RADAR BOGOR – Memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI kembali memperkuat komitmennya dalam mendukung pembangunan nasional.
Sebagai bagian dari ekosistem Danantara, BRI terus mengembangkan berbagai inisiatif yang ditujukan untuk memperluas manfaat layanan perbankan kepada masyarakat.
Upaya tersebut sejalan dengan semangat peringatan kemerdekaan tahun ini yang mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”.
Melalui berbagai inovasi, BRI berupaya memastikan akses terhadap layanan keuangan tidak hanya tersedia di wilayah perkotaan, tetapi juga menjangkau masyarakat hingga daerah terpencil dan kepulauan.
Strategi tersebut dilakukan dengan mengombinasikan jaringan pelayanan secara langsung dengan kanal digital. Berbagai fasilitas seperti BRImo, BRILink Agen, hingga Teras Kapal BRI dikembangkan untuk menyesuaikan kondisi geografis serta kebutuhan masyarakat di berbagai daerah.
Baca Juga: HUT ke-81 RI, Celina Olivia Bangga dan Terharu Bawa Baki Merah Putih di Hadapan Presiden Prabowo
Dengan pendekatan tersebut, faktor jarak diharapkan tidak lagi menjadi kendala dalam memperoleh layanan keuangan.
Direktur Operations BRI Hakim Putratama menyampaikan bahwa pemerataan akses layanan merupakan bagian dari upaya perseroan mendukung aktivitas transaksi masyarakat di seluruh Indonesia.
Ia menjelaskan bahwa BRI terus berusaha menghadirkan layanan yang mudah dijangkau, aman, dan relevan dengan kebutuhan pengguna.
Menurut Hakim, langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari penguatan sinergi BRI bersama Danantara dalam mendorong transformasi pelayanan yang semakin berorientasi kepada masyarakat.
“BRI berupaya menghadirkan layanan yang mudah diakses, aman, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat, hal ini sekaligus memperkuat sinergi BRI dan Danantara dalam mendorong transformasi layanan yang semakin berorientasi pada masyarakat," ujar Hakim.
Salah satu implementasinya adalah program CX100 yang diarahkan untuk meningkatkan pengalaman nasabah melalui pelayanan yang lebih dekat, humanis, dan cepat merespons kebutuhan.
"Program CX100 berfokus pada peningkatan customer experience melalui kualitas layanan yang semakin dekat, humanis, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” jelasnya.
Komitmen pemerataan layanan tersebut terlihat dari keberadaan jaringan kantor BRI. Hingga Juni 2026, perseroan tercatat memiliki lebih dari 7.000 jaringan kantor di berbagai daerah Indonesia.
Jaringan tersebut tidak hanya berada di kawasan pusat ekonomi, tetapi juga mencakup wilayah yang relatif jauh, seperti Gunung Sitoli, Abepura, Tahuna, dan Kupang.
Di kawasan perbatasan negara, BRI juga memperluas kehadirannya melalui 20 unit kerja yang tersebar di sejumlah titik terdepan Indonesia. Sebanyak 14 unit berada di wilayah perbatasan Indonesia dengan Timor Leste, satu unit di kawasan perbatasan Indonesia-Papua Nugini, dan lima unit lainnya berada di perbatasan Indonesia-Malaysia.
Perluasan akses secara langsung tersebut turut diperkuat dengan layanan berbasis digital. Hingga Juni 2026, aplikasi Super App BRImo telah memiliki 49,7 juta pengguna.
Melalui aplikasi tersebut, nasabah dapat mengakses berbagai kebutuhan finansial selama 24 jam, termasuk transfer, pembayaran, pembelian, serta sejumlah layanan perbankan lainnya.
Di tingkat masyarakat, BRI juga mengandalkan BRILink Agen sebagai jaringan yang membantu mendekatkan layanan perbankan ke lingkungan tempat tinggal nasabah. Hingga Juni 2026, terdapat sekitar 1,13 juta BRILink Agen yang telah memberikan pelayanan di lebih dari 60.753 desa.
BRILink Agen menyediakan berbagai transaksi, mulai dari tarik dan setor tunai, pengiriman dana, hingga pembayaran tagihan. Selain memperluas akses perbankan, jaringan tersebut juga membuka peluang usaha bagi masyarakat sekaligus mendukung perputaran ekonomi di tingkat lokal.
Pilihan layanan bagi masyarakat semakin diperkuat dengan keberadaan lebih dari 19.000 mesin ATM dan CRM yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Untuk masyarakat yang tinggal di daerah pesisir dan kepulauan, BRI menghadirkan pendekatan berbeda melalui Teras Kapal BRI. Layanan perbankan terapung tersebut dirancang untuk mendatangi masyarakat secara langsung, terutama mereka yang berada di pulau-pulau kecil dan kawasan pesisir dengan akses perbankan yang relatif terbatas.
Saat ini, Teras Kapal BRI beroperasi di sejumlah kawasan kepulauan. Layanan Bahtera Seva I berada di Kepulauan Seribu dan menjangkau enam pulau, sementara Bahtera Seva II melayani wilayah Halmahera Selatan.
Bahtera Seva III beroperasi di Kepulauan Anambas dengan cakupan enam pulau, sedangkan Nera Seva di Labuan Bajo menjangkau hingga 10 pulau.
Berbagai kebutuhan perbankan dapat dilakukan melalui Teras Kapal BRI. Layanan tersebut mencakup setor dan tarik tunai, transfer, pembayaran tagihan, pembukaan rekening tabungan, pengajuan pinjaman, transaksi pembayaran, hingga penambahan kas bagi BRILink Agen.
Masing-masing kapal juga dilengkapi satu unit ATM untuk membantu memenuhi kebutuhan transaksi masyarakat. Operasional layanan tersebut ditunjang infrastruktur teknologi informasi serta tenaga profesional, termasuk teller, customer service, dan petugas kredit mikro yang dapat memberikan pelayanan perbankan secara langsung.
Hakim menegaskan bahwa BRI bersama Danantara akan terus berupaya memperluas layanan hingga berbagai penjuru Indonesia. Pendekatan pelayanan akan disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing wilayah, termasuk kawasan perbatasan maupun pulau-pulau terluar.
Melalui pemerataan tersebut, BRI berharap perkembangan layanan perbankan dapat dinikmati masyarakat secara lebih inklusif sekaligus membuka akses terhadap berbagai peluang ekonomi yang berpotensi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Dari kawasan perbatasan terdepan hingga pulau-pulau terluar, kami ingin memastikan kemajuan layanan perbankan dapat dirasakan secara inklusif sekaligus membuka peluang yang lebih luas bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.
Editor : Eka Rahmawati