RADAR BOGOR – Akses jalan berbatu, tanjakan terjal, hingga perjalanan yang harus ditempuh dengan berjalan kaki tidak menyurutkan langkah Randy Wijaya dalam memberikan layanan perbankan kepada masyarakat di Cianjur Selatan.
Sebagai Mantri BRI Unit Cibinong, Kantor Cabang Cianjur, Randy telah lebih dari dua tahun mendampingi ratusan pelaku usaha di wilayah binaannya Cianjur Selatan.
Kondisi geografis Cianjur Selatan yang menantang justru menjadi bagian dari rutinitasnya untuk memastikan kebutuhan perbankan masyarakat tetap terlayani.
Bagi Randy, menjadi Mantri BRI bukan hanya menjalankan tugas pekerjaan, tetapi juga kesempatan untuk berinteraksi dan berkembang bersama masyarakat.
“Sejak awal memilih menjadi Mantri BRI, saya ingin memiliki pekerjaan yang bukan sekadar memberikan penghasilan, tetapi juga membuka kesempatan untuk bertemu dan membantu masyarakat," kata Randy.
"Bagi saya, menjadi Mantri adalah amanah untuk mendampingi pelaku usaha agar bisa berkembang dan meningkatkan kesejahteraan keluarganya,” ujar Randy.
Baca Juga: Cincinnati Open 2026 Makin Panas, Aryna Sabalenka dan Iga Swiatek Bidik Modal Penting Jelang US Open
Ia mengaku merasa bangga ketika melihat nasabah yang sebelumnya menjalankan usaha kecil mampu berkembang setelah mendapatkan pendampingan serta akses fasilitas dari BRI.
Dampingi Penyadap Gula Aren
Sebagian besar pelaku usaha yang berada dalam pendampingan Randy merupakan penyadap gula aren.
Bagi mereka, hasil panen menjadi salah satu sumber utama pendapatan untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
Dalam kunjungannya, Randy tidak hanya melakukan aktivitas yang berkaitan dengan layanan perbankan.
Ia juga berdiskusi langsung dengan nasabah untuk mengetahui kebutuhan usaha dan perkembangan bisnis yang dijalankan.
Randy turut memberikan informasi mengenai berbagai solusi pembiayaan BRI sekaligus memantau perkembangan usaha dan kualitas pinjaman nasabah.
Tidak berhenti di sana, ia juga mengenalkan sejumlah layanan BRI, termasuk BRILink Agen, yang dapat membantu masyarakat mendapatkan akses layanan perbankan lebih dekat dengan tempat tinggal maupun aktivitas usaha mereka.
Kedekatan dengan nasabah dibangun melalui komunikasi sederhana sehari-hari. Bahkan, tidak jarang Randy berdiskusi di beranda rumah nasabah sambil menikmati kopi yang disuguhkan.
Dari pertemuan dan percakapan tersebut, ia dapat memahami kondisi serta kebutuhan usaha nasabah secara lebih dekat.
Cuaca dan Jalan Rusak Jadi Tantangan
Menjangkau wilayah binaan di Cianjur Selatan bukan tanpa hambatan. Randy harus menghadapi perubahan cuaca, kondisi jalan yang rusak, hingga keterbatasan jaringan telekomunikasi.
Baca Juga: Pemkab Bogor Fokus Benahi 29 Kawasan Kumuh, Ini 7 Prioritas Penanganannya
Dalam situasi tertentu, perjalanan menggunakan kendaraan tidak memungkinkan sehingga ia harus berjalan kaki untuk mencapai rumah nasabah.
“Cuaca menjadi salah satu tantangan terbesar karena kondisi tersebut bisa mengubah jadwal yang sudah dibuat. Kondisi jalan yang rusak juga memiliki risiko tersendiri. Karena itu, saya selalu mempersiapkan perlengkapan yang diperlukan agar tetap bisa menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kepada nasabah,” ungkap Randy.
Meski menghadapi berbagai kendala, Randy berusaha memastikan pendampingan kepada para pelaku usaha tetap berjalan.
Dedikasi Mantri Perkuat Inklusi Keuangan
Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya menilai pengalaman Randy menjadi gambaran mengenai dedikasi para Mantri BRI dalam menjangkau dan mendampingi pelaku usaha di berbagai wilayah.
Menurutnya, interaksi langsung dengan nasabah menjadi salah satu kekuatan penting bagi BRI untuk memahami kondisi dan kebutuhan masyarakat secara lebih mendalam.
“Mantri memiliki peran lebih dari sekadar membuka akses masyarakat terhadap layanan keuangan. Mereka juga membangun hubungan dengan pelaku usaha melalui pendampingan secara berkelanjutan,” kata Akhmad.
Kedekatan tersebut, lanjutnya, memungkinkan BRI memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai kebutuhan setiap nasabah.
Baca Juga: Mikel Arteta Ukir Rekor Sempurna Usai Kembali Bawa Arsenal Juara Community Shield
Dengan demikian, solusi layanan maupun pembiayaan dapat disesuaikan dengan karakter usaha dan potensi ekonomi di masing-masing daerah.
Pendekatan tersebut dinilai turut memperkuat dukungan BRI terhadap pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sekaligus memperluas inklusi keuangan hingga ke wilayah yang memiliki tantangan akses. (***)
Editor : Yosep Awaludin