RADAR BOGOR – Dunia imajinasi Roald Dahl akan kembali menyapa penggemar dalam format yang berbeda di Netflix.
Netflix umumkan proyek film animasi terbaru mereka yang dijadwalkan akan tayang pada 2027 mendatang, yaitu Charlie vs the Chocolate Factory.
Film di Netflix ini bukan sekadar remake, melainkan sebuah petualangan baru yang mengambil latar waktu modern di kota London.
Baca Juga: Baru Buka di Bogor, Chogo Point Tawarkan Nongkrong dengan Vibes Ala Ghibli
Melansir laman resmi Netflix.com, film ini dijanjikan bakal membawa perspektif baru yang menyegarkan, berbeda jauh dari apa yang selama ini dibayangkan penonton tentang semesta Willy Wonka.
Proyek ambisius ini menggandeng nama-nama besar Hollywood. Aktor muda peraih piala Emmy, Kit Connor, akan menjadi pengisi suara karakter utama baru bernama Charlie Paley.
Sementara itu, sutradara sekaligus aktor pemenang Oscar, Taika Waititi, akan meminjamkan suaranya untuk karakter ikonik sang pemilik pabrik cokelat, Willy Wonka.
Baca Juga: Sayang Sekali, Pemkot dan Pemkab Ini Dipastikan Tidak Buka Lowongan CASN 2026, Ini Penyebabnya
Kit Connor mengungkapkan antusiasmenya terhadap proyek ini. Melansir dari akun resmi @netflix, Connor mengaku langsung terpikat sejak melihat konsep awal visual film tersebut.
Berdasarkan informasi dari situs resmi Netflix.com, proyek ini akan memberikan sentuhan berbeda yang akan mengubah pandangan lama penonton terhadap dunia Wonka.
Sekembalinya di pabrik, muncul ambisi dari dalam diri Wonka untuk menyebarkan kebahagiaan kecil bagi dunia yang ia rasa terlalu kelam dan pahit.
Baca Juga: Pelopor Bubur Tomyam di Indonesia, Bubur Cinta Bogor Bikin Penasaran Pecinta Kuliner
Taika Waititi, yang juga terlibat sebagai eksekutif produser, menilai bahwa membawa karakter Willy Wonka ke dalam dunia animasi adalah tantangan yang memberikan kegembiraan tersendiri.
Dengan jajaran pengisi suara papan atas dan tim produksi peraih penghargaan, Charlie vs the Chocolate Factory diprediksi akan menjadi salah satu suguhan animasi yang paling diantisipasi di layanan streaming tersebut. (Luthfiyah/Vokasi IPB)
Editor : Yosep Awaludin