Berawal dari Indonesia, Epson Cetak Sejarah: Penjualan EcoTank Tembus 100 Juta Unit di Dunia

Rani Puspitasari Sinaga • Dipublikasikan Rabu, 19 Agustus 2026 | 13:34 WIB
Ilustrasi. Epson. Foto: Epson
Ilustrasi. Epson. Foto: Epson

RADAR BOGOR – Epson mencatatkan pencapaian besar dalam perjalanan teknologi printer tangki tinta EcoTank.

Seiko Epson Corporation mencatat penjualan kumulatif EcoTank telah melampaui 100 juta unit secara global sejak pertama kali diperkenalkan pada 2010.

Menariknya, Indonesia memiliki peran penting dalam perjalanan tersebut. Indonesia menjadi negara pertama di dunia yang memperkenalkan teknologi printer tangki tinta Epson kepada konsumen.

Baca Juga: 6 Alur SIKS-NG Sebelum Dana Bansos Masuk KKS, KPM Wajib Pahami agar Tidak Kecewa

Sejak diperkenalkan, EcoTank terus berkembang dan kini telah dipasarkan di sekitar 170 negara dan wilayah. Teknologi tersebut digunakan oleh berbagai kalangan, mulai dari pengguna rumahan, pelaku usaha, hingga perusahaan.

Pencapaian 100 juta unit dinilai tidak hanya menunjukkan pertumbuhan penjualan, tetapi juga perubahan kebutuhan konsumen terhadap perangkat pencetakan.

EcoTank hadir dengan tangki tinta berkapasitas besar serta sistem pengisian ulang yang dirancang untuk memberikan pengalaman mencetak yang lebih praktis dan efisien.

Dibandingkan printer berbasis kartrid konvensional, printer tangki tinta Epson menawarkan kapasitas cetak lebih tinggi dengan biaya operasional yang diklaim lebih rendah.

Penggunaan botol tinta isi ulang juga dapat mengurangi ketergantungan terhadap kartrid sekali pakai.

Indonesia Jadi Titik Awal EcoTank

Baca Juga: Bocoran Bansos 19 Agustus 2026: Bogor Wilayah yang Dikebut Pencairan PKH BPNT Tahap 3

Managing Director Epson Indonesia, Ng Ngee Khiang, mengatakan pengembangan printer tangki tinta menjadi tantangan tersendiri karena konsepnya berbeda dengan printer berbasis kartrid.

Namun, Epson terus melakukan inovasi untuk menghadirkan perangkat yang dinilai lebih nyaman, efisien, dan mendukung aspek keberlanjutan.

“Indonesia memiliki posisi yang sangat istimewa dalam perjalanan EcoTank karena menjadi negara pertama tempat teknologi ini diperkenalkan,” ujar Ng Ngee Khiang.

Menurutnya, tingginya respons konsumen sejak awal menjadi salah satu faktor penting dalam perkembangan EcoTank hingga mencapai pencapaian global tersebut.

Klaim Jadi Pemimpin Pasar Printer Tangki Tinta

Baca Juga: BPNT Tahap 3 Rp600.000 Cair Serentak 19 Agustus 2026, Sejumlah Daerah Ini Sudah Terima Saldonya

Seiring meningkatnya penggunaan printer tangki tinta, Epson menyebut dirinya masih mempertahankan posisi sebagai salah satu pemimpin pasar global di segmen tersebut.

Epson mengklaim menguasai sekitar 45 persen pangsa pengiriman printer inkjet untuk kebutuhan rumah tangga dan perkantoran secara global. Di kawasan Asia Tenggara, perusahaan juga menyatakan tetap menjadi pemimpin pasar printer tangki tinta.

EcoTank sendiri terus dikembangkan untuk memenuhi berbagai kebutuhan, mulai dari mencetak dokumen dan materi pembelajaran di rumah hingga mendukung operasional usaha kecil maupun kebutuhan perkantoran.

Bagi Epson, pencapaian 100 juta unit menjadi tonggak penting, tetapi bukan akhir dari perjalanan EcoTank.

Baca Juga: Habib Bahar Beri Ultimatum 7 Hari, Minta Pabrik Miras di Citeureup Bogor Hentikan Produksi

Perusahaan menyatakan akan terus mengembangkan teknologi pencetakan yang berorientasi pada kebutuhan konsumen, dengan fokus pada efisiensi, nilai tambah, dan keberlanjutan.

Perjalanan EcoTank yang dimulai dari Indonesia pun menjadi contoh bagaimana sebuah inovasi yang berangkat dari kebutuhan pasar lokal dapat berkembang dan digunakan secara luas di berbagai negara.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
EcoTank indonesia epson sejarah