RADAR BOGOR – Kabar mengenai hotel mewah yang disebut-sebut akan dijual kembali ramai menghiasi media sosial, terbaru Gran Melia Jakarta. Tak tanggung-tanggung, nilai properti yang beredar mencapai triliunan rupiah.
Nama Gran Melia Jakarta menjadi salah satu hotel mewah yang belakangan ramai diperbincangkan setelah muncul informasi hotel di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, tersebut ditawarkan dengan harga Rp2,8 triliun.
Namun, bukan hanya Gran Melia Jakarta. Sepanjang 2026, sejumlah hotel mewah ternama lainnya juga sempat dikaitkan dengan isu penjualan melalui media sosial.
Baca Juga: Lansia Ditemukan Tak Bernyawa dalam Kontrakan di Cibinong Bogor, Begini Kondisi Jasadnya
Lantas, hotel apa saja yang sempat ramai dikabarkan dijual dan bagaimana faktanya?
1. Gran Melia Jakarta – Rp2,8 Triliun
Hotel Gran Melia Jakarta menjadi perbincangan setelah informasi penjualan dengan harga Rp2,8 triliun beredar di media sosial dan platform properti.
Informasi tersebut bahkan mencantumkan berbagai detail mengenai properti, termasuk luas tanah, luas bangunan hingga jumlah kamar.
Namun, kabar tersebut langsung dibantah PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) selaku perusahaan yang menaungi pengelolaan hotel melalui anak usahanya.
Baca Juga: Hotel Gran Melia Jakarta Dikabarkan Dijual Rp2,8 Triliun, Pemilik Buka Suara
VP of Investor Relation & Sustainability SSIA, Erlin Budiman, menegaskan bahwa Gran Meliá Jakarta tidak dijual maupun di-take over.
Ia juga menyatakan informasi yang beredar melalui media sosial maupun property agency tidak berasal dari perusahaan.
SSIA bahkan menyatakan akan mengambil langkah hukum apabila informasi tersebut menimbulkan kerugian terhadap perusahaan maupun Hotel Gran Meliá Jakarta.
Baca Juga: Listrik Padam, Rumah 2 Lantai di Tamansari Bogor Terbakar Diduga Gara-gara Lilin
2. Shangri-La Surabaya – Rp2,3 Triliun
Sebelumnya, Hotel Shangri-La Surabaya juga sempat menghebohkan media sosial.
Sebuah unggahan di Threads menyebut hotel bintang lima di Jalan Mayjen Sungkono, Surabaya, tersebut ditawarkan dengan harga Rp2,3 triliun.
Unggahan itu bahkan mencantumkan spesifikasi properti, mulai dari luas lahan 47.751 meter persegi, 16 lantai, satu basement hingga 385 kamar.
Informasi tersebut juga menyertakan mekanisme transaksi bagi calon pembeli.
Namun, pihak manajemen Shangri-La Surabaya memastikan informasi tersebut tidak benar.
Baca Juga: Jalur Khusus Tambang di Bogor Barat Belum Jelas, Anggaran Pembebasan Lahan Dialihkan
Marketing & Communication Shangri-La Surabaya, Yuliana, mengatakan tidak pernah ada pernyataan resmi dari pihak hotel maupun manajemen mengenai penjualan tersebut.
Pihak hotel juga menyatakan informasi tersebut akan ditindaklanjuti sesuai prosedur untuk menjaga kenyamanan dan kepercayaan para tamu.
Dengan demikian, kabar Hotel Shangri-La Surabaya dijual Rp2,3 triliun yang beredar di media sosial telah dinyatakan sebagai informasi palsu oleh pihak terkait.
3. GH Universal Hotel Bandung – Rp1 Triliun Lebih
Baca Juga: Jalur Khusus Tambang di Bogor Barat Belum Jelas, Anggaran Pembebasan Lahan Dialihkan
Hotel ikonik bergaya kastil Eropa, GH Universal Hotel Bandung, juga pernah terseret isu serupa.
Pada Juli 2026, beredar unggahan di Threads yang menyebut hotel tersebut tengah mencari pembeli serius dengan harga USD60 juta, atau sekitar Rp1 triliun lebih.
Dalam unggahan tersebut, properti disebut memiliki luas tanah 14.700 meter persegi, luas bangunan 12.000 meter persegi, lima lantai dan 105 kamar.
Manajemen GH Universal Hotel Bandung kemudian memberikan klarifikasi. Marketing Communications Manager GH Universal Hotel Bandung, Anti Purnamasari, memastikan informasi mengenai penjualan tersebut tidak benar.
Baca Juga: Resep Popcorn Chicken Renyah dan Juicy, Cocok untuk Camilan
Pihak manajemen menyatakan hotel tersebut tidak untuk dijual dan menyebut informasi yang beredar sebagai rumor tidak berdasar.
Manajemen juga membuka kemungkinan mengambil langkah hukum terhadap pihak yang menyebarkan informasi palsu tersebut.
Bukan Berarti Hotel-Hotel Ini Benar-Benar Dijual
Maraknya informasi di media sosial membuat publik seolah-olah melihat sejumlah hotel bintang lima sedang berpindah tangan dengan nilai transaksi fantastis.
Namun, penting untuk membedakan antara iklan atau unggahan penjualan yang beredar di media sosial dengan pernyataan resmi pemilik maupun pengelola hotel.
Baca Juga: Skyward Project, Wisata Estetik Futuristik dengan Nuansa Dunia Fantasi
Dalam tiga kasus di atas, pihak terkait justru telah memberikan bantahan terhadap kabar penjualan.
Fenomena tersebut juga menjadi pengingat bagi masyarakat agar tidak langsung mempercayai informasi transaksi properti bernilai besar yang beredar di media sosial, terlebih ketika mencantumkan nama perusahaan atau hotel ternama.
Jadi, sebelum ikut menyebarkan kabar hotel mewah dijual hingga triliunan rupiah, pastikan terlebih dahulu informasi tersebut berasal dari pemilik, pengelola, atau sumber resmi yang dapat dipertanggungjawabkan.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga