RADAR BOGOR – Kabar membanggakan datang dari Bogor. Film pendek terbaru Weekend Film berjudul Jam 3.14, karya sutradara Erland Saputra berhasil masuk 30 Shortlist KlikFilm Short Movie Competition di ajang internasional Jakarta World Cinema (JWC) 2025.
Film horor eksperimental berdurasi 7 menit ini bisa disaksikan EKSKLUSIF di platform streaming KlikFilm mulai 4 September hingga 4 Oktober 2025.
Pesta Sinema Dunia Festival internasional Jakarta World Cinema (JWC) 2025 kembali hadir dalam format hybrid.
Tahun ini, JWC menghadirkan 185 film dari 66 negara, terdiri dari 155 film panjang dan 30 film pendek.
Sebagai film pembuka, yakni Sentimental Value karya Joachim Trier (Norwegia).
Sementara film penutup, yakni It Was Just an Accident karya Jafar Panahi (Iran), peraih Palme d’Or Cannes 2025.
Pemutaran film dapat dinikmati online di KlikFilm (4 September – 4 Oktober 2025) dan offline di CGV Grand Indonesia (27 September – 4 Oktober 2025).
KlikFilm Short Movie Competition Kompetisi ini menjadi salah satu highlight JWC 2025.
Dari 360 karya film pendek yang mendaftar, hanya 30 karya terbaik yang berhasil masuk shortlist, salah satunya adalah Jam 3.14 produksi Weekend Film.
Proses seleksi dilakukan dengan penilaian ketat oleh Festival Director JWC, Daniel Irawan, bersama jajaran juri ternama, yakni Asmara Abigail, Joko Anwar, Alim Sudio, dan Aditya Ahmad.
Sutradara Joko Anwar menegaskan, film-film yang masuk short movie competition ini idenya beragam, relevan, dan disajikan dengan sangat baik. "Yang kami cari adalah ide segar, relevan, dan eksekusinya kuat,” ujarnya.
Erland Saputra selaku sutradara mengatakan, jam 3.14 dibuat dalam rangka memperingati 10 tahun Weekend Film.
Ceritanya menggambarkan sepi, penyesalan, dan suara-suara yang hadir ketika semua sudah terlambat.
"Dengan visual minimalis dan metafora, saya ingin menunjukkan bahwa ruang sepi bisa menyampaikan emosi yang dalam," paparnya.
Terpilih sebagai finalis dari 360 karya di KlikFilm Short Movie Competition, ini capaian besar bagi mereka.
Penilaian menekankan kekuatan ide dan cara penyampaiannya. Seperti disampaikan Joko Anwar, film pendek juga perlu relevan dengan kehidupan masyarakat, dan itu yang kami coba hadirkan.
Senada dengan sang sutradara, Produser Film Jam 3.14, Sandy Satura menyatakan, masuk shortlist Jakarta World Cinema 2025 adalah pencapaian penting bagi mereka.
"Ini membuktikan karya dari komunitas kecil juga bisa bersaing di panggung internasional," paparnya.
Jam 3.14 bukan sekadar film, tapi refleksi perjalanan 10 tahun Weekend Film dalam menyampaikan gagasan lewat medium film.
"Kami berharap publik ikut mendukung agar karya-karya sineas muda bisa terus mendapat ruang dan kesempatan untuk berkembang,” tandasnya.(**)
Editor : Alpin.