RADAR BOGOR - Film horor kembali menghiasi layar bioskop Indonesia. Terbaru, Film Suzanna: Santet Dosa di Atas Dosa, turut meramaikan layar lebar dengan suguhan horor di tengah dominasi film hiburan keluarga.
Film ini diproduseri oleh Sunil Soraya yang kembali menghidupkan karakter legendaris Suzanna dengan pendekatan berbeda.
Meski tetap mempertahankan unsur horor sebagai ciri khas utama, Suzanna: Santet Dosa di Atas Dosa dibalut dengan adegan aksi yang lebih intens untuk menghadirkan ketegangan yang lebih berlapis.
Konsep tersebut dihadirkan agar penonton tidak hanya disuguhkan suasana mencekam, tetapi juga terbawa dalam konflik cerita yang lebih cepat dan penuh adrenalin.
Dilansir dari pemberitaan RRI.co.id, Sunil Soraya menjelaskan bahwa unsur aksi dalam film ini lebih menitikberatkan pada aspek pengadeganan.
Pendekatan tersebut dilakukan sebagai upaya meningkatkan kualitas film-film Suzanna dibandingkan seri sebelumnya.
Ia juga menyebut tim produksi berusaha menghadirkan adegan-adegan yang belum pernah ditampilkan sebelumnya, sehingga aksi yang disuguhkan tidak sekadar pelengkap, melainkan ditempatkan secara tepat dalam rangkaian adegan yang dikemas lebih unik dan menyatu dengan alur cerita.
Sementara itu, tantangan tersendiri juga dirasakan oleh pemeran utama Suzanna, Luna Maya. Ia mengungkapkan bahwa memerankan sosok Suzanna bukanlah hal yang mudah, mengingat karakter tersebut sudah sangat melekat di hati masyarakat Indonesia selama puluhan tahun.
Dilansir dari media indonesia, Luna Maya menyampaikan bahwa sosok Bunda Suzanna telah melekat kuat di hati masyarakat Indonesia dan memiliki basis penggemar yang sangat besar.
Hal tersebut ia sampaikan saat Press Conference Official Trailer Launching film Suzanna: Santet Dosa di Atas Dosa pada Senin 26 Januari 2026.
Luna menambahkan, ekspektasi penonton menjadi salah satu tantangan terbesar dalam proses produksi film ini.
Namun, ia bersama tim berusaha menghadirkan interpretasi Suzanna yang tetap menghormati karakter legendaris tersebut, sekaligus memberikan sentuhan baru yang relevan dengan penonton masa kini.
Berdasarkan cuplikan trailer yang telah dirilis, teror dalam Suzanna: Santet Dosa diatas Dosa digambarkan muncul secara perlahan namun intens.
Santet mulai menunjukkan dampaknya melalui rangkaian kejadian ganjil yang memicu kepanikan, hingga berujung pada adegan kebakaran yang melahap mobil dan rumah.
Visual gelap, serta permainan suara yang menekan membuat teror terasa datang tanpa peringatan dan meninggalkan kesan merinding.
Suzanna: Santet Dosa di Atas Dosa dijadwalkan tayang di bioskop pada Hari Raya Lebaran, 18 Maret 2026. (Dian/Vokasi IPB)
Editor : Yosep Awaludin