RADAR BOGOR - Iko Uwais kembali menunjukkan eksistensinya di dunia perfilman internasional.
Kali ini Iko Uwais siap menghibur pencinta film laga melalui film action China berjudul "Wings of Dread".
Dalam film ini, Iko Uwais akan memerankan karakter villain alias antagonis utama, sebuah peran yang sebenarnya bukan hal baru baginya di industri film laga.
Baca Juga: Dokumenter Michael Jackson: The Verdict Meledak di Netflix, tapi Tuai Kontroversi
Sinopsis Wings of Dread
Wings of Dread mengangkat cerita tentang aksi pembajakan pesawat komersial pada ketinggian sekitar 10.000 meter.
Kisah Wings of Dread berpusat pada seorang petugas polisi udara bernama Gu Chaoyang yang sedang dalam penerbangan pulang dari perjalanan bulan madunya.
Petugas tersebut mendadak dihadapkan pada situasi genting ketika pesawat yang ditumpanginya dibajak oleh komplotan bersenjata.
Baca Juga: Film Colony Tembus 1 Juta Penonton, Film Asing Pertama 2026 yang Cetak Rekor di Indonesia
Berbekal profesionalisme tinggi, ia berjuang mati-matian untuk menggagalkan aksi pembajakan tersebut, hingga terjadi pertarungan hidup dan mati di dalam kabin pesawat.
Duet dengan Ashton Chen
Karakter Gu Chaoyang dalam film ini diperankan oleh Ashton Chen, aktor yang dikenal lewat perannya di Ip Man 2, sekaligus bertindak sebagai salah satu sutradara film ini bersama Qin Pengfei.
Ashton Chen juga telah dikenal lebih awal sebagai aktor cilik yang pernah membintangi peran biksu cilik tangguh pada era 90-an. Pada saat itu ia berpasangan dengan karakter Boboho.
Bagi generasi 90-an, nama Ashton Chen mungkin lebih dikenal sebagai aktor cilik yang pernah membintangi peran biksu cilik tangguh berpasangan dengan karakter Boboho.
Baca Juga: Film Bila Esok Ibu Tiada Jadi Perbincangan, Kisah Haru Ibu dan Anak Sentuh Hati Penonton
Dalam Wings of Dread, Ashton Chen dan Iko Uwais tampil berhadapan sebagai protagonis dan antagonis.
Iko Uwais berperan sebagai pemimpin komplotan pembajak yang harus dihadapi langsung oleh karakter Gu Chaoyang di sepanjang film.
Aksi Laga yang Intens dalam Ruang Sempit
Salah satu daya tarik utama film ini terletak pada koreografi laganya yang berlangsung dalam ruang gerak terbatas, yakni di dalam kabin pesawat.
Baca Juga: 3 Rekomendasi Film Horor Indonesia Terbaru 2026 untuk Temani Momen Liburan Sekolah
Perpaduan gaya bela diri modern ala kungfu Tiongkok yang dibawakan Ashton Chen dengan gerakan silat cepat dan brutal khas Iko Uwais menghadirkan sensasi pertarungan yang intens.
Penataan aksi (action choreography) dalam film ini turut melibatkan tim yang sudah lama bekerja sama dengan Iko Uwais sejak film Merantau dan The Raid.
Bukan Peran Antagonis Pertama bagi Iko Uwais
Menariknya, ini bukan pertama kalinya Iko Uwais memerankan tokoh antagonis di layar lebar.
Sebelumnya, ia juga pernah tampil sebagai karakter antagonis dalam sejumlah film internasional, termasuk Star Wars: The Force Awakens, The Night Comes for Us, Stuber, hingga The Expendables 4.
Kapan dan Di Mana Bisa Ditonton?
Wings of Dread merupakan proyek pertama dari beberapa kolaborasi yang direncanakan antara Iko Uwais dengan platform streaming asal China, iQIYI.
Film ini telah resmi tayang perdana melalui platform iQIYI pada awal Juli 2026. Untuk kepastian jadwal penayangan di bioskop Indonesia, hingga saat ini belum ada informasi resmi mengenai tanggal rilisnya, sehingga penggemar disarankan untuk terus memantau perkembangan informasi lebih lanjut.
Baca Juga: Daftar 5 Drama Korea yang Menyelipkan Unsur Indonesia dalam Cerita, Cocok untuk Mengisi Waktu Libur
Wings of Dread menjadi bukti nyata bahwa nama Iko Uwais semakin diperhitungkan di industri perfilman action internasional, kali ini lewat proyek besar asal China.
Kolaborasinya dengan Ashton Chen serta koreografi laga yang memadukan dua gaya bela diri berbeda membuat film ini layak dinantikan oleh para penggemar film action, khususnya penggemar seni bela diri silat dan kungfu.***
Editor : Eli Kustiyawati