RADAR BOGOR - Film horor Indonesia kembali menghadirkan cerita yang diangkat dari mitos lokal. Kali ini, mengangkat kisah misterius tanjakan Alas Roban di Jawa Tengah, jalur yang dikenal angker karena medannya yang curam, berkelok, dan minim pencahayaan.
Film Alas Roban ini disebut terinspirasi dari kisah nyata yang berkembang di kawasan Kabupaten Batang, Jawa Tengah.
Konon, banyak tragedi terjadi di jalur tersebut dan tidak semuanya dapat dijelaskan secara logika. Dari latar belakang itulah, Alas Roban membangun cerita horor yang dibalut dengan konflik emosional.
Daftar Pemain dan Karakter
Alas Roban dibintangi Michelle Ziudith yang memerankan tokoh Sita, seorang ibu tunggal. Menariknya, film ini menjadi debut horor bagi Michelle yang selama ini lebih dikenal lewat peran drama dan romantis.
Rio Dewanto berperan sebagai Anto, sopir ambulans yang memahami mitos serta sejarah kelam Alas Roban.
Perannya menjadi penting karena ia mengetahui banyak hal yang tidak diketahui orang awam tentang jalur tersebut.
Sementara itu, Taskya Namya memerankan Tika, sepupu Sita, yang turut membantu upaya penyelamatan Gendis, anak Sita yang mengalami gangguan misterius selama perjalanan melewati Alas Roban.
Tokoh Gendis diperankan oleh Fara Shakila. Gendis digambarkan sebagai anak dengan keterbatasan penglihatan, kondisi yang kemudian memicu konflik dan teror dalam cerita.
Adapun Imelda Therinne berperan sebagai Dewi Raras, sosok gaib yang menjadi ancaman utama bagi Sita dan Gendis. Karakter ini digambarkan sebagai sosok gaib yang murka akibat janji ritual lama yang dilupakan.
Sinopsis Film Alas Roban
Film Alas Roban mengisahkan perjalanan seorang ibu tunggal bernama Sita yang hidup dalam keterbatasan di Pekalongan.
Ia mendapatkan pekerjaan di sebuah rumah sakit di Semarang dan memutuskan berangkat bersama putrinya, Gendis yang memiliki keterbatasan penglihatan.
Keduanya menaiki bus terakhir yang melewati jalur angker Alas Roban. Di tengah perjalanan, bus tersebut mogok. Sejak kejadian itu, hidup Gendis mulai berubah.
Gendis kerap mendengar suara-suara asing, menggambar simbol-simbol misterius, hingga mengalami kerasukan hampir setiap malam. Teror tersebut seolah menunjukkan bahwa ada sesuatu yang ingin mengambil alih tubuhnya.
Dibantu oleh Tika dan Anto, Sita akhirnya mengetahui bahwa Gendis menjadi incaran Dewi Raras, sosok gaib yang marah karena sebuah ritual lama tidak lagi dijalankan.
Demi menyelamatkan putrinya, Sita harus kembali ke Alas Roban untuk menggelar ritual terakhir sebelum malam keramat tiba. Sebagian cerita dikutip dari TikTok @ceritapendekhoror.
Respons Penonton di Media Sosial
Menurut akun @GilaFilmID pada platform X, salah satu kekuatan utama Film Alas Roban, yaitu terletak pada kemampuannya menghadirkan suasana era 1990-an secara konsisten sepanjang cerita. Detail visual dan atmosfer dinilai mendukung narasi film secara menyeluruh.
Selain horor, porsi drama hubungan ibu dan anak juga disebut memberikan aftertaste yang kuat setelah film selesai ditonton, membuat ceritanya terasa lebih membekas diingatan penonton.
Jadwal Tayang dan Promo Tiket
Penayangan Film Alas Roban di layar lebar dijadwalkan berlangsung mulai 15 Januari 2026. Bagi penonton yang ingin memanfaatkan promo, tersedia tiket Buy 1 Get 1 dengan ketentuan sebagai berikut:
- Pembelian hanya dapat dilakukan melalui website samsstudios.id
- Minimal pembelian 2 tiket dalam satu transaksi
- Gratis 1 tiket akan dipotong otomatis jika kuota masih tersedia
- Tidak berlaku kelipatan dalam transaksi yang sama
- Promo berlaku di seluruh Sam’s Studios, kecuali Labuan Bajo
- Kuota terbatas
- Tiket promo sudah dapat dibeli mulai tanggal 13 Januari 2026.
Dengan cerita yang terinspirasi dari mitos lokal serta dukungan atmosfer era 1990-an, Alas Roban menjadi salah satu film horor yang patut dinantikan pada awal 2026 dan bisa menjadi pilihan tontonan bagi penikmat film horor di bioskop.(Sarah/Unpad)
Editor : Yosep Awaludin