RADAR BOGOR - Summarecon Bogor terus berkembang sebagai kawasan terpadu yang memadukan hunian, area komersial, fasilitas pendidikan, olahraga hingga destinasi lifestyle dalam satu lingkungan.
Berada di kawasan perbukitan Bogor dengan karakter alam yang kuat, pengembangan kawasan ini menjawab kebutuhan masyarakat urban akan hunian yang nyaman sekaligus ditunjang berbagai fasilitas untuk mendukung aktivitas sehari-hari.
Dikembangkan PT Summarecon Agung Tbk sejak 2020, Summarecon Bogor memiliki luas sekitar 500 hektare. Pengembangan dilakukan secara bertahap, baik untuk kawasan residensial maupun fasilitas pendukung.
Baca Juga: Lahan Milik PTPN Dekat Perumahan di Cileungsi Bogor Kebakaran, Api Nyaris Merembet ke Gudang Lem
Sejumlah klaster hunian telah dihadirkan, mulai dari The Mahogany Residence, The Agathis Residence, The Pinewood Residence, The Rosewood Residence, The Alderwood Residence, The Maple Residence, The Ebony Residence, The Maple Hill, hingga The Maple Golf yang diluncurkan pada 2025.
Terbaru, Summarecon Bogor memperkenalkan The Sherwood Residence pada Agustus 2026 sebagai bagian dari pengembangan residensial kawasan.
Seiring bertambahnya penghuni, pengembangan kawasan turut diperkuat melalui kehadiran area komersial. Graha Boulevard yang diperkenalkan pada 2023 menjadi salah satu penggerak aktivitas bisnis kawasan.
Pengembangan kemudian berlanjut dengan kehadiran Mountain View Terrace 1 & 2 serta Ruko Centeria Square. Pada kuartal pertama 2026, Summarecon Bogor kembali menghadirkan Centeria Business Loft sebagai pengembangan lanjutan kawasan komersial Centeria untuk mendukung kebutuhan usaha dan aktivitas ekonomi.
Salah satu area yang berkembang menjadi destinasi kuliner dan lifestyle adalah Mountain View Terrace 1 & 2.
Berjarak sekitar satu kilometer dari pintu keluar Tol Bogor Selatan, kawasan ini menawarkan ruang berkumpul dengan pilihan area indoor, outdoor, private room, hingga area komunitas.
Panorama alam pegunungan menjadi salah satu daya tarik kawasan tersebut. Kehadiran sejumlah tenant kuliner dan lifestyle turut membuat aktivitas di kawasan semakin beragam.
Di antaranya Teras by Plataran, Sudo Brew, Bebek Ningrat, Taste & See, Solaria, Tekko, Kopi Kenangan, Raindear Coffee & Kitchen, B'Steak Grill hingga Wang Village.
Sementara itu, KiosSpace di Graha Boulevard melengkapi pilihan destinasi kuliner dengan konsep ruang terbuka yang menawarkan pemandangan tepi sungai.
Sejumlah tenant yang hadir antara lain Doku Donut, Surplus, Bittersweet by Najla, Kopitiam Mangkok Baik, J.CO Donuts & Coffee, Papa Eby Coffee & Tea, Mako Bakery serta sejumlah pelaku usaha lokal.
Kelengkapan fasilitas komersial juga diperkuat dengan kehadiran Happy Harvest Supermarket yang telah beroperasi sejak 2025.
Ke depan, ekosistem lifestyle di Summarecon Bogor akan semakin berkembang dengan rencana kehadiran Rumah Kayu, FOGO, serta Summarecon Mall Bogor.
Tak hanya komersial, kawasan ini juga dilengkapi fasilitas pendidikan, seperti Sekolah Terpadu Sedaya Bintang, Kipina Kids Indonesia dan Sekolah Islam Al Azhar Summarecon.
Sarana olahraga serta ruang terbuka turut disiapkan untuk menunjang kebutuhan keluarga dan aktivitas penghuni.
Sebagai township ketujuh yang dikembangkan Summarecon, Summarecon Bogor memiliki lokasi strategis di perbatasan Kota dan Kabupaten Bogor.
Kawasan ini juga memiliki akses langsung menuju Tol Jagorawi melalui Gerbang Tol Bogor Selatan, sehingga memberikan kemudahan mobilitas bagi penghuni maupun pengunjung.
Karakter alam menjadi salah satu keunggulan kawasan. Dari sejumlah titik, penghuni dapat menikmati panorama Gunung Gede, Gunung Pangrango, Gunung Salak dan Gunung Pancar, serta pemandangan lapangan golf Gunung Geulis dan city view.
Seluruh pengembangan mengacu pada masterplan terpadu yang disusun melalui kolaborasi dengan konsultan nasional dan internasional. Hal tersebut dilakukan untuk menjaga kualitas perencanaan sekaligus keberlanjutan kawasan.
Untuk mendukung kenyamanan penghuni, Summarecon Bogor dikelola oleh tim Town Management.
Setiap klaster juga dilengkapi sistem keamanan selama 24 jam melalui double gate system, yang terdiri dari gerbang utama dan gerbang klaster.
Executive Director PT Summarecon Agung Tbk, Indra W. Antono, mengatakan Summarecon Bogor dikembangkan bukan hanya sebagai kawasan hunian, tetapi juga sebagai ekosistem kehidupan yang terintegrasi.
“Summarecon Bogor dikembangkan sebagai kawasan terpadu yang tidak hanya menghadirkan hunian, tetapi juga ekosistem kehidupan yang lengkap. Kami terus menghadirkan fasilitas residensial, komersial, serta lifestyle secara bertahap dan terencana guna menciptakan kawasan yang tumbuh berkelanjutan serta memberikan nilai tambah bagi penghuni maupun masyarakat,” ujar Indra.
Dengan pengembangan residensial dan fasilitas kawasan yang dilakukan secara bertahap dan terintegrasi, Summarecon Bogor terus memperkuat posisinya sebagai kawasan terpadu yang memadukan hunian, komersial, lifestyle dan lingkungan alam dalam satu ekosistem.
Pertumbuhan tersebut sekaligus membuka semakin banyak pilihan bagi masyarakat untuk menikmati hunian dengan dukungan akses dan fasilitas yang terus berkembang. (ded)
Editor : Eka Rahmawati