RADAR BOGOR - Minat masyarakat Indonesia terhadap dracin atau drama China terus menunjukkan peningkatan signifikan.
Tidak hanya tayang di platform streaming resmi, potongan-potongan drama China juga ramai berseliweran di TikTok, Instagram Reels, hingga YouTube Shorts.
Alur cerita yang cepat, konflik emosional yang kuat, serta visual yang menarik membuat dracin semakin digemari lintas usia.
Baca Juga: Bansos PKH dan BPNT Tahap 1 2026 Cair Mulai 2 Februari? Cek 6 Kriteria KPM yang Saldonya Berpotensi Masuk Duluan
Dilansir daru berbagai sumber, berikut rangkuman lima judul dracin yang dinilai paling populer dan banyak ditonton berdasarkan tren platform streaming serta data popularitas di media sosial.
1. Love’s Ambition – Dracin Romantis dengan Tontonan Fantastis
Love’s Ambition menjadi salah satu drama China yang menempati posisi teratas dalam daftar drama dengan jumlah tontonan tertinggi di platform Douyin.
Drama ini mengusung kisah romansa modern yang berpadu dengan konflik rumah tangga, ambisi karier, serta dinamika kehidupan kelas atas.
Baca Juga: Usai Open to Work di LinkedIn, Prilly Latuconsina Dapat 30 Ribu Tawaran Kerja dan Mulai Jajal Peran Baru pada 2026
Cerita berfokus pada hubungan pasangan muda yang awalnya dilandasi cinta, namun perlahan diuji oleh perbedaan tujuan hidup dan tekanan sosial.
Karakter utama digambarkan memiliki kepribadian kuat, ambisi besar, dan konflik batin yang kompleks, sehingga mudah mengundang empati penonton.
Popularitas Love’s Ambition di Indonesia terlihat dari banyaknya cuplikan yang viral di media sosial, disertai komentar penonton yang mengaku terbawa emosi oleh kisahnya.
Baca Juga: Pemkab Bogor Wacanakan Salat Idulfitri 1447 H di Stadion Pakansari, Siapkan Pameran Peninggalan Nabi Selama Ramadhan
Drama ini dianggap mewakili realitas hubungan modern, sehingga terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari.
2. The First Frost – Cinta Lama yang Bersemi Kembali
The First Frost mengangkat tema reunion romance atau pertemuan kembali dengan cinta pertama.
Drama ini menceritakan dua mantan kekasih yang dipertemukan kembali setelah bertahun-tahun berpisah, masing-masing membawa luka, penyesalan, dan perubahan karakter.
Baca Juga: Sukses Gelar Lomba Futsal Bertajuk Mantaf Cup 2026, SMK Ma'arif NU Al-Fathonah Siap Wadahi Bibit Atlet Futsal Sukabumi
Alur cerita berkembang secara perlahan dengan fokus pada pendalaman emosi tokoh.
Penonton diajak menyelami kenangan masa lalu, kesalahpahaman, serta proses penyembuhan yang terjadi seiring berjalannya waktu.
Di Indonesia, The First Frost mendapat respons positif karena menawarkan kisah romantis yang lembut dan realistis, berbeda dari drama dengan konflik ekstrem.
Banyak penonton menyebut drama ini sebagai tontonan yang “menenangkan tetapi menyayat perasaan”.
Baca Juga: Minim Pengawasan Digital, Ruang Aman Sejiwa Dorong Pencegahan Kekerasan Anak di Kota Bogor
3. Moonlight Mystique – Fantasi Romantis Penuh Takdir
Moonlight Mystique termasuk dalam kategori drama fantasi dengan latar dunia kultivasi dan makhluk abadi.
Drama ini mengisahkan cinta terlarang antara tokoh dari dunia berbeda yang terikat oleh takdir rumit.
Selain menonjolkan kisah romansa, Moonlight Mystique juga menghadirkan pertarungan, pengkhianatan, serta pengorbanan besar demi cinta dan kebenaran.
Baca Juga: Minim Pengawasan Digital, Ruang Aman Sejiwa Dorong Pencegahan Kekerasan Anak di Kota Bogor
Visual efek, kostum, dan tata artistik menjadi daya tarik utama.
Bagi penonton Indonesia yang menyukai genre fantasi dan dunia xianxia, Moonlight Mystique menjadi pilihan favorit karena memadukan kisah cinta tragis dengan aksi spektakuler.
4. Flourished Peony – Perempuan Tangguh di Tengah Intrik Istana
Flourished Peony berlatar era kekaisaran China dan berfokus pada perjalanan seorang perempuan cerdas yang berusaha membangun bisnis sendiri di tengah keterbatasan sosial.
Drama ini menampilkan perjuangan tokoh utama melawan diskriminasi gender, intrik keluarga, serta persaingan di dunia perdagangan.
Baca Juga: Perubahan Besar Bansos 2026 Tahap 1, PKH dan BPNT Masuk Fase Penentu, Februari Diprediksi Jadi Awal Pencairan
Unsur romansa tetap hadir, namun tidak menjadi fokus utama, karena kekuatan cerita terletak pada perkembangan karakter dan perjuangan hidup.
Di Indonesia, Flourished Peony banyak diapresiasi karena menghadirkan sosok perempuan mandiri yang menginspirasi, sekaligus menampilkan latar sejarah yang kaya dan detail.
5. Legend of Zang Hai
Mengangkat kisah petualangan seorang pria muda yang menyamar demi mengungkap rahasia masa lalu keluarganya.
Baca Juga: Pendaftaran Beasiswa S1 Universitas Pertahanan RI Tahun 2026 Dibuka, Berikut Jadwal Seleksi dan Syarat Akademik Lengkapnya
Drama ini sarat dengan misteri, intrik politik, serta strategi cerdas dalam menghadapi musuh.
Cerita berkembang melalui berbagai lapisan konflik, mulai dari dendam pribadi hingga perebutan kekuasaan.
Tokoh utama digambarkan memiliki kecerdasan tinggi, tetapi juga dibayangi trauma masa kecil.
Banyak penonton Indonesia menyukai drama ini karena alurnya menegangkan dan penuh kejutan, serta tidak hanya bergantung pada romansa.***