RADAR BOGOR - Industri perfilman Korea Selatan kembali mencuri perhatian publik Asia lewat film horor terbaru berjudul Salmokji: Whispering Water.
Film ini sukses besar di negaranya dengan raihan lebih dari 1,6 juta penonton hanya dalam 16 hari penayangan serta menduduki puncak box office Korea selama sembilan hari berturut-turut.
Disutradarai oleh Lee Sang-min dan didistribusikan oleh Showbox, film horor Salmokji: Whispering Water mengusung genre horor psikologis yang dipadukan dengan elemen misteri dan thriller.
Sejumlah aktor ternama Korea Selatan turut membintangi film ini, di antaranya Kim Hie-yun, Lee Jong-won, dan Kim Jun-han.
Baca Juga: Jangan Pelihara atau Jual Ikan Sapu-Sapu, Diskanak Bogor Ingatkan Sanksinya Bisa Pidana
Fakta Unik Film Horor Salmokji: Whispering Water
Fakta unik membuat film Salmokji: Whispering Water semakin menarik adalah latarnya yang terinspirasi dari lokasi nyata, yakni Waduk Salmokji.
Waduk ini awalnya dibangun pada awal 1980-an sebagai bagian dari sistem irigasi pertanian di wilayah Yesan County.
Namun, dalam beberapa tahun terakhir, tempat ini dikenal luas karena berbagai cerita urban legend yang berkembang di masyarakat.
Baca Juga: Gelar Muswil, Alisa Khadijah Orwilsus Bogor Diminta Perkuat Ekonomi Keummatan
Kisah-kisah mistis seperti suara bisikan dari dalam air, penampakan bayangan misterius, hingga fenomena tak terjelaskan membuat Waduk Salmokji kerap dijadikan lokasi uji nyali.
Popularitasnya pun melonjak drastis setelah diangkat menjadi latar utama film ini.
Secara cerita, film horor ini mengikuti sekelompok tim produksi yang ditugaskan melakukan pengambilan ulang rekaman di lokasi terpencil tersebut.
Awalnya terlihat seperti pekerjaan biasa, namun situasi berubah mencekam ketika mereka menemukan kejanggalan dalam rekaman sebelumnya, termasuk sosok misterius yang tidak terlihat saat proses syuting berlangsung.
Baca Juga: PKH dan BPNT Tahap 2 Belum Sepenuhnya Cair, Yuk Cek Tahapan dan Waktu Tepat Cek Saldo Rekening
Seiring waktu, teror semakin intens. Peralatan rusak tanpa sebab, suara aneh muncul dari dalam air, dan satu per satu anggota tim mengalami kejadian tak masuk akal.
Film ini tidak mengandalkan jump scare semata, melainkan membangun ketegangan melalui atmosfer sunyi, lanskap terpencil, serta tekanan psikologis yang perlahan meningkat.
Pendekatan ini membuatnya kerap dibandingkan dengan film horor Korea lain seperti Gonjiam: Haunted Asylum yang juga mengandalkan kekuatan atmosfer.
Fenomena menarik turut terjadi di dunia nyata. Sejak popularitas film horor Salmokji: Whispering Water meningkat, lokasi asli Waduk Salmokji mulai ramai dikunjungi wisatawan.
Bahkan, otoritas setempat mengimbau pembatasan aktivitas pada malam hari demi alasan keamanan.
Kesuksesan dan Jadwal Tayang
Kesuksesan Salmokji: Whispering Water menunjukkan kekuatan industri film Korea dalam mengangkat legenda lokal menjadi karya global.
Film ini juga memecahkan rekor sebagai film horor tercepat yang menembus satu juta penonton, melampaui pencapaian Metamorphosis.
Bagi pecinta film horor, karya ini disebut sebagai salah satu tontonan wajib tahun ini.
Film Salmokji: Whispering Water dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 1 Mei 2026, menambah daftar film horor Asia yang dinantikan penonton Tanah Air.***
Editor : Maulidia