Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Hyun Bin dan Jung Woo sung Siap Adu Gengsi dalam Drama Made in Korea, Ketegangan Era 70-an Korea Diangkat ke Layar

Yosep Awaludin • Sabtu, 6 Desember 2025 | 10:00 WIB
Series Drama Made In Korea yang dibintangi Hyun Bin dan Jung Woo sung.
Series Drama Made In Korea yang dibintangi Hyun Bin dan Jung Woo sung.

RADAR BOGOR – Menjelang akhir tahun, dunia drama Korea kembali diramaikan dengan proyek besar yang mempertemukan dua aktor papan atas: Hyun Bin dan Jung Woo-sung.

Dikutip dari Naver Entertainment, keduanya tampil dalam serial drama Korea terbaru berjudul Made in Korea.

Drama Korea ini sejak awal digadang-gadang menyuguhkan salah satu pertarungan karakter paling intens dalam beberapa tahun terakhir.

Serial ini menempatkan dua tokoh utama dalam pusaran konflik kekuasaan, ambisi, serta obsesi yang meledak, semua berlatar Korea Selatan pada era 1970-an, masa ketika negara tersebut berada di titik kritis antara pembangunan dan gejolak politik.

Drama ini mengisahkan Baek Ki-tae, diperankan Hyun Bin, seorang lelaki yang melihat negara sebagai model bisnis.

Ia bukan sekadar ingin kaya, ia ingin berdiri di puncak kekuasaan dengan memanfaatkan sistem, celah, serta jaringan politik melalui cara-cara yang dekat dengan bahaya.

Di sisi lain berdiri sosok Jang Gun-young, jaksa yang diperankan Jung Woo-sung, seseorang yang percaya bahwa keadilan harus ditegakkan meski harus menelusuri gelapnya kekuasaan hingga ke batas yang jarang disentuh publik.

Ia mengejar Ki-tae dengan obsesi yang perlahan memakan dirinya sendiri.Menjelang perilisan, pihak produksi mempublikasikan poster resmi berjudul “In the Name of the Father”, dan poster ini langsung menjadi perbincangan hangat di kalangan penggemar drama.

Poster tersebut, yang memperlihatkan wajah dua tokoh utama secara kontras, mengisyaratkan bahwa yang akan dipertontonkan bukan sekadar konflik kriminal biasa, melainkan duel batin dua pria yang mempertaruhkan segalanya.

Wajah Baek Ki-tae terlihat jelas penuh ambisi dan bayangan gelap yang menyiratkan beban yang ia pikul.

Cahaya yang mengenai wajahnya mempertegas karakteristiknya seperti seseorang yang sanggup melangkah jauh, bahkan terlalu jauh, demi mempertahankan posisinya sebagai kepala KCIA.

Lewat sorot matanya yang membara, penonton dapat merasakan bahwa ia bukan tipe yang ragu terlibat dalam transaksi berisiko tinggi demi mencapai tujuan.

Di sisi berlawanan, Jang Gun-young digambarkan dengan tatapan tajam yang hampir seperti menembus balik tepat ke arah penonton.

Sorot matanya mencerminkan tekad keras seorang jaksa yang nyaris tidak mengenal kata menyerah, meski harus berjalan sendirian di jalur yang penuh ancaman.

Ketegangan antara kedua karakter ini semakin kuat berkat tagline poster: Takdir Semua Orang di Garis Depan.

Kalimat tersebut menjadi gambaran langsung atas hubungan fatal yang akan membawa mereka ke konflik yang tak bisa mereka hindari.

Bukan hanya keduanya yang terjerat, namun juga orang-orang di sekitar mereka yang ikut terseret dalam pusaran ambisi.

Sebagai drama berlatar sejarah, Made in Korea tampaknya tidak hanya menawarkan ketegangan politik, tetapi juga potret manusia yang berjuang menghadapi situasi di luar kendali.

Era 1970-an yang penuh perubahan, ketidakstabilan, dan perebutan kekuasaan menjadi latar yang memperkuat intensitas kisah.

Lewat dua karakter utama yang sama-sama kuat, penonton diberi kesempatan melihat bagaimana ambisi pribadi dapat bertabrakan dengan idealisme, dan bagaimana obsesi mampu mengaburkan batas antara benar dan salah.

Setelah rilis poster, antusiasme penggemar makin tak terbendung. Kehadiran dua aktor papan atas yang terkenal dengan kharisma dan kemampuan akting mendalam membuat serial ini menjadi salah satu judul yang paling dinantikan di platform streaming Disney+.

Tidak hanya penggemar drama, bahkan penikmat film pun menantikan kemampuan akting Hyun Bin dan Jung Woo-sung yang akan dipertemukan secara langsung dalam adegan-adegan penuh tekanan emosional.

Pihak produksi mengonfirmasi bahwa serial ini akan terdiri dari enam episode, dan dirilis secara bertahap dua episode pada tanggal 24, dua episode lagi pada 31, kemudian satu episode pada 7 Januari, serta episode terakhir pada 14 Januari.

Jadwal rilis berurutan ini memunculkan ekspektasi bahwa setiap episode akan memiliki puncak ketegangan tersendiri, membuat penonton harus menunggu seminggu untuk mengetahui lanjutan nasib kedua karakter tersebut.

Dengan pendekatan visual yang kuat, fokus pada karakter yang kompleks, serta latar sejarah yang kaya dinamika, drama Korea ini nampaknya siap menjadi drama yang tidak hanya menawarkan ketegangan, tetapi juga refleksi tentang ambisi dan kekuasaan.

Pertarungan batin antara Baek Ki-tae dan Jang Gun-young diprediksi menjadi magnet utama, terutama bagi penonton yang menyukai drama politik dengan sentuhan thriller psikologis. (Yumna/SV IPB)

Editor : Yosep Awaludin
#Made in Korea #drama korea #hyun bin