RADAR BOGOR - Tangled (2010), film animasi Disney yang menghabiskan biaya sekitar 260 juta dolar untuk produksi film ini. Tercatat sebagai produksi animasi termahal dalam sejarah perusahaan.
Dikutip dari Instagram @demen_film, Film Tangled ini menggabungkan teknik animasi klasik dari Disney dengan teknologi CGI canggih yang sangat modern.
Sehingga membuat harga produksi Tangled melonjak tinggi. Mereka harus melakukan investasi besar dalam pengembangan teknologi dan pemrograman animasi, yang membuat pekerjaan ini sulit.
Penggambaran rambut Rapunzel yang sangat realistis adalah salah satu elemen yang paling ikonik dan mahal. Rambut panjang 21 meter harus tampil alami dan dinamis di layar selain menjadi hiasan.
Disney bahkan membuat teknologi fisika baru yang memungkinkan setiap helai rambut secara halus berinteraksi dengan lingkungan. Prosesnya sangat memakan waktu dan menjadi salah satu alasan utama biaya produksi besar.
Film ini sebenarnya sudah terbuat sejak tahun 1990-an. Itu artinya pengerjaan film ini butuh waktu hampir 15 tahun. Prosesnya penuh dengan revisi berulang, penggantian sutradara, dan perubahan total pada naskah.
Tangled awalnya dibuat dengan gaya 2D klasik Disney, seperti Snow White atau Cinderella. Namun, di tengah jalan, mereka memutuskan untuk mengubahnya menjadi CGI 3D.
Mereka harus memulai semuanya dari nol, mulai dari membeli peralatan baru, membentuk tim, dan mengadaptasi naskah ke format 3D, biaya produksi langsung menjadi dua kali lipat. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika totalnya mencapai 260 juta dolar.
Meskipun biaya produksinya mengejutkan, Tangled berhasil menunjukkan bahwa biaya besar itu tidak sia-sia.
Film ini menghasilkan lebih dari 590 juta dolar di box office di seluruh dunia. Disney dapat menghasilkan keuntungan yang berlipat ganda hanya dari satu film ini.
Teknologi yang mereka buat untuk rambut Rapunzel sangat inovatif. Disney mengembangkan algoritma khusus yang memungkinkan rambut bergoyang saat berlari, melilit saat memanjat, atau bahkan basah saat hujan. Tes butuh berbulan-bulan, dan proses ini membutuhkan programmer dan ahli fisika.
Pada awalnya, film ini mungkin hanyalah sebuah cerita dongeng biasa. Namun, berkat efek grafis 3D, karakter-karakternya menjadi lebih ekspresif, dan dunia Rapunzel menjadi lebih menarik.
Disney menghabiskan 260 juta dolar untuk membuat film dan menetapkan standar baru untuk animasi.
Meskipun ada kemungkinan bahwa dana semacam itu dapat digunakan untuk membuat beberapa film tambahan, Disney memilih untuk melakukan semua untuk satu proyek.
Proses pengembangan yang berlangsung selama 15 tahun itu penuh dengan konflik. Ada cerita bahwa proyek ini sempat dihentikan karena masalah kreatif, tetapi kemudian dimulai lagi dengan tim baru. Namun, Tangled akhirnya menjadi hit besar dan menjadi salah satu film favorit sepanjang masa.
Selain keuntungan finansial, dampaknya juga berdampak budaya. Banyak animator muda mencoba menggunakan CGI setelah menonton film ini, dan hasilnya dapat dilihat di film Disney selanjutnya seperti Frozen dan Moana.
Tangled memberikan pelajaran bahwa investasi besar dalam inovasi terkadang dapat menghasilkan karya yang bertahan lama. Hingga saat ini Tangled masih menjadi film animasi terbaik saat ini. (Mutia/BSI)
Editor : Yosep Awaludin