RADAR BOGOR - Memanfaatkan momentum Hari Pelanggan Nasional 2026, PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Tengah (UIT JBT) melalui Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Karawang memperkenalkan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Smart EV di SMK Sehati Karawang.
Program tersebut diarahkan untuk membentuk ekosistem pembelajaran kendaraan listrik di lingkungan sekolah. Pengembangannya dilakukan melalui peningkatan kemampuan guru dan siswa, penyediaan sarana praktik, hingga penguatan materi pembelajaran terkait proses konversi kendaraan berbahan bakar minyak menjadi kendaraan listrik.
Dalam pelaksanaannya, Smart EV telah memberikan pelatihan konversi kendaraan listrik kepada lima guru dan enam siswa. Peserta yang mengikuti pelatihan tersebut juga telah mendapatkan sertifikasi kompetensi sebagai bekal untuk mengembangkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh di lingkungan sekolah.
Baca Juga: PLN Perkuat Keandalan Transmisi Melalui GITET Deltamas Jelang Hari Pelanggan Nasional 2026
Transfer kompetensi tersebut kemudian diperluas melalui kegiatan belajar mengajar. Sebanyak 108 siswa kelas X telah memperoleh materi mengenai konversi sepeda motor listrik. Program ini juga telah menghasilkan tiga unit sepeda motor yang berhasil diubah menjadi kendaraan bertenaga listrik.
Untuk menunjang proses pembelajaran agar dapat berlangsung secara berkesinambungan, PLN turut memberikan satu unit simulator kendaraan listrik. Perangkat tersebut menjadi media pendukung bagi siswa untuk memahami teknologi kendaraan listrik secara lebih aplikatif.
Dukungan Smart EV tidak hanya menyasar aspek sumber daya manusia. PLN juga melakukan revitalisasi sekaligus rebranding bengkel Teknik Kendaraan Ringan di SMK Sehati Karawang menjadi ruang pembelajaran khusus konversi kendaraan listrik.
Ruang tersebut dilengkapi sejumlah fasilitas praktik, di antaranya dua set tool set, dua set mesin gerinda, perlengkapan pengelasan beserta alat pelindung diri (APD), kompresor dan jalur pendukungnya, cutting wheel, serta perangkat untuk melakukan pemeriksaan kebocoran arus listrik.
Pengembangan kompetensi, fasilitas, dan infrastruktur pembelajaran itu ditujukan agar SMK Sehati Karawang dapat diarahkan menjadi EV Center of Excellence. Dengan demikian, sekolah diharapkan mampu mengembangkan pendidikan kendaraan listrik secara mandiri dan berkelanjutan sekaligus menyesuaikannya dengan perkembangan teknologi serta kebutuhan industri.
Senior Manager Keuangan, Komunikasi dan Umum PLN UIT JBT Ni Putu Surya Eka Purwathi yang mewakili General Manager PLN UIT JBT menyampaikan bahwa Smart EV menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan program TJSL yang memiliki manfaat nyata bagi masyarakat.
Menurut Ni Putu, peringatan Hari Pelanggan Nasional tidak hanya berkaitan dengan peningkatan mutu pelayanan kelistrikan.
Momentum tersebut juga dimanfaatkan PLN untuk memperluas kontribusi sosial melalui program yang memberikan nilai tambah, salah satunya dengan membekali generasi muda dengan kompetensi yang sesuai dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia industri pada masa mendatang.
“Smart EV jadi salah satu wujudnya dengan berinvestasi pada kompetensi generasi muda agar mereka memiliki keterampilan yang relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan industri masa depan,” ujar Ni Putu.
Sementara itu, Manager PLN UPT Karawang Ary Gemayel menjelaskan bahwa Smart EV sejak awal dirancang lebih luas dari sekadar kegiatan pelatihan. Program tersebut diarahkan untuk membangun kemampuan sekolah agar pengetahuan mengenai kendaraan listrik dapat terus diwariskan dan dikembangkan oleh guru maupun siswa secara berkelanjutan.
Lima guru dan enam siswa yang telah mengantongi sertifikasi kompetensi diharapkan dapat menjadi motor penggerak dalam proses berbagi pengetahuan. Dengan pola tersebut, manfaat Smart EV tidak berhenti pada peserta pelatihan, tetapi dapat diteruskan kepada siswa lainnya dari waktu ke waktu.
Peluncuran program ditandai dengan prosesi pemotongan pita oleh Kepala SMK Sehati Karawang Apt. Debi Rianti, M.Farm., Gr. bersama Senior Manager Keuangan, Komunikasi dan Umum PLN UIT JBT Ni Putu Surya Eka Purwathi.
Kegiatan tersebut turut melibatkan sejumlah pemangku kepentingan, mulai dari perwakilan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Karawang, Kantor Cabang Dinas Pendidikan Jawa Barat Wilayah IV, Yayasan Suka Hati Kusuma Bangsa, Pemerintah Desa Pancawati, mitra industri, hingga jajaran guru dan siswa SMK Sehati Karawang.
Kepala SMK Sehati Karawang Debi Rianti menyambut positif dukungan PLN beserta para mitra dalam pengembangan pendidikan kendaraan listrik di sekolah. Menurutnya, kehadiran Smart EV memberikan ruang bagi sekolah untuk meningkatkan kapasitas tenaga pendidik sekaligus menghadirkan metode pembelajaran yang lebih dekat dengan praktik di lapangan.
Ia menilai dukungan tersebut telah memberikan perubahan dalam proses pembelajaran karena guru dan siswa tidak hanya memperoleh pelatihan serta sertifikasi, tetapi sekolah juga mendapatkan ruang pembelajaran, simulator, dan perlengkapan praktik yang dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.
Dengan dukungan tersebut, SMK Sehati Karawang memiliki peluang untuk memperluas proses transfer pengetahuan kepada lebih banyak siswa sekaligus mempersiapkan mereka menghadapi perkembangan teknologi kendaraan listrik yang terus berkembang.
“Dengan fasilitas ini kami bisa memperluas transfer pengetahuan kepada siswa dan mempersiapkan mereka menghadapi perkembangan teknologi kendaraan listrik,” ungkap Debi.
Melalui Smart EV, PLN UIT JBT menargetkan SMK Sehati Karawang dapat tumbuh sebagai pusat pembelajaran kendaraan listrik yang menghasilkan lulusan dengan kemampuan teknis, adaptif terhadap perubahan teknologi, serta memiliki kesiapan memasuki dunia kerja.
Selain itu, kompetensi yang dibangun melalui program tersebut juga diharapkan dapat membuka peluang bagi siswa untuk mengembangkan usaha dan kewirausahaan di bidang kendaraan listrik.
Kehadiran Smart EV pada peringatan Hari Pelanggan Nasional 2026 sekaligus memperlihatkan upaya PLN memperluas makna pelayanan kepada masyarakat. Tidak hanya menyediakan dan menjaga keandalan pasokan listrik, PLN juga berupaya berkontribusi dalam menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi untuk mendukung perkembangan ekosistem energi dan teknologi kendaraan listrik di Indonesia.
Editor : Eka Rahmawati