RADAR BOGOR - Sebuah kisah horor lokal yang berakar dari legenda masyarakat Minahasa kini hadir dalam bentuk film layar lebar berjudul Songko.
Film Horor Songko ini mengangkat cerita tentang teror misterius yang melanda sebuah desa di wilayah Tomohon pada era 1980-an.
Alur Cerita Film Songko
Dalam alur ceritanya, desa yang awalnya tenang mendadak berubah mencekam setelah serangkaian kematian misterius terjadi.
Korban sebagian besar adalah perempuan muda yang ditemukan dalam kondisi mengenaskan tanpa penyebab medis yang jelas. Situasi ini memicu kepanikan di kalangan warga.
Ketakutan itu kemudian dikaitkan dengan legenda lama tentang sosok Songko, makhluk berjubah hitam yang dipercaya mengincar darah perempuan muda untuk memperoleh keabadian.
Kepercayaan ini berkembang pesat di tengah masyarakat yang diliputi kecemasan.
Seiring bertambahnya korban, kondisi sosial desa pun memburuk. Rasa takut berubah menjadi kecurigaan antarwarga.
Hubungan yang sebelumnya harmonis mulai retak, dan masyarakat mulai mencari pihak yang dianggap bertanggung jawab atas kejadian tersebut.
Sinopsis Film Songko
Dalam cerita, tuduhan akhirnya mengarah kepada seorang perempuan yang merupakan ibu tiri dari tokoh utama, Mika.
Tanpa bukti yang kuat, ia dituding sebagai pihak yang bersekutu dengan kekuatan gaib. Tekanan dari warga yang semakin besar membuat keluarga tersebut diusir dari desa.
Baca Juga: Banjir Cibuluh Terus Berulang, Pemkot Bogor Siapkan Normalisasi Sungai hingga Sodetan Baru
Namun, setelah pengusiran itu terjadi, teror tidak kunjung berhenti. Kematian dengan pola serupa masih terus berlangsung. Hal ini menimbulkan pertanyaan baru mengenai kebenaran tuduhan yang sebelumnya dilayangkan kepadanya
Tokoh Mika kemudian berupaya mencari jawaban atas peristiwa tersebut.
Ia kembali menyelidiki kejadian-kejadian yang terjadi di desanya dan menemukan indikasi teror Songko tidak sepenuhnya berkaitan dengan hal gaib, melainkan juga melibatkan faktor manusia.
Film Songko tidak hanya menampilkan unsur horor, tetapi juga menggambarkan dinamika sosial masyarakat saat dilanda ketakutan.
Cerita ini menyoroti bagaimana rasa takut dapat memicu prasangka, konflik, hingga tindakan yang merugikan pihak lain.
Dijadwalkan tayang mulai 23 April 2026, film Songko diharapkan dapat memberikan perspektif baru terhadap genre horor lokal dengan mengangkat unsur budaya serta realitas sosial yang relevan.***
Editor : Maulidia