Investasi di Kabupaten Bogor Tembus Rp32,46 Triliun, Sektor Perumahan dan Industri Mendominasi

Abilly Muhamad • Dipublikasikan Selasa, 22 September 2026 | 22:22 WIB
Sekdis DPMTSP Kabupaten Bogor Asep Hermawan Setiadi saat menyampaikan keterangan. (Billy/Radar Bogor)
Sekdis DPMTSP Kabupaten Bogor Asep Hermawan Setiadi saat menyampaikan keterangan. (Billy/Radar Bogor)

RADAR BOGOR - Realisasi investasi di Kabupaten Bogor sepanjang periode 2021 hingga 2025 tercatat mencapai Rp32,46 triliun. Penanaman modal tersebut terutama bergerak pada sejumlah sektor, seperti perumahan, industri, makanan, hingga jasa.

Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMTSP) Kabupaten Bogor Asep Hermawan Setiadi mengatakan capaian investasi selama empat tahun tersebut telah melampaui target yang ditetapkan pemerintah daerah.

Menurut Asep, total investasi yang terealisasi selama 2021-2025 mencapai Rp32,46 triliun atau sekitar 141,76 persen dari target yang ditentukan.

Baca Juga: Bupati Bogor Rudy Susmanto Raih Umbara Award, Ada Pesan soal Pendidikan

Dari sisi peringkat, realisasi investasi Kabupaten Bogor berada di posisi ketiga di Jawa Barat, setelah Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Karawang.

"Investasi di Kabupaten Bogor ini dari tahun 2021 sampai 2025 itu capaiannya sebesar Rp32,46 triliun, jadi ada target tercapai lebih dari 141,76 persen," ujar Asep, Selasa, 22 September 2026.

Besarnya nilai investasi yang masuk selama periode tersebut turut memberikan dampak terhadap penyerapan tenaga kerja. Asep menyebut sebanyak 55.438 warga Kabupaten Bogor telah terserap sebagai tenaga kerja dari berbagai kegiatan investasi yang direalisasikan.

Ia menjelaskan, terdapat sejumlah sektor yang menjadi penyumbang utama investasi di Kabupaten Bogor. Beberapa di antaranya meliputi perumahan, industri, perkantoran, makanan, restoran, dan perhotelan.

Untuk semester pertama 2026, pemerintah daerah memfokuskan perhatian pada sejumlah sektor unggulan, terutama perumahan, industri, perkantoran, makanan, serta sektor jasa lainnya.

Selain sektor-sektor tersebut, Asep melihat industri pariwisata juga memiliki peluang untuk mendorong peningkatan investasi di Kabupaten Bogor. Pertumbuhan sektor wisata dinilai dapat memberikan efek lanjutan terhadap usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sekaligus mendukung perkembangan bisnis perhotelan.

Dengan capaian tersebut, Asep menyebut perkembangan investasi di Kabupaten Bogor menunjukkan kecenderungan yang positif. Kondisi itu menjadi salah satu indikator bahwa aktivitas penanaman modal di wilayah tersebut terus mengalami pertumbuhan.

Untuk menjaga sekaligus meningkatkan minat investasi di wilayah yang dikenal sebagai Bumi Tegar Beriman tersebut, Pemerintah Kabupaten Bogor terus melakukan berbagai penguatan pelayanan kepada masyarakat.

Asep menjelaskan bahwa peningkatan kualitas pelayanan dilakukan dengan menciptakan proses yang lebih mudah dan nyaman bagi masyarakat.

Pemerintah daerah juga berupaya memfasilitasi berbagai kebutuhan serta inovasi yang berkembang di tengah masyarakat agar dapat mendukung terciptanya iklim investasi yang semakin kondusif.

"Kemudian juga memfasilitasi terkait dengan bagaimana membuat masyarakat juga menjadi lebih nyaman kemudian bagaiman inovasi-inovasi masyarakat yang banyak dibutuhkan," pungkasnya. (abl)

Editor : Eka Rahmawati
bogor industri investasi perumahan