Cak Imin Gebrak 1001 Pasar Rakyat di Ciomas Bogor, Dorong UMKM Punya Akses Pasar Lebih Luas

Muhammad Ali • Dipublikasikan Sabtu, 19 September 2026 | 13:42 WIB
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar saat mengunjungi stand para UMKM di Lapangan Sakura, Desa Kota Batu, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, Sabtu 19 September 2026. (Foto: Muhammad Ali/Radar Bogor)
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar saat mengunjungi stand para UMKM di Lapangan Sakura, Desa Kota Batu, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, Sabtu 19 September 2026. (Foto: Muhammad Ali/Radar Bogor)

RADAR BOGOR — Pelaku UMKM di Kabupaten Bogor mendapat dorongan untuk tidak hanya mengembangkan kualitas produk, tetapi juga memperluas akses hingga ke pasar. 

Upaya tersebut salah satunya diwujudkan melalui program 1001 Pasar Rakyat yang digelar di Kecamatan Ciomas.

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, membuka program 1001 Pasar Rakyat dalam rangkaian RRI Fest 2026 di Lapangan Sakura, Desa Kota Batu, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, Sabtu 19 September 2026.

Program tersebut menjadi bagian dari kolaborasi untuk membuka ruang pemasaran secara langsung bagi pelaku UMKM.

Sebelumnya, Kabupaten Bogor memang telah ditetapkan sebagai lokasi rangkaian kegiatan Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat bersama LPP RRI yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat dan penguatan UMKM.

Cak Imin mengatakan, 1001 Pasar Rakyat dirancang sebagai bentuk kolaborasi sekaligus proyek percontohan dalam memanfaatkan fasilitas strategis milik pemerintah pusat, pemerintah daerah, BUMN, maupun BUMD.

Baca Juga: Kuras Minyak Rem Motor Sendiri di Rumah? Begini Caranya agar Tidak Masuk Angin

Fasilitas tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai ruang bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha sekaligus memperoleh akses langsung kepada konsumen.

“1001 Pasar Rakyat ini kita harapkan kolaborasi tidak hanya dari pelatihan tetapi juga akses pembiayaan dan terakhir tentu saja akses kepada pasar, inilah yang disebut sebagai ekosistem pemberdayaan,” ujarnya kepada Radar Bogor, Sabtu 19 September 2026.

1001 Pasar Rakyat Bangun Ekosistem UMKM

Menurut Cak Imin, pemberdayaan UMKM tidak dapat berhenti pada pemberian pelatihan.

Prosesnya harus dilakukan secara menyeluruh mulai dari peningkatan kemampuan hingga membuka akses pasar.

Ia menjelaskan, ekosistem pemberdayaan tersebut dimulai dari pelatihan, peningkatan kualitas dan sertifikasi, akses pembiayaan serta permodalan, hingga peningkatan mutu produk.

Seluruh tahapan tersebut, kata dia, pada akhirnya harus mengarah pada satu tujuan, yakni semakin terbukanya kesempatan bagi UMKM untuk mendapatkan pasar.

Dengan akses pasar yang lebih luas, pelaku UMKM diharapkan tidak hanya mampu menghasilkan produk, tetapi juga memiliki kesempatan untuk menjual dan mengembangkan usaha secara berkelanjutan.

Cak Imin berharap konsep 1001 Pasar Rakyat dapat diterapkan dan dikembangkan di berbagai daerah di Indonesia.

Menurutnya, salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah mengoptimalkan sejumlah lokasi strategis milik pemerintah yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal.

Lokasi tersebut nantinya dapat menjadi tempat bagi UMKM untuk memasarkan produk sekaligus ruang penyelenggaraan festival dan promosi berbagai produk ekonomi kreatif.

Baca Juga: Parkir Mobil Paralel di Ruang Sempit Bikin Deg-degan? Begini Trik Agar Tak Perlu Berkali-kali Manuve

“Tentu (memberikan stimulis). Komitmen pemerintah akan terus mendorong akses pembiayaan, akses kualitas mutu, sekaligus pasar,” tegasnya.

Cak Imin Tinjau Langsung Pelaku UMKM di Ciomas

Dalam kesempatan tersebut, Cak Imin juga melihat langsung aktivitas para pelaku UMKM yang mengikuti program 1001 Pasar Rakyat.

Ia mengaku terharu sekaligus bangga melihat semangat para pelaku usaha yang terus berusaha mempertahankan dan mengembangkan bisnis meskipun menghadapi berbagai keterbatasan.

Menurutnya, para pelaku UMKM selama ini telah menunjukkan daya tahan dan kreativitas dalam menjalankan usaha.

"Pemerintah pusat, pemerintah daerah harus membantu UMKM kita yang luar biasa semangatnya, daya tahannya, tanpa campur tangan pemerintah mereka kuat, mereka bisa mengakses dengan kreativitas yang mereka miliki. Saatnya pemerintah turun tangan dan membantu mereka,” tuturnya.

Pelaksanaan 1001 Pasar Rakyat di Lapangan Sakura juga menjadi ruang pertemuan antara pelaku usaha dan masyarakat.

Rangkaian kegiatan tersebut dirancang untuk memperkuat pemberdayaan UMKM, termasuk melalui akses pemasaran dan pemanfaatan teknologi digital.

Kolaborasi Cak Imin dan RRI Dorong UMKM

Sementara itu, Direktur Utama Radio Republik Indonesia (RRI), I Hendrasmo, mengatakan pelaksanaan 1001 Pasar Rakyat merupakan hasil kolaborasi antara RRI dengan Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat.

Baca Juga: Motor Matic Berisik dari CVT? Jangan Langsung Ganti V-Belt, Cek Bagian Ini

Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat peran RRI sekaligus mendukung pengembangan ekosistem pemberdayaan dan ekonomi kreatif.

"Intinya adalah bahwa kita ingin memperkuat peran kita sebagai masyarakat untuk memperkuat ekosistem pemerintahan KM, ekonomi kreatif, untuk mendorong keperluan nasional," tandasnya. (cr1)

Editor : Yosep Awaludin
1001 Pasar Rakyat bogor umkm cak imin