Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Anrez Adelio yang Sulit Nangis dan Pengalaman Syuting Serial Pacarku Jinny

Siti Dewi Yanti • Rabu, 29 Januari 2025 | 06:27 WIB
Anrez Adelio salah satu artis di Serial WeTV Pacarku Jinny
Anrez Adelio salah satu artis di Serial WeTV Pacarku Jinny

RADAR BOGOR - Serial WeTV Pacarku Jinny menjadi serial web kedua Anrez Adelio.

Dalam serial web yang mulai tayang sejak akhir tahun lalu itu, Anrez Adelio berperan sebagai Andra, seorang produser dengan masa lalu kelam.

Karakter Andra yang cenderung kaku dan pekerja keras berbeda dengan pembawaan Anrez Adelio yang bersemangat ketika menjadi pembawa acara.

Namun, bukan itu tantangan terbesar Anrez Adelio saat memerankan Andra.

Dia mengaku sulit melakukan adegan menangis.

Dalam kunjungan ke Jawa Pos beberapa waktu lalu, aktor dan pembawa acara keturunan Tionghoa itu menceritakannya.

Pacarku Jinny menjadi proyek serial web kedua Anrez. Apa sih yang bikin Anrez Adelio mau gabung di proyek ini?

Uang, hahaha. Sebenarnya karena di-direct sutradara Anggy Umbara sih.

Terus juga ini serialnya fantasi, seru gitu. Ensambel cast-nya menarik.

Karakter Andra juga menarik. Dia itu ingin membuktikan ke ayahnya bahwa dia mampu mengemban tanggung jawab.

Apa serunya main serial fantasi?

Imajinasi harus main. Misalnya, pas adegan-adegan dengan visual effect, terus pas adegan karakter Krissy-nya Ria Ricis.

Krissy itu kan ceritanya nggak bisa dilihat manusia. Pokoknya karena adegan-adegan itu, gue sampai bolak-balik take.

Karakter Andra adalah seorang produser. Anrez sendiri apakah punya cita-cita kerja di balik layar?

Sebenarnya sih gue mau jadi sutradara. Itu kan kayak jenderal dari sebuah proyek film.

Tapi, untuk saat ini, sepertinya belum siap. Menurut gue, jadi sutradara itu cukup berat dan perlu bekal kuat.

Sosok Andra juga punya masa lalu yang pahit. Apa yang jadi kesulitan saat memerankan karakter ini?

Adegan nangis, sih. Jujur, gue sulit banget nangis karena udah mati rasa. Terakhir gue nangis itu kapan, ya?

Oh, pas manajer gue yang lama meninggal.

Pacarku Jinny juga membahas fenomena haters selebriti. Bagaimana cara Anrez menghadapi komentar kebencian?

Sebenarnya gue sih cuek. Tapi, kalau pas gue lagi gabut atau insomnia, gue bisa lihat isi direct message atau komentar di media sosial.

Sekalinya ada hate comment dan gue baca, wah bisa kena mental. Kalau sudah gitu, gue akan cari distraksi biar nggak kepikiran.

Baca Juga: Tempat Staycation Anti Macet, Villa Elbrus Puncak Tawarkan Halaman Luas dengan Pemandangan Memukau di Megamendung, Harga Mulai Rp2 Jutaan

Lalu, apa yang membuat Anrez tetap nyaman bekerja di showbiz?

Telanjur cinta soalnya. Sebenarnya dulu mama yang pengin gue terjun jadi selebriti. Awalnya sih, gue nggak nyaman.

Tapi, lama-lama gue jadi cinta. Mulai nge-host sampai akting.

Gue inget kata Raffi Ahmad bahwa gue mesti banyakin gelas atau pengalaman gue.

Meski tiap gelas isinya nggak penuh, seenggaknya gue menguasai beberapa hal. (c7/len)

Editor : Siti Dewi Yanti
#anrez adelio #bogor #pacarku jinny #ria ricis