RADAR BOGOR – Ratusan ekonom yang tergabung dalam Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia atau ISEI berkumpul di Kota Bogor.
Mereka membahas strategi penguatan ekonomi nasional, termasuk hilirisasi industri dan menjaga stabilitas ekonomi.
Pembahasan tersebut menjadi agenda utama Sidang Pleno XXV dan Seminar Nasional ISEI 2026 yang digelar di IPB International Convention Center (IPB ICC), Kota Bogor, 26-28 Agustus 2026.
Wakil Ketua Umum I Pengurus Pusat ISEI, Prof. Dr. Anggito Abimanyu, mengatakan ISEI mendorong keterlibatan para sarjana ekonomi dalam merumuskan kebijakan yang dapat diterapkan di lapangan.
“ISEI mendukung penuh segala upaya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan,” ujar Anggito.
Menurut dia, penguatan hilirisasi sumber daya alam perlu berjalan beriringan dengan penguatan kapasitas organisasi.
Baca Juga: Siomay Nyi Iteung, Cuma Rp17.500 Sudah Dapat 5 Siomay Ikan Tenggiri
ISEI pun melakukan penyesuaian struktur agar dapat merespons berbagai persoalan ekonomi secara lebih luas.
“Saat ini ISEI terdiri atas delapan bidang, meningkat dari sebelumnya empat bidang,” katanya.
Sidang pleno tersebut diikuti 49 perwakilan pengurus cabang dan pengurus pusat ISEI. Jumlah tersebut memenuhi kuorum untuk pelaksanaan persidangan.
Forum tersebut juga mempertemukan kalangan akademisi dengan pemerintah. Sejumlah pejabat hadir dalam rangkaian kegiatan, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto dan Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto.
Selain membahas kebijakan ekonomi nasional, forum ISEI turut menyoroti penguatan organisasi di daerah.
Sejumlah pengurus cabang menyampaikan aspirasi terkait kemandirian organisasi dan dukungan operasional.
Anggito menyebut ISEI membuka peluang kerja sama dengan sejumlah lembaga keuangan untuk mendukung kebutuhan organisasi dan anggotanya.
“BINS akan mendukung ISEI. Dukungan juga dapat melibatkan LPS dan OJK,” jelasnya.
Ia menambahkan, kerja sama dengan perbankan juga dapat diarahkan untuk menyediakan kartu fisik bagi anggota ISEI di berbagai daerah.
Baca Juga: YKI Kota Bogor Galang Dana untuk Rumah Sahabat Kanker, Bakal Bantu Pasien hingga Keluarga
Hasil pembahasan dalam Sidang Pleno XXV dan Seminar Nasional ISEI 2026 diharapkan dapat menjadi masukan dalam penguatan kebijakan ekonomi nasional.
Isu hilirisasi, daya beli masyarakat, dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan menjadi sejumlah perhatian yang dibahas dalam forum tersebut. (uma)
Editor : Yosep Awaludin