BRI Raih Penghargaan ESG 2026, Social Bond Dorong Akses Pembiayaan Inklusif

Rani Puspitasari Sinaga • Dipublikasikan Minggu, 23 Agustus 2026 | 16:46 WIB
Ilustrasi. BRI Raih Penghargaan ESG 2026. Foto: BRI for Radar Bogor
Ilustrasi. BRI Raih Penghargaan ESG 2026. Foto: BRI for Radar Bogor

RADAR BOGOR – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) kembali mencatatkan prestasi di bidang keberlanjutan.  BRI meraih Anugerah Utama IDX Channel Anugerah ESG 2026 melalui inisiatif penerbitan Social Bond 2025 yang dinilai berkontribusi dalam mendorong keuangan inklusif dan berkelanjutan.

Penghargaan tersebut diberikan dalam ajang IDX Channel Anugerah ESG 2026 yang berlangsung di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu, 29 Juli 2026. Tahun ini, ajang tersebut mengangkat tema “Beyond Compliance: Leveraging ESG to Create Long-Term Corporate Value”.

Penghargaan diberikan kepada perusahaan dan tokoh yang dinilai konsisten menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Penilaian mencakup lima aspek, yakni strategi dan kebijakan, komitmen kepemimpinan, kinerja ESG, partisipasi pemangku kepentingan, serta pelaporan ESG.

Baca Juga: SKTP TPG Juli 2026 Tetap Terbit Meski JJM Baru Disinkron Agustus, Ini 3 Syaratnya

Melalui penerbitan Social Bond, BRI menghimpun dana dari pasar modal yang kemudian dialokasikan untuk mendanai maupun membiayai kembali proyek-proyek sosial sesuai dengan kriteria dalam Social Finance Framework BRI.

Kerangka tersebut mengacu pada Social Bond Principles dari International Capital Market Association (ICMA), Social Loan Principles, serta regulasi OJK dan Taksonomi Keuangan Berkelanjutan Indonesia (TKBI).

Dana yang dihimpun diarahkan untuk mendukung kelompok masyarakat yang membutuhkan, termasuk masyarakat prasejahtera, kelompok yang belum memiliki akses memadai terhadap layanan esensial, perempuan, serta kelompok rentan lainnya.

Baca Juga: Resep Rica-Rica Hati Ampela Pedas Gurih, Bumbunya Meresap, Cocok untuk Lauk Nasi

Kinerja Social Bond BRI juga tercermin dari peringkat idAAA (Triple A) yang diberikan PEFINDO. Penerbitan tersebut turut mendapat respons positif dari investor dengan permintaan mencapai 1,31 kali dari target.

Pada 2026, BRI kembali menerbitkan Social Bond senilai Rp5 triliun. Instrumen tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam memperkuat pembiayaan yang memberikan dampak sosial secara berkelanjutan.

Dalam laporan dampak Social Bond 2025, pembiayaan KUR Mikro BRI tercatat telah memberikan akses pinjaman perbankan pertama kepada 44.694 nasabah. Selain itu, sebanyak 23.422 nasabah mendapatkan peningkatan akses usaha.

Baca Juga: 3 Curug Cantik di Jawa Barat yang Cocok Jadi Destinasi Liburan Akhir Pekan

Pembiayaan mikro melalui KUPEDES juga berkontribusi terhadap penciptaan 59.091 lapangan kerja di sektor UMKM.

Program tersebut turut mendukung sejumlah tujuan pembangunan berkelanjutan, khususnya SDG 1 tentang Tanpa Kemiskinan, SDG 2 Tanpa Kelaparan, dan SDG 8 mengenai Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi.

Direktur Legal and Compliance BRI Mahdi Yusuf mengatakan, penghargaan tersebut semakin memperkuat komitmen perusahaan dalam menghadirkan pendanaan yang berorientasi pada dampak sosial.

Baca Juga: Kabar Bansos Sore Ini: PKH Tahap 3 Cair, Buruan Cek Nama Penerima Bantuan

Menurutnya, Social Bond tidak hanya menjadi instrumen pendanaan, tetapi juga digunakan untuk memperluas akses layanan keuangan, memperkuat usaha masyarakat, dan membuka peluang lapangan kerja.

Sementara itu, CEO IDX Channel Syafril Nasution berharap penghargaan ESG 2026 dapat mendorong lebih banyak perusahaan untuk meningkatkan penerapan prinsip keberlanjutan.

Ia menilai komitmen terhadap ESG, transparansi, tata kelola, dan inovasi perlu terus diperkuat agar praktik bisnis berkelanjutan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
ESG inklusif bri