Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Sukses dengan Film Jumbo! Ryan Adriandhy Kini Garap Film Live Action Pertamanya, Adaptasi dari Na Willa

Yosep Awaludin • Sabtu, 15 November 2025 | 18:00 WIB
Press Conference Film Na Willa karya sutradara muda Ryan Adriandhy.
Press Conference Film Na Willa karya sutradara muda Ryan Adriandhy.

RADAR BOGOR - Ryan Adriandhy akan kembali membuat film berjudul Na Willa, debut live actionnya. Ryan Adriandhy kini mengadaptasi novel populer ke layar lebar setelah sukses dengan film layar lebar pertamanya, Jumbo.

Dikutip dari Instagram @kincirdotcom, Film Na Willa ini menandai babak baru dalam karir Ryan Adriandhy sebagai sutradara muda yang terkenal karena pendekatan naratifnya yang kuat.

Adaptasi dari novel yang ditulis oleh Reda Gaudiamo, Na Willa menarik pembaca dengan cerita yang penuh emosi dan pelajaran hidup tentang seorang gadis muda bernama Na Willa yang menghadapi tantangan hidup di zaman yang berubah.

Na Willa, yang merupakan film live action pertama Ryan Adriandhy, menunjukkan evolusi gaya penyutradaraannya.

Jika Jumbo berfokus pada fantasi dan petualangan, film ini diharapkan akan mengeksplorasi tema-tema keluarga dan sosial dengan lebih dekat.

Ryan Adriandhy terkenal karena kemampuannya menggabungkan elemen drama dengan cara yang humanis, yang membuat karyanya mudah diterima oleh penonton luas.

Pemain utama film ini adalah Luisa Adreena, yang memerankan Na Willa. Aktris muda ini membawa energi baru dan kedalaman emosional yang diperlukan untuk menggambarkan karakter utama yang rumit.

Luisa Adreena siap untuk menunjukkan kemampuan di layar lebar berkat pengalamannya di berbagai produksi televisi.

Dengan pengalaman yang lama dalam dunia akting, Irma Rihi akan berperan sebagai "Mak" Na Willa, yang memberikan kehangatan dan kekuatan pada cerita. Perannya sebagai karakter ibu yang kuat akan menjadi bagian yang paling emosional dari film.

Aktor berbakat lainnya, Junior Liem, akan memerankan "Pak", ayah Na Willa. Dengan latar belakangnya di film independen, Junior Liem akan memasukkan nuansa kebijaksanaan dan otoritas ke dalam karakter ini.

Untuk film ini, Visinema, rumah produksi yang telah mendukung "Jumbo", kembali bekerja sama. Kerja sama ini menunjukkan kepercayaan Visinema terhadap visi Adriandhy, yang telah sukses secara kritis dan komersial.

Tidak jauh dari setting novel asli, latar waktu film diambil dari tahun 1960-an. Konteks sosial yang kaya dari periode ini, termasuk transformasi budaya dan politik di Indonesia, memberikan kedalaman historis pada cerita.

Kostum, musik, dan komponen produksi lainnya diharapkan dapat menghidupkan kembali suasana tahun 60-an.

Persiapan yang matang telah dilakukan sebelum produksi film ini segera memasuki tahap syuting.

Ryan Adriandhy dan Visinema, anggota tim produksi, sedang mempersiapkan lokasi dan detail teknis untuk memastikan hasil yang optimal.

Tidak ada yang tahu pasti kapan Na Willa akan dirilis di bioskop, tetapi dengan semangat Jumbo, diperkirakan film tersebut akan dirilis dalam waktu dekat setelah syuting selesai.

Penonton dapat menunggu informasi tambahan dari Visinema atau akun resmi Ryan Adriandhy.

Dengan fokus pada cerita yang lebih intim dan emosional, Na Willa menawarkan pengalaman film yang berbeda dari ‘Jumbo’.

Film ini menjadi tonggak bagi Adriandhy dan memberi industri film Indonesia kesempatan untuk melihat adaptasi sastra yang lebih beragam.

Na Willa memiliki potensi untuk menjadi salah satu film terbaik tahun ini karena memiliki banyak artis berbakat. (Mutia/BSI)

Editor : Yosep Awaludin
#Ryan Adriandhy #Na Willa #jumbo