RADAR BOGOR — Sutradara di balik kesuksesan Evil Dead Rise, Lee Cronin, kembali dengan proyek ambisius yang siap mengaduk-aduk emosi penonton lewat adaptasi terbaru film ikonik, The Mummy.
Melansir unggahan di akun Instagram resmi sang sutradara @curleecronin, Film The Mummy ini dijadwalkan akan meneror bioskop mulai 17 April 2026 mendatang.
Poster resmi Film The Mummmy pun telah dirilis dengan tagline yang cukup mencekam: Some things are meant to stay buried.
Berdasarkan cuplikan trailer yang diunggah melalui YouTube resmi Blumhouse, film ini nampaknya akan mengambil pendekatan yang jauh lebih gelap dan personal dibandingkan versi-versi sebelumnya.
Cerita berpusat pada pencarian Katie Cannon, seorang gadis kecil yang dikabarkan telah menghilang selama delapan tahun.
Ketegangan memuncak saat Katie ditemukan dalam kondisi hidup, namun di tempat yang sangat tidak masuk akal, yaitu sebuah sarkofagus kuno berusia 3.000 tahun di tengah gurun.
Penemuan ini pun memicu tanda tanya besar bagi orang tuanya sekaligus pihak berwenang, mengenai apa yang sebenarnya terjadi selama delapan tahun hilangnya gadis tersebut.
Tidak hanya soal pencarian anak hilang, trailer ini juga memberikan gambaran visual yang cukup mengganggu tentang kutukan yang nampaknya mulai merasuki Katie.
Dalam satu adegan, terlihat transformasi fisik yang mengerikan hingga perilaku aneh yang ditunjukkan oleh sang gadis, memberikan sinyal bahwa ada kekuatan kuno yang ikut "pulang" bersamanya.
Diproduksi oleh kolaborasi raksasa antara New Line Cinema, Blumhouse, dan Atomic Monster, serta melibatkan James Wan sebagai salah satu produser, film ini diprediksi akan menjadi standar baru bagi horor bertema kutukan kuno.
Lee Cronin yang juga merangkap sebagai penulis naskah nampaknya ingin memastikan bahwa The Mummy versi 2026 ini bukan sekadar petualangan biasa, melainkan murni teror psikologis.
Bagi Anda yang sudah tidak sabar, pastikan untuk terus memantau pembaruan detail lainnya menjelang penayangan perdananya di bulan April nanti. (Luthfiyah/Vokasi IPB)
Editor : Yosep Awaludin