BRI Raih Penghargaan pada Women on the Move 2026, Terus Dorong Perempuan Tumbuh hingga Naik Kelas

Eka Rahmawati • Dipublikasikan Sabtu, 26 September 2026 | 17:11 WIB
Mantri perempuan BRI saat menjalankan tugasnya melayani masyarakat. Di sisi lain meraih penghargaan Advancing Women’s Economic Empowerment pada ajang Bloomberg Technoz Women on the Move (WOTM) 2026  (Dok. BRI)
Mantri perempuan BRI saat menjalankan tugasnya melayani masyarakat. Di sisi lain meraih penghargaan Advancing Women’s Economic Empowerment pada ajang Bloomberg Technoz Women on the Move (WOTM) 2026  (Dok. BRI)

RADAR BOGOR - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI memperoleh penghargaan Advancing Women’s Economic Empowerment dalam ajang Bloomberg Technoz Women on the Move (WOTM) 2026 yang berlangsung di Sudamala Resort Senggigi, Nusa Tenggara Barat (NTB) 12 September 2026 lalu.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap upaya BRI dalam memperluas akses layanan keuangan sekaligus mendorong pemberdayaan perempuan, termasuk para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Wakil Direktur Utama BRI, Viviana Dyah Ayu Retno Kumalasari, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut menjadi gambaran atas konsistensi perseroan dalam mendorong pemberdayaan perempuan.

Salah satu fokusnya dilakukan melalui dukungan terhadap pelaku UMKM perempuan agar mampu mengembangkan bisnis dan meningkatkan skala usahanya.

Menurut Viviana, komitmen terhadap pemberdayaan perempuan merupakan bagian dari strategi BRI dalam memperkuat inklusi keuangan sekaligus membangun ketahanan ekonomi nasional.

Perseroan tidak hanya memberikan akses permodalan, tetapi juga berupaya membangun kemampuan pelaku UMKM perempuan melalui ekosistem pemberdayaan yang dapat mendukung perkembangan usaha mereka.

“Apresiasi ini semakin mempertegas komitmen panjang Perseroan dalam mendorong inklusi finansial yang sesungguhnya, di BRI, pemberdayaan perempuan bukan sekadar inisiatif sosial, tetapi menjadi bagian strategi kami dalam membangun resiliensi ekonomi nasional,” ujar Viviana.

Upaya tersebut salah satunya dijalankan melalui ekosistem Holding Ultra Mikro (UMi). Di dalamnya terdapat program PNM Mekaar yang secara khusus menyasar perempuan prasejahtera dan menjadi salah satu instrumen dalam memperluas inklusi keuangan.

Hingga akhir Triwulan II 2026, Holding UMi tercatat telah melayani 33,8 juta debitur aktif serta mengelola lebih dari 166 juta rekening simpanan mikro.

Ekosistem tersebut juga telah membantu sekitar 2,3 juta debitur untuk meningkatkan skala usahanya atau naik kelas. Capaian itu menunjukkan adanya perkembangan nasabah dari segmen usaha yang lebih kecil menuju akses terhadap layanan serta pembiayaan yang lebih luas.

Komitmen BRI terhadap pemberdayaan perempuan juga tercermin dalam komposisi sumber daya manusianya. Hingga Triwulan II 2026, pekerja perempuan di BRI mencapai 43,3 persen dari total pekerja. Sementara itu, keterwakilan perempuan pada jajaran Board of Directors tercatat sebesar 23 persen.

Viviana mengatakan BRI ke depan akan terus memperluas kesempatan bagi perempuan untuk mengambil peran strategis, baik dalam pengembangan usaha maupun dalam posisi kepemimpinan di lingkungan perseroan.

Ia menilai keberagaman tidak hanya berkaitan dengan aspek keterwakilan, tetapi juga menyangkut kontribusi beragam perspektif dalam mendukung kinerja dan pertumbuhan perusahaan. Dengan pendekatan tersebut, BRI berharap manfaat pemberdayaan perempuan dapat memberikan dampak yang lebih luas terhadap perekonomian nasional.

“Bagi kami, keberagaman bukan hanya soal representasi, tetapi juga bagaimana perspektif yang beragam dapat ikut mendorong kinerja dan pertumbuhan BRI serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi ekonomi nasional,” pungkas Viviana.

Editor : Eka Rahmawati
bri penghargaan perempuan