RADAR BOGOR - Penantian panjang para penggemar duo malaikat dan iblis, Aziraphale dan Crowley di Good Omens, akhirnya berakhir.
Setelah akhir musim kedua yang emosional dan menggantung, Prime Video secara resmi mengumumkan jadwal tayang Good Omens untuk musim ketiga yang sekaligus menjadi penutup dari perjalanan serial populer ini.
Melansir dari unggahan akun resmi X @PrimeVideo, musim ketiga Good Omens dijadwalkan akan memulai debutnya pada 13 Mei 2026.
Namun, ada satu hal yang cukup mengejutkan sekaligus menarik perhatian para fans musim penutup ini dikabarkan hanya akan terdiri dari satu episode berdurasi panjang, yakni 90 menit.
Kembalinya serial ini membawa beban ekspektasi yang cukup besar, terutama setelah beragam reaksi yang muncul pada musim sebelumnya.
Berdasarkan data dari situs IMDb, musim kedua Good Omens berhasil meraih rating 8.0/10, sebuah angka yang cukup kuat meski menyimpan catatan dari para kritikus dan penonton.
Dalam rangkuman ulasannya, banyak penonton memberikan pujian setinggi langit terhadap performa Michael Sheen dan David Tennant.
Chemistry keduanya dianggap sebagai "ruh" dari serial ini, di mana kedalaman karakter dan dialog yang cerdas berhasil menghibur pemirsa.
Namun, musim kedua bukannya tanpa cela. Musim kedua Good Omens mendapatkan kritik seperti bagaimana sebagian penonton merasa adanya kekurangan pada sisi kepaduan plot dan arah cerita jika dibandingkan dengan musim pertama.
Meski menuai reaksi campur aduk, antusiasme terhadap musim ketiga tetap membara.
Melansir dari teaser yang diunggah akun @GoodOmensPrime, cuplikan video memperlihatkan karakter yang menekan tombol lift bertanda Earth dengan keterangan Let’s kick off the Second Coming!.
Hal ini seolah memberikan kode keras bahwa konflik besar antara Surga dan Dunia akan kembali menjadi fokus utama.
Bagi penonton setia, durasi 90 menit di musim ketiga nanti diharapkan mampu merangkum semua pertanyaan yang tersisa.
"Semuanya berakhir di sini," tulis Prime Video dalam poster resminya, menegaskan bahwa tanggal 13 Mei nanti akan menjadi babak final bagi kisah persahabatan unik beda alam ini.
Apakah satu episode spesial berdurasi film layar lebar ini cukup untuk menutup kisah mereka? (Luthfiyah/Vokasi IPB)
Editor : Yosep Awaludin