RADAR BOGOR - Festival Film Bandung (FFB) ke-38 resmi digelar dengan meriah di Gedung Budaya Sabilulungan, Soreang, Kabupaten Bandung, Kamis malam 31 Oktober 2025.
Festival Film Bandung ini kembali menjadi sorotan para pecinta film tanah air karena menjadi wadah apresiasi bagi insan perfilman Indonesia yang terus berkembang pesat.
Tahun ini, Festival Film Bandung mengusung tema “Bhineka Film Indonesia”, sebuah pesan yang menegaskan keragaman karya dan semangat kreatif sineas tanah air.
Forum Film Bandung selaku penyelenggara tetap konsisten menjaga semangat sejak pertama kali festival ini diadakan pada tahun 1987.
Kini, setelah 38 kali digelar, FFB menjadi salah satu ajang penghargaan film paling ditunggu-tunggu di Indonesia.
Penghargaan yang diberikan dalam FFB dilakukan melalui proses panjang. Forum Film Bandung melakukan periode pengamatan selama satu tahun, mulai dari 1 September tahun sebelumnya hingga 31 Agustus tahun berjalan.
Setiap karya dinilai berdasarkan kekuatan cerita, penyutradaraan, akting, hingga aspek teknis yang melengkapi kualitas sebuah film.
Dalam ajang tahun ini, perhatian publik tertuju pada film Sore: Istri dari Masa Depan. Film produksi Cerita Films tersebut berhasil membawa pulang tiga Piala Terpuji dan mencuri perhatian para juri serta penonton.
Film Sore: Istri dari Masa Depan mengisahkan Jonathan (Dion Wiyoko), seorang pria lajang yang bekerja di Kroasia. Hidupnya berantakan dan jauh dari kata stabil.
Namun segalanya berubah saat muncul sosok perempuan misterius bernama Sore (Sheila Dara Aisha) yang mengaku datang dari masa depan.
Kehadiran Sore bukan tanpa alasan. Ia datang dengan satu misi penting: menyelamatkan hidup Jonathan.
Ia tahu persis kapan dan bagaimana Jonathan akan meninggal jika tidak segera mengubah gaya hidupnya.
Sore juga mengaku sebagai istri Jonathan di masa depan, membuat kisah ini semakin menarik dan penuh kejutan.
Awalnya, Jonathan menolak untuk percaya. Ia menganggap Sore hanya wanita aneh yang tiba-tiba mengganggu kehidupannya. Namun, seiring waktu, keyakinannya mulai goyah.
Sore tahu terlalu banyak hal pribadi tentang dirinya, mulai dari kebiasaan kecil hingga rahasia masa lalu yang tak pernah ia ceritakan pada siapa pun.
Chemistry antara Dion Wiyoko dan Sheila Dara Aisha menjadi daya tarik utama film ini. Akting keduanya berhasil menghidupkan emosi yang hangat, romantis, namun juga menegangkan.
Tak heran, Sheila Dara Aisha diganjar penghargaan Pemeran Utama Wanita Terpuji Film Indonesia di Festival Film Bandung ke-38.
Selain Sheila Dara, film ini juga meraih penghargaan untuk kategori Penata Musik Terpuji Film Indonesia melalui karya apik Ofel Obaja Setiawan.
Musik yang ia garap berhasil memperkuat suasana cerita, menghadirkan rasa yang kuat sekaligus kedalaman emosi dalam setiap adegan.
Sementara itu, penghargaan tertinggi, Film Indonesia Terpuji, juga jatuh kepada “Sore: Istri dari Masa Depan”.
Kemenangan ini menegaskan posisi film tersebut sebagai salah satu karya sineas anak bangsa terbaik di tahun ini.
Bagi Forum Film Bandung, keberhasilan film seperti Sore: Istri dari Masa Depan adalah bukti bahwa perfilman nasional terus berkembang ke arah yang lebih kreatif.
Kehadiran genre baru seperti fiksi ilmiah dengan sentuhan romantis menunjukkan bahwa sineas Indonesia berani bereksperimen tanpa meninggalkan nilai emosional yang dekat dengan penonton. (Zaidan/BSI)