RADAR BOGOR – Film horor terbaru berjudul Waru dijadwalkan tayang di bioskop mulai 12 Februari 2026.
Film horor ini siap menghadirkan teror mistis yang berangkat dari mitos pohon Waru serta perjanjian pesugihan kelam yang menghantui sebuah keluarga.
Film Horor Waru dibintangi sejumlah aktor dan aktris Tanah Air. Di antaranya Zikri Daulay yang berperan sebagai Adrian, Josiah Hogan sebagai Reza, Sean Burki sebagai Haqi.
Kemudian Bella Graceva sebagai Nadine, Jinan Safa sebagai Anya, Syarifah Husna sebagai Sarah, Dewi Amanda sebagai Lydia, serta Yati Surachman yang memerankan sosok Nenek Waru.
Cerita film ini berfokus pada keluarga Nadine yang harus menghadapi teror gaib usai terbongkarnya rahasia masa lalu.
Teror tersebut bermula dari perjanjian pesugihan yang pernah dilakukan Lydia, ibu Nadine, demi kemakmuran keluarga.
Dikutip dari unggahan akun Instagram resmi @waruthemovie, kisah dalam film Waru diadaptasi dari sebuah novel yang mengangkat sosok iblis penguasa pohon waru.
Iblis tersebut digambarkan menuntut tumbal berupa kepala manusia setiap tahun sebagai konsekuensi dari perjanjian gaib yang telah disepakati.
Setelah Lydia meninggal dunia, Nadine dan anggota keluarganya mulai mengalami berbagai kejadian mistis.
Mereka diteror oleh kekuatan gaib yang berasal dari pohon waru terkutuk, termasuk serangan makhluk astral dan laskar iblis yang terus mengintai.
Teror yang dihadirkan tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga psikologis. Nadine dan keluarganya dipaksa menghadapi rasa bersalah, ketakutan, serta upaya untuk memutus perjanjian pesugihan yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Film ini juga menonjolkan latar budaya lokal Tanah Jawa, khususnya kepercayaan tentang pohon-pohon yang dianggap sakral dan tidak boleh ditebang sembarangan. Mitos pohon waru dijadikan elemen utama yang memperkuat nuansa horor dalam cerita.
Untuk memperdalam atmosfer mistis, proses pengambilan gambar dilakukan di sejumlah lokasi yang dikenal memiliki aura angker, seperti Bogor, Sukabumi, dan kawasan Gunung Lawu.
Pemilihan lokasi tersebut diharapkan mampu memperkuat kesan kelam dan mencekam sepanjang film.
Disutradarai oleh Chiska Doppert, Film Waru menjanjikan pengalaman horor yang memadukan unsur supranatural, psikologis, serta kearifan lokal.
Penonton diajak menyelami teror perjanjian gaib yang tidak hanya menghantui satu generasi, tetapi juga meninggalkan luka mendalam bagi keluarga yang terlibat.
Dengan cerita yang berakar pada mitos dan budaya lokal, Waru diharapkan menjadi salah satu film horor Indonesia yang mampu menghadirkan ketegangan sekaligus pesan tentang konsekuensi dari perjanjian gelap di masa lalu. (Mirta/Vokasi IPB)
Editor : Yosep Awaludin