat menjangkau masyarakat secara langsung, terutama kelompok ibu hamil, ibu menyusui, bayi hingga anak usia balita.
BRI berharap keberadaan Posyandu Matahari tidak sebatas digunakan untuk kegiatan pemeriksaan kesehatan secara berkala.
Posyandu juga diarahkan menjadi ruang edukasi kesehatan, sarana pemberdayaan masyarakat, serta wadah kolaborasi berbagai pihak dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak sejak usia dini.
Dalam pelaksanaannya, program tersebut mencakup sejumlah langkah revitalisasi layanan Posyandu.
Di antaranya peningkatan kemampuan dan kapasitas kader, penerapan inovasi serta teknologi, penguatan edukasi mengenai kesehatan dan pemenuhan gizi, hingga penyediaan pemberian makanan tambahan (PMT) untuk kelompok sasaran.
Selain itu, program juga mendorong penguatan ketahanan pangan masyarakat melalui kegiatan budidaya ikan.
Hasil budidaya tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu sumber protein bergizi yang mudah diakses masyarakat.
Dengan berbagai pendekatan tersebut, Posyandu di Desa Hargobinangun diharapkan dapat memberikan pelayanan yang semakin optimal dan berkesinambungan.
Baca Juga: 4 Kebiasaan Sepele yang Bisa Merusak Motor Injeksi, Jangan Dilakukan Sembarangan!
Penguatan layanan tersebut juga diarahkan untuk membantu mempercepat upaya penurunan angka stunting sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak di tingkat desa.
BRI menilai peningkatan kesehatan masyarakat memiliki keterkaitan erat dengan kemajuan sebuah desa.
Masyarakat yang sehat dan memiliki kesejahteraan yang lebih baik diyakini dapat mendukung pertumbuhan ekonomi serta menciptakan fondasi yang lebih kuat bagi pembangunan di masa depan.
Karena itu, melalui BRI Peduli, perusahaan menyatakan akan terus menghadirkan berbagai program sosial yang memberikan manfaat langsung serta berkelanjutan bagi masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.
Kepala Desa Hargobinangun Amin Sarjito turut mengapresiasi kehadiran Program Desa Brilian 1.000 HPK.
Menurutnya, dukungan tersebut membuat pelayanan Posyandu menjadi lebih baik sekaligus memberikan suasana yang lebih nyaman bagi masyarakat.
Amin berharap masyarakat Desa Hargobinangun semakin aktif membawa anak maupun mengikuti berbagai layanan yang tersedia di Posyandu.
Dengan keterlibatan masyarakat yang lebih tinggi, pemantauan kesehatan ibu dan anak di tingkat desa diharapkan dapat berjalan lebih optimal.
Ia juga menilai dukungan BRI Peduli tidak hanya berdampak terhadap peningkatan fasilitas dan layanan Posyandu.
Pendampingan yang diberikan juga dapat membantu para orang tua meningkatkan kesiapan dalam menjaga kesehatan serta memantau tumbuh kembang anak sejak masa awal kehidupan.
Baca Juga: Wetos Mountain Villa Sentul Bogor, Villa Kapasitas 60 Orang dengan View Pegunungan
Program Desa Brilian 1.000 HPK di Desa Hargobinangun diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan.
Selain memberikan manfaat bagi masyarakat setempat, program tersebut juga diharapkan dapat menjadi contoh bagi desa lain untuk memperkuat layanan kesehatan ibu dan anak.
Desa Hargobinangun Punya Potensi Pariwisata dan Pertanian
Sebagai informasi, Desa Hargobinangun berada di kawasan lereng Gunung Merapi, Kabupaten Sleman.
Wilayah ini memiliki berbagai potensi yang dapat dikembangkan, mulai dari sektor pariwisata, pertanian hingga pemberdayaan masyarakat.
Pengembangan potensi desa dilakukan melalui sejumlah upaya, termasuk memperkuat tata kelola pemerintahan desa, mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, serta meningkatkan kualitas pelayanan dasar yang diterima warga.
Berbagai upaya tersebut turut mengantarkan Desa Hargobinangun masuk dalam 40 Besar Desa Brilian 2023.
Desa Brilian sendiri merupakan program BRI yang mendorong desa-desa di Indonesia untuk meningkatkan kapasitas tata kelola pemerintahan, mengembangkan inovasi, memperkuat potensi ekonomi masyarakat, serta menjalankan pembangunan secara berkelanjutan.
Melalui Program Desa Brilian 1.000 HPK dan kehadiran Posyandu Matahari, penguatan kualitas kesehatan masyarakat di Desa Hargobinangun kini menjadi bagian dari upaya pengembangan desa secara menyeluruh, khususnya dalam menciptakan generasi yang sehat sejak 1.000 hari pertama kehidupan. (***)
Editor : Yosep Awaludin