Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Habib Husein Ja’far Al-Hadar Tonton Film Animasi Jumbo, Apresiasi Nilai-Nilai Kemanusiaan dan Keislaman

Ahmad Susandi • Minggu, 20 April 2025 | 13:19 WIB
Habib Ja
Habib Ja

RADAR BOGOR – Habib Husein Ja’far Al-Hadar (Habib Ja'far), pendakwah muda yang dikenal dengan pendekatan humanis dan filosofis, mengungkapkan kesannya setelah menonton film animasi JUMBO di sebuah bioskop di Bondowoso.

Dalam unggahan reflektifnya, ia menyampaikan apresiasi mendalam terhadap pesan-pesan moral dan nilai-nilai keberislaman yang terselip dalam film tersebut.

Menariknya, pengalaman menonton film di kota kecil seperti Bondowoso yang kini telah memiliki mal dan bioskop XXI justru menjadi konteks penting bagi Habib Ja'far.

Ia menegaskan bahwa kehadiran fasilitas modern bukanlah kebanggaan utama, kecuali jika benar-benar memberi manfaat bagi ekonomi dan peradaban lokal tanpa merusak kearifan yang filosofis dan spiritual.

Dalam ulasannya, Habib Ja'far menyoroti sejumlah pesan kuat yang disampaikan film JUMBO.

“Ada nilai perlawanan terhadap bullying, salah satu dari tiga dosa besar dunia pendidikan kita selain intoleransi dan kekerasan,” ujarnya.

Film ini juga mengangkat isu fatherless yang relevan dengan kondisi sosial di Indonesia, serta nilai-nilai imajinasi yang ia sebut sebagai bentuk “spiritualitas yang terasionalkan, rasionalitas yang terspiritualkan”.

Lebih lanjut, ia menyinggung pesan moral tentang konsistensi terhadap janji masa kecil saat seseorang tumbuh dewasa, hingga pentingnya melawan ego pribadi—sebuah nilai yang dalam Islam disebut sebagai Jihad al-Akbar (jihad besar).

Tak kalah penting, film ini mengangkat pentingnya kemampuan mendengar—sebuah keterampilan yang kerap terpinggirkan dibanding membaca, menulis, menghitung, dan berbicara.

Isu-isu yang lebih luas pun turut disentuh, seperti perlawanan terhadap mafia tanah yang menurutnya bisa direlevansikan hingga ke isu perampasan tanah.

Tak lupa, nilai-nilai persahabatan dan gotong royong menjadi fondasi utama dalam alur cerita.

Habib Ja'far juga melihat film JUMBO sebagai representasi nilai-nilai keberislaman, khususnya soal penghormatan terhadap makam dan keyakinan bahwa yang telah wafat tetap memiliki “kehidupan” dalam dimensi spiritual.

Di akhir refleksinya, ia menyampaikan apresiasi terhadap keterlibatan para komika Indonesia dalam memajukan industri animasi Tanah Air.

“Ini kayaknya satu langkah maju lagi dari Stand Up Comedy Indonesia. Setelah memajukan film dan televisi, kini mereka ikut mendorong animasi, bahkan ikut bantu saya dalam industri dakwah,” tutupnya.

Film JUMBO menjadi bukti bahwa animasi lokal mampu menyampaikan pesan-pesan besar dengan pendekatan yang menyentuh hati.

Dengan film ini, sekaligus membuka ruang diskusi tentang nilai-nilai kehidupan, agama, dan kebudayaan dalam format yang ramah dan menyenangkan.***

Editor : Eli Kustiyawati
#animasi #film #habib ja'far #bioskop #jumbo