BRI Teken PKB 2026–2028 dengan Serikat Pekerja, Perkuat Kesejahteraan Insan BRILiaN

Yosep Awaludin • Dipublikasikan Sabtu, 5 September 2026 | 13:22 WIB
Penandatanganan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) periode 2026–2028 bersama Serikat Pekerja BRI.
Penandatanganan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) periode 2026–2028 bersama Serikat Pekerja BRI.

RADAR BOGOR – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI kembali menegaskan komitmennya dalam menciptakan hubungan industrial yang harmonis, produktif, dan berkelanjutan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) periode 2026–2028 bersama Serikat Pekerja BRI.

Penandatanganan PKB BRI periode 2026–2028 digelar di Menara BRILiaN BRI, Jakarta, Rabu 19 Agustus 2026, serta disaksikan langsung oleh Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Yassierli.

Kesepakatan tersebut ditandatangani oleh Direktur Utama BRI Hery Gunardi bersama Ketua Umum Serikat Pekerja BRI Satrio Arief Pambudi.

PKB terbaru ini menjadi pijakan bersama bagi Manajemen dan seluruh pekerja dalam membangun lingkungan kerja yang kondusif.

Selain memperkuat kolaborasi antara perusahaan dan pekerja, kesepakatan tersebut juga diharapkan mendukung keberlanjutan transformasi serta pertumbuhan bisnis BRI.

Baca Juga: Honda Super-ONE Resmi Hadir di Indonesia, Cuma 100 Unit dan Harga Mulai Rp438 Juta

Direktur Utama BRI Hery Gunardi mengatakan Serikat Pekerja memiliki peran penting sebagai mitra strategis Manajemen, khususnya dalam menjaga hubungan industrial yang sehat sekaligus mendukung berbagai agenda transformasi perusahaan.

Menurutnya, keberadaan Perjanjian Kerja Bersama menjadi salah satu fondasi utama untuk menyelaraskan kepentingan perusahaan dengan kebutuhan dan kepentingan para pekerja.

Hubungan industrial yang sehat dan harmonis merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari proses transformasi BRI. 

"Melalui PKB ini, kami ingin memastikan bahwa peningkatan kinerja dan daya saing perusahaan dapat berjalan sejalan dengan pengembangan, perlindungan, serta peningkatan kesejahteraan seluruh Insan BRILiaN,” ujar Hery.

Hery menambahkan, Manajemen dan Serikat Pekerja BRI memiliki tujuan yang sama, yakni menjaga agar BRI dapat terus tumbuh secara sehat, adaptif, dan memiliki daya saing yang kuat.

Di sisi lain, pertumbuhan tersebut juga diharapkan mampu menciptakan kesempatan dan kesejahteraan yang berkelanjutan bagi seluruh Insan BRILiaN.

Karena itu, menurut Hery, pelaksanaan PKB membutuhkan kerja sama yang kuat, rasa saling percaya, serta komitmen bersama dari seluruh insan di lingkungan BRI.

“Manajemen dan Serikat Pekerja memiliki semangat yang sama untuk memastikan BRI terus berkembang secara sehat dan berdaya saing. Implementasi PKB ini tentu memerlukan kolaborasi, kepercayaan, serta komitmen bersama agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh seluruh Insan BRILiaN,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Yassierli menilai hubungan industrial yang harmonis memiliki peran penting dalam membangun ekosistem ketenagakerjaan yang sehat, produktif, inklusif, dan berkelanjutan.

Menurut Yassierli, komitmen antara perusahaan dan pekerja yang dituangkan melalui Perjanjian Kerja Bersama menjadi salah satu indikator terciptanya hubungan industrial yang baik.

Baca Juga: 3 Rahasia Mesin Motor Selalu Bersih Tanpa Harus Pergi ke Bengkel

“Hubungan industrial yang harmonis dapat tercermin melalui adanya komitmen terhadap Perjanjian Kerja Bersama. Serikat Pekerja merupakan mitra strategis perusahaan dalam jangka panjang untuk membangun hubungan yang harmonis, produktif, sekaligus menciptakan nilai bersama secara berkelanjutan,” ujar Yassierli.

Penandatanganan PKB BRI periode 2026–2028 tersebut menjadi bentuk komitmen bersama antara Manajemen dan pekerja untuk terus memperkuat hubungan industrial di lingkungan perusahaan.

Melalui kesepakatan ini, BRI juga berupaya mendorong peningkatan produktivitas sekaligus menjaga keberlanjutan pertumbuhan perusahaan di tengah berbagai dinamika dan transformasi industri.

Dengan mengedepankan semangat kolaborasi dan kebersamaan, BRI optimistis seluruh Insan BRILiaN dapat terus beradaptasi terhadap perubahan, meningkatkan kemampuan dan kapabilitas, serta memberikan kontribusi terbaik bagi perusahaan.

Ke depan, sinergi antara Manajemen dan Serikat Pekerja diharapkan tidak hanya memperkuat BRI sebagai perusahaan yang kompetitif, tetapi juga memberikan manfaat yang lebih luas bagi para pekerja, masyarakat, dan negara. (***)

Editor : Yosep Awaludin
serikat pekerja bri kerja sama