RADAR BOGOR – BRI melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BRI Peduli terus memperkuat upaya penanganan pascagempa bumi yang melanda sejumlah wilayah di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Sebagai bagian dari Danantara, BRI tidak hanya menyalurkan bantuan tanggap darurat, tetapi juga mendirikan tiga posko logistik dan satu dapur umum untuk mendukung kebutuhan masyarakat terdampak.
Tiga posko tersebut tersebar di wilayah Manggarai Barat, Ngada, dan Nagekeo. Sementara dapur umum BRI Peduli didirikan di Nagekeo untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan warga selama masa tanggap darurat.
Baca Juga: Kejuaraan Atletik Eropa 2026 di Birmingham Berakhir, Inggris Pecahkan Rekor dan Cetak Sejarah
Posko induk logistik BRI Peduli Labuan Bajo-Manggarai Barat berada di Batu Cermin, Kecamatan Komodo. Posko berikutnya berlokasi di Jalan TW Mengeruda, Ngedukelu, Bajawa, Kabupaten Ngada, serta posko BRI Peduli Mbay di Jalan TW 17, Pulau, Danga, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo.
Direksi BRI Cek Langsung Kondisi Lapangan
Keseriusan BRI dalam membantu proses pemulihan juga ditunjukkan melalui kunjungan langsung jajaran direksi ke wilayah terdampak.
Direktur Operations BRI Hakim Putratama bersama Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya turun langsung meninjau sejumlah lokasi terdampak gempa.
Kunjungan dilakukan untuk memastikan kesiapan posko logistik dan dapur umum, sekaligus mengecek proses distribusi bantuan agar dapat menjangkau masyarakat secara cepat dan tepat.
Baca Juga: Surat Undangan Sudah Diterima KPM Bansos? Ini Syarat Ambil Beras 30 Kg
Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan keberadaan posko dan dapur umum menjadi bagian dari strategi BRI untuk mendekatkan bantuan dengan masyarakat yang membutuhkan.
Menurutnya, posko tidak hanya menjadi tempat penyimpanan bantuan, tetapi juga berfungsi sebagai pusat pengelolaan, koordinasi, dan distribusi bantuan kepada warga terdampak di wilayah sekitar.
“Posko logistik dan dapur umum BRI Peduli merupakan bentuk komitmen BRI untuk terus hadir bersama masyarakat, khususnya dalam situasi yang membutuhkan kepedulian dan dukungan seperti halnya di NTT,” ujar Dhanny.
Ia menambahkan, jumlah posko maupun fasilitas bantuan masih dapat ditambah apabila kondisi di lapangan menunjukkan kebutuhan yang lebih besar.
Bantuan Terus Disalurkan
Baca Juga: Kabar Lega Bagi PPPK: Kemendagri Siap Kawal Alih Status Pegawai dan Larang Rekrut Staf Baru
Hingga saat ini, BRI Peduli telah menyalurkan berbagai bantuan untuk mendukung kebutuhan masyarakat terdampak gempa NTT.
Bantuan tersebut mencakup makanan siap saji, peralatan medis dan obat-obatan, sembako, beras, tangki air minum, selimut, terpal, tenda pengungsian, lampu darurat, perlengkapan mandi, perlengkapan bayi, serta berbagai kebutuhan lainnya.
Keberadaan posko diharapkan dapat memperkuat koordinasi sekaligus mempercepat distribusi bantuan selama masa tanggap darurat dan proses pemulihan berlangsung.
Di sisi lain, BRI memastikan keselamatan pekerja dan nasabah tetap menjadi prioritas. Perseroan telah melakukan pengamanan aset serta berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan asesmen terhadap kondisi bangunan dan fasilitas operasional di wilayah terdampak.
Baca Juga: DPRD Desak Pelunasan TPG Rp274,57 Miliar
Untuk menjaga akses masyarakat terhadap layanan perbankan, BRI juga menyiapkan langkah mitigasi. Nasabah tetap dapat menggunakan layanan digital melalui BRImo maupun mengakses layanan melalui Agen BRILink yang tersedia.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga