RADAR BOGOR – Di tengah dominasi film drama, percintaan dan aksi, Yohanna hadir sebagai warna berbeda dengan mengangkat kisah religius yang berfokus pada perjalanan iman dalam konteks kehidupan Kristiani.
Film Yohanna ini tidak hanya menampilkan sisi spiritual secara permukaan, tetapi juga menggali lebih dalam tentang pergulatan batin, keraguan, serta pencarian makna hidup yang kerap dialami manusia.
Dengan pendekatan cerita yang tenang namun emosional, Yohanna menjadi salah satu film yang menawarkan sudut pandang berbeda dan lebih reflektif, sekaligus relevan dengan realitas kehidupan sehari-hari.
Disutradarai oleh Razka Robby Ertanto, Yohanna dibintangi oleh Laura Basuki, Jajang C. Noer, Kirana G. Rasela, dan Iqua Tahlequea.
Deretan pemain ini dikenal punya kemampuan akting yang kuat, sehingga mampu menarik perhatian sejak awal.
Berdasarkan informasi melalui instagram resmi @cinepolisid, sebelum tayang di Indonesia, Yohanna juga sempat diputar di International Film Festival Rotterdam 2025.
Baca Juga: Donor Darah RSUD R Moh Noh Nur Tembus 81 Kantong, Dorong Kepedulian dan Jaga Stok Darah
Kehadirannya di festival tersebut menunjukkan kalau film ini tidak hanya ditujukan untuk pasar lokal, tapi juga punya kualitas yang bisa bersaing di tingkat internasional.
Secara cerita, Yohanna berfokus pada kehidupan seorang perempuan religius yang menjalani hari-harinya dengan penuh pengabdian.
Ia terbiasa hidup dalam aturan dan keyakinan yang kuat. Namun seiring waktu, muncul berbagai pertanyaan dalam dirinya tentang iman, tentang pilihan hidup, dan tentang apa yang sebenarnya ia yakini.
Dari situ, konflik dalam film ini terasa sangat personal. Bukan konflik besar yang penuh aksi, tapi lebih ke pergulatan batin yang mungkin juga pernah dirasakan banyak orang.
Film ini mencoba menunjukkan bahwa keyakinan tidak selalu berjalan mulus, dan keraguan bisa datang kapan saja.
Menariknya, cerita Yohanna juga dibalut dengan sisi kemanusiaan yang kuat. Hubungan dengan orang-orang di sekitarnya, situasi yang dihadapi, sampai keputusan-keputusan kecil yang ternyata punya dampak besar semua terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Dari segi visual, film ini terlihat sederhana, tapi justru itu yang membuat suasananya terasa lebih nyata dan emosional.
Tidak banyak dramatisasi berlebihan, sehingga penonton bisa lebih fokus ke cerita dan perasaan yang ingin disampaikan.
Dengan tema tentang iman, kemanusiaan, dan pilihan hidup, Yohanna jadi salah satu film yang memberikan pengalaman menonton yang berbeda. Bukan sekadar hiburan, tapi juga ajakan untuk berpikir dan merenung.
Film dengan cerita yang tenang tapi menyentuh, Yohanna bisa jadi pilihan menarik tayang di bioskop mulai 9 April 2026. (Dian/Vokasi IPB)
Editor : Yosep Awaludin