BRI Raih 2 Penghargaan BIFA 2026, Laba Bersih Tumbuh 17,5 Persen

Yosep Awaludin • Dipublikasikan Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:19 WIB
BRI meraih dua penghargaan dalam ajang Bisnis Indonesia Financial Awards atau BIFA 2026.
BRI meraih dua penghargaan dalam ajang Bisnis Indonesia Financial Awards atau BIFA 2026. 

RADAR BOGOR – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI meraih dua penghargaan dalam ajang Bisnis Indonesia Financial Awards atau BIFA 2026. 

Prestasi ini menjadi pengakuan atas kepemimpinan perusahaan dalam mentransformasi ekosistem UMKM serta kemampuannya menjaga profitabilitas di tengah dinamika industri perbankan.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara BIFA 2026 yang berlangsung di Raffles Hotel, Jakarta, Senin 12 Oktober 2026. Kegiatan ini dihadiri Direktur Finance & Strategy BRI Achmad Royadi.

Dalam ajang tersebut, Direktur Utama BRI Hery Gunardi memperoleh penghargaan Best CEO – MSME Ecosystem Transformation Champion & Leadership Award.

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kepemimpinannya dalam membawa transformasi BRI agar semakin inovatif, adaptif, dan mampu menjawab kebutuhan nasabah.

Penghargaan tersebut juga mencerminkan komitmen BRI dalam mengembangkan ekosistem usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Baca Juga: Soto Kuning Pak Yusup Bogor, Kuliner Legendaris Sejak 1993 yang Bikin Ketagihan

Sektor ini dinilai memiliki peran strategis sebagai salah satu penopang utama perekonomian Indonesia.

Selain apresiasi untuk kepemimpinan direktur utamanya, BRI turut menerima penghargaan Excellent Profitable State-Owned Bank 2026.

Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan perseroan mempertahankan tingkat profitabilitas yang kuat.

Dua penghargaan tersebut sekaligus menunjukkan upaya BRI dalam menjalankan transformasi bisnis tanpa mengesampingkan kesehatan fundamental keuangan.

Perusahaan juga terus memperkuat perannya dalam memperluas akses layanan keuangan dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Direktur Utama BRI Hery Gunardi mengatakan, penghargaan yang diterima menjadi bentuk apresiasi terhadap upaya berkelanjutan seluruh insan BRI dalam memperkuat bisnis sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.

Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas kerja keras seluruh insan BRI dalam menjalankan transformasi perusahaan. 

"Kami ingin terus memperkuat peran BRI, bukan hanya sebagai financial intermediary, tetapi juga sebagai enabler yang mendukung pelaku usaha sejak tahap awal, mengembangkan skala bisnisnya, hingga mampu naik kelas. Bagi kami, pertumbuhan bisnis harus berjalan seiring dengan penguatan fundamental dan penciptaan nilai bagi masyarakat,” ujar Hery.

Laba Bersih BRI Tembus Rp31,2 Triliun pada Semester I 2026

Capaian penghargaan tersebut sejalan dengan kinerja keuangan BRI sepanjang semester pertama 2026.

Perseroan mencatatkan laba bersih sebesar Rp31,2 triliun, meningkat 17,5 persen secara tahunan atau year-on-year (YoY).

Baca Juga: Bansos Cair Dobel Oktober 2026, Ini Alasan KKS Baru Terima Rp1,2 Juta

Pertumbuhan tersebut memperlihatkan kemampuan BRI mempertahankan kinerja yang positif di tengah proses transformasi bisnis.

Hasil ini juga menjadi modal bagi perseroan untuk membangun pertumbuhan usaha yang lebih sehat dan berkelanjutan pada periode berikutnya.

Dari sisi penyaluran pembiayaan, kredit BRI hingga akhir Juni 2026 tercatat mencapai Rp1.645,5 triliun. Nilai tersebut tumbuh 16,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Dukungan terhadap sektor UMKM tetap menjadi bagian penting dari strategi bisnis BRI.

Hingga periode yang sama, penyaluran kredit kepada segmen UMKM mencapai Rp1.235,4 triliun atau mengalami pertumbuhan 8,6 persen secara tahunan.

Tidak hanya melalui pembiayaan, BRI juga memperkuat ekosistem Holding Ultra Mikro untuk memperluas jangkauan layanan keuangan bagi masyarakat.

Hingga Juni 2026, ekosistem tersebut telah melayani sekitar 33,8 juta nasabah pinjaman dan mengelola 166,3 juta rekening simpanan.

Melalui ekosistem tersebut, sebanyak 2,3 juta debitur juga berhasil didorong untuk naik kelas.

Integrasi layanan keuangan dan program pemberdayaan diharapkan mampu membantu pelaku usaha ultra mikro memperoleh akses pembiayaan formal, meningkatkan kemampuan bisnis, serta mengembangkan usahanya ke segmen yang lebih besar.

BRI Perluas Pemberdayaan UMKM Lewat Desa BRILiaN hingga LinkUMKM

BRI turut menjalankan berbagai program pemberdayaan untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing pelaku UMKM.

Baca Juga: 4 Rekomendasi Mobil Hatchback Bekas Rp100 Jutaan

Hingga Juni 2026, program Desa BRILiaN telah menjangkau lebih dari 5.700 desa di berbagai wilayah Indonesia.

Sementara itu, program Klasterku Hidupku telah mencakup lebih dari 44 ribu klaster usaha.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya BRI dalam memperkuat kelompok usaha dan mendorong pengembangan bisnis secara berkelanjutan.

Pemanfaatan teknologi digital juga menjadi salah satu fokus BRI dalam memperluas pendampingan kepada pelaku UMKM.

Melalui platform LinkUMKM by BRI, perusahaan telah menjangkau sekitar 17,3 juta pelaku usaha.

Selain itu, Rumah BUMN telah diikuti sekitar 596 ribu pelaku UMKM. Berbagai inisiatif tersebut diarahkan untuk meningkatkan keterampilan dan kapasitas usaha, membuka peluang akses pasar yang lebih luas, serta membantu pelaku UMKM meningkatkan skala bisnisnya.

BIFA 2026 Apresiasi Kinerja dan Transformasi Industri Keuangan

Presiden Direktur Bisnis Indonesia Group Arif Budisusilo menjelaskan, penyelenggaraan BIFA 2026 menjadi kesempatan untuk memberikan perhatian kepada perusahaan sektor keuangan yang tidak hanya memiliki kinerja finansial kuat, tetapi juga mampu menghadapi perubahan industri.

Menurutnya, kemampuan beradaptasi dengan transformasi digital, memperluas inklusi keuangan, serta menerapkan prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola atau environmental, social, and governance (ESG) menjadi aspek penting dalam strategi bisnis perusahaan keuangan.

BIFA 2026 juga menjadi bentuk apresiasi terhadap institusi jasa keuangan yang mampu menunjukkan ketahanan bisnis, menjaga keberlanjutan kinerja, dan beradaptasi dengan perkembangan industri.

"Kami berharap penghargaan ini menjadi pemicu bagi industri keuangan untuk terus berinovasi serta memperkuat perannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif,” ujar Arif Budisusilo.

Baca Juga: 5 Tanda Shockbreaker Mobil Rusak, Kenali Sebelum Membahayakan di Jalan

Memasuki penyelenggaraan ke-18, Bisnis Indonesia Financial Awards 2026 kembali memberikan penghargaan kepada institusi jasa keuangan atas pencapaian kinerja, inovasi, serta kontribusinya terhadap perekonomian nasional.

Dua penghargaan yang diraih BRI dalam ajang tersebut memperkuat posisi perseroan dalam menjalankan transformasi bisnis dengan tetap menjaga fundamental keuangan.

Pada saat yang sama, BRI terus menempatkan pemberdayaan UMKM dan penguatan ekonomi kerakyatan sebagai bagian penting dari strategi pertumbuhannya. (***)

Editor : Yosep Awaludin
BIFA bri penghargaan