Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Film Dopamin Resmi Tayang di Bioskop, Menggabungkan Thriller dan Drama Romantic Survival

Yosep Awaludin • Sabtu, 22 November 2025 | 18:40 WIB
Beberapa scene dari trailer Fm Dopamin yang diperankan Angga Yunanda dan Shenina Cinnamon.
Beberapa scene dari trailer Fm Dopamin yang diperankan Angga Yunanda dan Shenina Cinnamon.

RADAR BOGOR - Film drama kriminal berjudul Dopamin karya dari sutradara Teddy Soeria Atmadja akhirnya resmi tayang di seluruh bioskop Indonesia pada 13 November 2025.

Film Dopamin ini diproduksi oleh Starvision bekerja sama dengan Karuna Pictures, dengan durasi 94 menit.

Film Dopamin ini dibintangi Angga Yunanda dan Shenina Cinnamon yang berperan sebagi Malik dan Alya, pasangan suami istri yang menghadapi tekanan finansial berat.

Angga dan Shenina yang baru menikah di kehidupan nyata mengakui bahwa dinamika rumah tangga dalam film Dopamin terasa dekat dengan pengalaman emosional mereka sebagai pasangan.

Antusiasme penonton terlihat dari special screening yang digelar di banyak kota seperti Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi, Indramayu, Cirebon, Karawang, dan Semarang.

Di sebagian besar kota, tiket acara tersebut dilaporkan ludes terjual, menandakan tingginya minat publik terhadap film ini.

Dalam cerita film ini mengikuti kehidupan Malik yang baru saja terkena PHK. Situasi ini membuat Malik dan Alya dalam tekanan ekonomi yang berat, termasuk terlilit utang pinjaman online.

Konflik utama dimulai saat seorang tamu misterius datang ke rumah mereka. Namun keesokan paginya, tamu tersebut ditemukan tewas dengan jarum suntik di lengannya.

Sementara sebuah koper berisi uang miliaran rupiah ada di samping jenazah. Temuan ini mengubah hidup Malik dan Alya dalam sekejap.

Fokus cerita semakin menegangkan ketika Malik dan Alya harus memutuskan apakah mereka akan melaporkan kematian misterius tersebut atau justru memanfaatkan uang dalam koper itu untuk menyelamatkan hidup mereka.

Keputusan-keputusan moral yang mereka ambil di titik kritis menjadi inti drama yang membangun ketegangan dalam film.

Angga Yunanda menyebutkan bahwa film ini menawarkan pengalaman emosinal yang kuat kerena menggambarkan pasangan muda yang berusaha bertahan hidup dalam kondisi serba sulit.

Ia juga mengatakan bahwa banyak penonton yang merasa film ini terasa nyata dan dekat dengan kehiduapan sehari hari.

Shenina Cinnamon menambahkan bahwa karakter Alya memiliki perjalanan emosional besar karena harus menghadapi ketakutan, kebingungan, dan godaan yang datang secara bersamaan.

Menurut Shenina, film ini tidak hanya bicara soal uang, tetapi juga soal kepercayaan dalam hubungan.

Setelah tayang, Film Dopamin juga diumumkan akan berkompetisi di Indonesian Screen Awards yang menjadi bagian dari 20th Jojga NETPAC Asian Film Festival (JAFF).

Dengan kombinasi drama rumah tangga, ketegangan kriminal, dan isu sosial yang relevan, Dopamin berhasil menarik perhatian penonton Indonesia.

Antusiasme publik sejak special screening hingga penayangan perdana membuktikan bahwa film ini menjadi salah satu judul lokal paling berpengaruh pada akhir 2025. (Alya/BSI)

Editor : Yosep Awaludin
#Film DOPAMIN #bioskop #drama kriminal