BTPN Syariah Wujudkan Warga Produktif Melalui Program Pendampingan di Parungpanjang Bogor

Septi Nulawam Harahap • Dipublikasikan Kamis, 27 Agustus 2026 | 19:08 WIB
Penyerahan cendera mata simbolis menandakan kolaborasi BTPN Syariah bersama Pemerintah Kecamatan Parung Panjang dalam mendorong kesejahteraan masyarakat, Kamis, 27 Agustus 2026. (Septi N/Radar Bogor)
Penyerahan cendera mata simbolis menandakan kolaborasi BTPN Syariah bersama Pemerintah Kecamatan Parung Panjang dalam mendorong kesejahteraan masyarakat, Kamis, 27 Agustus 2026. (Septi N/Radar Bogor)

RADAR BOGOR - BTPN Syariah berkolaborasi dengan Pemerintah Kecamatan Parungpanjang Kabupaten Bogor dalam mendorong kesejahteraan masyarakat. 

Bank yang berdiri sejak 2014 ini, terus merangkul dan menjangkau masyarakat ekonomi inklusif yang selama ini belum tersentuh oleh perbankan.

Kolaborasi ini ditandai dengan kegiatan sosialisasi dan penyerahan cendera mata oleh BTPN Syariah di Aula Kantor Kecamatan Parungpanjang, Kamis, 27 Agustus 2026.

Turut hadir sejumlah kepala desa dan perwakilan pemerintah desa se-Kecamatan Parungpanjang sebagai mitra kolaborasi BPTN Syariah.

Dalam acara tersebut, Kepala Pembiayaan area Kabupaten dan Kota Bogor BTPN Syariah, Andi Agustiawan mengapresiasi Camat Parungpanjang, Chairuka Judhyanto yang telah mendukung program kolaborasi ini.

Baca Juga: Jalan Pengganti Saleh Danasasmita Batutulis Bogor Terus Dikebut, Begini Progresnya

Menurutnya, ini menjadi langkah yang baik dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat, khususnya di wilayah Parungpanjang.

"Tentu ini juga menjadi peluang bagi kami BTPN Syariah, untuk lebih banyak mendampingin masyarakat di Parung Panjang agar menjadi produktif dan naik kelas," ujar Andi.

BTPN Syariah menyediakan akses keuangan serta pendampingan bagi nasabaha 

Nasabah tidak perlu khawatir dengan syarat saat mengajukan permodalan. Sebab, BPTN Syariah mengedepankan rasa kepercayaan.

"Dengan modal kepercayaan ini, diharapkan tumbuh nilai-nilai yang baik di masyarakat. Kami juga menyediakan pembiayaan untuk komunitas, dan juga pembiayaan untuk individu," jelas Andi.

Hingga saat ini, BTPN Syariah memiliki sebanyak hampir 4.000 nasabah di Kecamatan Parungpanjang. 80 persen di antaranya merupakan pelaku usaha ultra mikro yang kini telah naik kelas.

Di tempat yang sama, Camat Parungpanjang, Chairuka Judhyanto menyambut baik kolaborasi yang terjalin dengan BPTN Syariah.

Ia berharap, kehadiran BPTN Syariah dapat memberikan alternatif pembiayaan bagi masyarakat dalam mengembangkan usahanya.

"Selain terhindar dari riba, masyarakat khususnya di Parungpanjang yang saat ini sudah heterogen dan majemuk, bisa memiliki alternatif pembiayaan untuk mengembangkan usahanya," pungkasnya.(cok)

Editor : Eka Rahmawati
btpn bogor syariah parungpanjang