RADAR BOGOR – Peringatan Hari UMKM Nasional yang jatuh setiap 12 Agustus menjadi momentum untuk kembali menegaskan pentingnya peran usaha mikro, kecil, dan menengah dalam menggerakkan ekonomi masyarakat.
Melalui program BRI Peduli sebagai payung Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), BRI terus mendorong penguatan UMKM di berbagai daerah. Dukungan dilakukan tidak hanya melalui bantuan sarana usaha, tetapi juga pendampingan, edukasi, peningkatan kapasitas, hingga perluasan akses pasar.
Salah satu wilayah yang mendapat perhatian adalah Desa Brilian Hargobinangun, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Berada di kawasan dengan potensi wisata, desa ini memiliki ekosistem UMKM yang bergerak di berbagai sektor, mulai dari kuliner khas hingga jasa wisata.
Baca Juga: Gempa 7,4 Magnitudo Guncang Kolombia, 111 Orang Meninggal Dunia dan 1.500 Rumah Rusak
Kepala Desa Hargobinangun Amin Sarjito mengatakan, keberadaan UMKM turut memperkuat daya tarik wisata desa. Produk kuliner dan jasa yang dikelola masyarakat menjadi bagian penting dalam mendukung aktivitas pariwisata sekaligus menciptakan sumber penghasilan bagi warga.
“Desa kami memiliki banyak potensi. Salah satu potensi andalan adalah potensi wisata yang didukung oleh UMKM lokal, mulai dari jasa wisata hingga kuliner khas yang ada di wilayah Kalurahan Hargobinangun,” ujar Amin.
Untuk mendukung aktivitas para pelaku usaha, BRI Peduli memberikan sejumlah fasilitas sesuai kebutuhan, termasuk sarana dan prasarana usaha serta bantuan lapak untuk mendukung kegiatan penjualan.
Baca Juga: Bojonggede Mulai Dinilai, Tim DLH Bogor Cek Langsung Kebersihan Wilayah
Dukungan tersebut juga dilengkapi pendampingan melalui Mantri BRI, yang berperan sebagai petugas pemasaran sekaligus pembina kredit mikro.
Pendampingan mencakup pembinaan usaha, edukasi keuangan, hingga pemantauan perkembangan usaha nasabah.
Manfaat program tersebut dirasakan langsung Darmiyati, pemilik usaha Jadah Tempe Mbok Tenggok. Selain mendapatkan pendampingan, ia memperoleh bantuan lapak usaha yang membuat kegiatan berjualan menjadi lebih layak dan nyaman.
Baca Juga: Pertalite Bakal Dibatasi, Kendaraan dari Kategori Ini Berpotensi Tak Lagi Bisa Beli BBM Subsidi
Lapak tersebut juga membantunya menata produk dan melayani pelanggan dengan lebih baik. Bagi Darmiyati, dukungan tersebut menjadi motivasi untuk terus mengembangkan usaha sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi lingkungan sekitar.
“Terima kasih dari BRI Peduli yang sudah memberikan pendampingan serta fasilitas untuk kami pelaku usaha di daerah kami,” kata Darmiyati.
Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan, dukungan kepada UMKM merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
Menurutnya, penguatan UMKM tidak cukup hanya melalui akses pembiayaan. Pelaku usaha juga membutuhkan pendampingan, peningkatan kapasitas, akses pasar, serta sarana dan prasarana yang dapat menunjang perkembangan bisnis.
Baca Juga: Pagi Ini Sejumlah Tol Jakarta Macet, Dalkot hingga Jagorawi Dipadati Kendaraan
“Momentum Hari UMKM Nasional menjadi pengingat akan pentingnya peran UMKM sebagai salah satu penggerak perekonomian masyarakat. Karena itu, BRI terus memperkuat dukungan kepada pelaku UMKM di berbagai wilayah Indonesia, termasuk melalui pengembangan Desa Brilian,” ujar Dhanny.
Ia menambahkan, pengembangan UMKM di tingkat desa menjadi salah satu upaya untuk membangun ekosistem ekonomi yang bertumpu pada potensi masyarakat setempat.
Melalui program Desa Brilian, pengembangan desa dilakukan secara terpadu dengan memperkuat kapasitas masyarakat dan pelaku usaha. Harapannya, potensi ekonomi lokal dapat berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas serta berkelanjutan.
Baca Juga: MMPI Sekolah Pascasarjana Unida Bogor Borong Penghargaan di Temu Tahunan PPMPI ke-13
“Semoga bantuan yang diberikan di Desa Brilian Hargobinangun dapat memberikan manfaat bagi pengembangan usaha masyarakat, sehingga UMKM semakin maju, potensi ekonomi lokal semakin berkembang, dan nantinya Desa Hargobinangun dapat menjadi desa yang mandiri serta memiliki daya saing,” tegas Dhanny.
Kalau ingin, saya juga bisa buatkan versi judul yang lebih catchy dan bernuansa Hari UMKM Nasional, misalnya dengan angle kisah Darmiyati dan bantuan lapaknya.
Editor : Rani Puspitasari SinagaSumber : BRI