BRI Salurkan KPP Rp427,5 Miliar, Dukung Percepatan Program 3 Juta Rumah

Yosep Awaludin • Dipublikasikan Jumat, 18 September 2026 | 13:35 WIB
Sosialisasi Program Pembiayaan Perumahan KPP dan FLPP Wilayah Jakarta.
Sosialisasi Program Pembiayaan Perumahan KPP dan FLPP Wilayah Jakarta.

RADAR BOGOR – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI kembali memperluas dukungannya terhadap program perumahan rakyat dengan memperkuat akses pembiayaan bagi masyarakat dan pelaku industri perumahan.

Upaya tersebut dilakukan melalui kolaborasi bersama pemerintah dan para pemangku kepentingan sektor perumahan, dalam kegiatan Sosialisasi Program Pembiayaan Perumahan KPP dan FLPP Wilayah Jakarta.

Kegiatan ini berlangsung di Gelanggang Jakarta Timur, DKI Jakarta, Rabu 10 September 2026.

Sejumlah pejabat dan perwakilan asosiasi pengembang perumahan turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Di antaranya Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI Maruarar Sirait, Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho, Direktur Consumer Banking BRI Aris Hartanto.

Serta perwakilan Persatuan Perusahaan Real Estat Indonesia (REI), Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (APERSI), dan Himpunan Pengembang Permukiman dan Perumahan Rakyat (HIMPERRA).

Baca Juga: WMoto Porter 125 Rp23 Jutaan, Irit 62 Km per Liter dan Punya Fitur Lengkap

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI Maruarar Sirait menyampaikan apresiasinya terhadap kontribusi BRI dalam mendukung implementasi program pembiayaan perumahan.

Menurutnya, keberhasilan kebijakan pemerintah sangat bergantung pada pelaksanaan program di lapangan sehingga manfaatnya dapat benar-benar diterima masyarakat.

Maruarar menekankan pentingnya memastikan arahan Presiden Prabowo Subianto terkait program perumahan, termasuk KUR Perumahan, dapat diterapkan secara cepat dan sesuai tujuan.

“Jangan sampai arahan Presiden Prabowo yang sangat bagus dan pro-rakyat, khususnya terkait KUR Perumahan, di ujung pelaksanaannya justru lambat atau tidak sesuai," katanya.

"Saya tanya, apakah lambat? Jawabannya cepat di BRI. Apakah ada pungli? Tidak ada. Apakah dipersulit? Tidak ada. BRI sudah membuktikan bahwa sebagai bagian dari negara, BRI mampu menjalankan misi ini secara efektif, efisien, dan produktif,” tegas Maruarar.

Dalam kesempatan tersebut, BRI mencatatkan penyaluran Kredit Program Perumahan (KPP) dengan nilai mencapai Rp427,5 miliar kepada 1.619 debitur.

Dari total tersebut, pembiayaan untuk sisi pasokan atau supply mencapai Rp242,5 miliar yang diberikan kepada 110 debitur.

Pembiayaan tersebut terdiri atas kredit kepada pengembang sebesar Rp73,6 miliar untuk 29 debitur, toko bahan bangunan sebesar Rp39,8 miliar untuk 23 debitur, serta kontraktor perumahan sebesar Rp129,1 miliar kepada 58 debitur.

Adapun pembiayaan dari sisi permintaan atau demand mencapai Rp185 miliar. Fasilitas tersebut disalurkan kepada 1.509 debitur yang berasal dari sektor UMKM.

Direktur Consumer Banking BRI Aris Hartanto mengatakan, kegiatan sosialisasi sekaligus penyaluran pembiayaan tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperluas inklusi pembiayaan di sektor perumahan.

Baca Juga: HUT PMI ke-81, BNI Cabang Bogor Hadirkan Layanan Gerak di Grand Afiat RS PMI

Menurut Aris, langkah tersebut juga menunjukkan pentingnya kolaborasi antarlembaga dalam membangun ekosistem perumahan yang dapat berkembang secara berkelanjutan.

Kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan hari ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk memperkenalkan Program KPP kepada masyarakat secara lebih luas.

Harapannya, semakin banyak masyarakat yang mengetahui kemudahan akses pembiayaan perumahan yang disediakan pemerintah melalui perbankan.

"Program ini tidak hanya ditujukan untuk membantu masyarakat memperoleh rumah dengan pembiayaan yang terjangkau, tetapi juga mendukung pengembangan ekosistem perumahan secara menyeluruh,” ujar Aris.

Di tingkat nasional, kinerja pembiayaan perumahan BRI juga terus menunjukkan perkembangan positif.

Hingga 8 September 2026, BRI telah menyalurkan Kredit Program Perumahan (KPP) sebesar Rp12 triliun kepada 83.210 debitur.

Sementara itu, realisasi penyaluran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) BRI telah mencapai 25.030 unit rumah.

Jumlah tersebut menjadi bagian dari komitmen BRI untuk menyalurkan FLPP sebanyak 60.000 unit rumah sepanjang 2026.

Aris mengatakan BRI akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dan pengembang untuk mendukung percepatan Program 3 Juta Rumah.

“Kami berharap dengan adanya kegiatan hari ini dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat. BRI akan terus memperkuat perannya dalam mendukung percepatan Program 3 Juta Rumah melalui sinergi dengan pemerintah dan pengembang,” pungkas Aris.

Baca Juga: 6 Tanda Kampas Rem Mobil Habis, Jangan Diabaikan agar Tetap Aman Berkendara

Untuk masyarakat yang membutuhkan pembiayaan rumah, BRI juga menawarkan sejumlah program KPR Sejahtera dan fasilitas KPP yang berlaku hingga 31 Desember 2026.

Penawaran tersebut antara lain uang muka atau DP mulai 1 persen serta suku bunga tetap sebesar 5 persen dengan tenor hingga 20 tahun, selain berbagai fasilitas dan penawaran lainnya.

Informasi lebih lengkap mengenai program KPR Sejahtera dan KPP BRI dapat diakses melalui bbri.id/kprs dan bbri.id/kpp. (***)

Editor : Yosep Awaludin
perumahan rakyat bri KPP