RADAR BOGOR – Sosok di balik nama nama fenomenal “Lebah Ganteng” akhirnya muncul ke publik.
Netizen di X heboh menyambut kabar ini dan mengungkapkan berbagai reaksi yang cukup meriah.
Lebah Ganteng adalah nama alias yang cukup populer di antara penggemar film di Indonesia.
Ia dikenal sebagai penerjemah film dan pembuat subtitle yang kreditnya sering muncul di awal atau akhir film-film berbahasa asing.
Selama ini, sosoknya hanyalah misteri yang tidak pernah diketahui, tetapi belakangan ini wajah asli Lebah Ganteng akhirnya terungkap.
Dalam akun Instagram Lebah Ganteng di @dokter_ngesot, muncul pemberitahuan yang menyatakan bahwa akun tersebut akan ditutup (1/12/2024).
Lebah Ganteng juga mengucapkan terima kasih atas dukungan selama ini. Terakhir, penerjemah ini juga mempersilahkan bagi yang ingin bersilaturahmi untuk mengunjungi akun pribadinya.
Baca Juga: Profil Axel Pons, Mantan Pembalap Moto2 yang Viral karena Pilih Hidup sebagai Musafir
“Teman-teman yang ingin menjalin silaturahmi atau sekadar mengenal saya, bisa mampir ke ig pribadi saya, @didasalie,” tulisnya.
Dalam akun pribadinya, terlihat sosok Lebah Ganteng merupakan sosok pria yang banyak tersenyum dan suka mengabadikan momen dirinya sedang berlibur.
Dalam bio akun pribadinya, Didas atau Lebah Ganteng juga menuliskan, “pernah suka nonton film dan series.”
Terungkapnya sosok dibalik Lebah Ganteng sontak menarik perhatian warganet X yang memberikan beragam komentar lucu.
Ada yang menuliskan bahwa akhirnya sekarang bisa tidur nyenyak karena sudah tahu wajah asli Lebah Ganteng, ada pula yang menunggu pengungkapan wajah asli Pein Akatsuki.
Melihat dari unggahan terakhir akun Instagram @dokter_ngesot (14/1/2022), diketahui bahwa sebenarnya Lebah Ganteng sudah lama berhenti menerjemahkan film.
Namun, kemunculannya lagi setelah sekian lama membuat warganet mengingat film-film yang pernah diterjemahkan oleh Lebah Ganteng.
Akun pribadi Lebah Ganteng pun dibanjiri oleh ucapan-ucapan terima kasih atas “jasa” yang selama ini dilakukannya dalam dunia perfilman asing di Indonesia.***
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim