Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Kisah Nyata Viral di Medsos, Film Nimas Neraka 10 Tahun Segera Dirilis

Rani Puspitasari Sinaga • Rabu, 5 Juni 2024 | 15:02 WIB
Kisah nyata Nimas neraka 10 Tahun jadi film yang sebentar lagi rilis.
Kisah nyata Nimas neraka 10 Tahun jadi film yang sebentar lagi rilis.

RADAR BOGOR - Rumah produksi Soraya Intercine Films sedang mengerjakan film "Nimas Neraka 10 Tahun", yang diambil dari kisah nyata seorang perempuan bernama Nimas.

Kisah nyata yang dialami Nimas yang dikuntit oleh seorang laki-laki selama sepuluh tahun itu pasalnya viral.

Kisah nyatanya itu banyak mengundang perhatian netizen, akibat perilaku Adi, tersangka yang menghantui Nimas.

Nimas, yang kisahnya akan difilmkan berkata mengatakan, tidak pernah membayangkan sama sekali kalau kisah dia akan difilmkan.

"Karena tujuan untuk memviralkan kemarin adalah untuk memberi sanksi sosial pada pelaku," kata dia.

"Sekarang ada rezeki seperti ini, ya aku sangat bersyukur. Rezeki di luar ekspektasi," tambah Nimas.

Perjalanan cerita dimulai, ketika Nimas membagikan pengalaman buruknya di akun pribadi X, yang sebelumnya merupakan Twitter.

Nimas menceritakan bahwa seorang pria menguntit dirinya selama sepuluh tahun, membuat cerita tersebut menjadi viral di internet dan membuat warganet kesal.

Nimas berharap pelaku mendapat sanksi sosial dan jera, sehingga pelaku tidak menguntit lagi.

Namun, dia tidak mengantisipasi bahwa surat yang dia kirimi langsung menerima tanggapan positif dari pihak kepolisian untuk melanjutkan penyelidikan kasus tersebut.

Sekarang rumah produksi Soraya Intercine Films akan mengadaptasi kisah hidupnya menjadi film.
Dia bertemu dengan Produser Sunil Soraya untuk menyetujui proyek tersebut.

Keinginannya untuk mendorong korban lain yang serupa dengannya, untuk berani berbicara juga mendorongnya menjadi lebih yakin.

Dia percaya, bahwa film dapat berfungsi sebagai alat untuk mencegah korban lain, terutama perempuan yang mengalami pengalaman serupa.

Nimas pun mengatakan, dirinya butuh wadah, butuh ruang untuk menyampaikan masalahku dan keserahanku.

"Ini menjadi ruang untuk perempuan lain yang merasakan hal yang sama," kata Nimas.

Dia juga mengatakan, bahwa benang merahnya adalah menjadi perempuan, menjadi lemah membuatnya tidak bisa berbuat apa-apa, dan menjadi lemah dan bingung selalu disepelekan, sehingga dia akhirnya berjuang sendiri.

Tapi jangan takut untuk berbicara.

Nimas berharap film tersebut dapat digunakan untuk studi akademik setelah diproduksi.

Dia juga berharap tidak ada lagi orang yang menyalahkan perempuan jika laki-laki atau oknum berperilaku tidak sopan, termasuk menguntit, seperti yang dia lakukan.

"Menjadi perempuan itu sulit, dan memiliki laki-laki membuatnya menjadi obsesi. Dijahatin juga salah. Ada ketidakadilan sosial di tempat perempuan," tegas dia.

"Semoga film dari kasusku ini membuat orang lebih terbuka," tandas Nimas.

Penyusun : Novia Rahmadaniah/ITB Vinus Bogor

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#teror #nimas neraka 10 tahun #kisah nyata