RADAR BOGOR - Situs resmi anime Nageki no Bourei wa Intai Shitai (Let This Grieving Soul Retire) mengonfirmasi bahwa serial ini akan berlanjut ke musim kedua.
Pengumuman tersebut disertai dengan ilustrasi baru yang dirancang oleh Chiiko, desainer karakter asli, dan sebuah video promosi yang menarik perhatian para penggemar Nageki no Bourei wa Intai Shitai.
Anime Nageki no Bourei wa Intai Shitai ini diadaptasi dari novel ringan karya Tsukikage dengan genre aksi dan fantasi.
Produksi musim pertama ditangani oleh studio Zero-G, dan tayang perdana pada 1 Oktober.
Layanan streaming Crunchyroll menayangkan anime ini secara global dengan subtitle.
Novel aslinya pertama kali diperkenalkan pada Januari 2018 melalui platform Shousetsuka ni Narou.
Beberapa bulan kemudian, Micro Magazine menerbitkannya dalam format cetak di bawah label GC Novels, lengkap dengan ilustrasi dari Chiiko.
Hingga kini, novel tersebut telah mencapai volume ke-12, yang dirilis pada 30 September.
Adaptasi manga dari cerita ini mulai dipublikasikan pada April 2019 melalui situs ComicWalker, dengan ilustrasi oleh Rai Hebino.
Kadokawa, sebagai penerbit, telah merilis volume ke-10 pada 27 September.
Kisah Nageki no Bourei wa Intai Shitai berpusat pada fenomena kemunculan ruang bawah tanah misterius yang menyimpan harta karun berharga.
Banyak orang menjadi pemburu harta, mempertaruhkan nyawa demi kekayaan dan artefak kuno di dalamnya.
Di ibu kota kekaisaran Zebrudia, grup pemburu harta terbaik, Grieving Souls, menjadi sorotan.
Dipimpin oleh Krai Andrey, yang dikenal karena memiliki beragam keahlian, grup ini sebenarnya sangat bergantung pada kekuatan luar biasa para anggotanya.
Krai, yang merasa dirinya tidak memiliki bakat istimewa, sering kali ingin mundur dari perannya sebagai pemimpin.
Namun, dukungan dari teman-temannya membuatnya tetap memimpin grup tersebut, meski dengan keraguan dalam hatinya.
Dengan pengumuman musim kedua anime Nageki no Bourei wa Intai Shitai, para penggemar dapat menantikan kelanjutan perjalanan Krai dan teman-temannya dalam mengarungi dunia penuh petualangan dan misteri ini.***
Editor : Halimatu Sadiah