RADAR BOGOR - Industri film Indonesia kembali menghadirkan tontonan keluarga yang tidak hanya menghibur, tetapi juga sarat pesan moral.
Film berjudul Maju: Jejak Pahit Si Kembang Gula hadir dengan konsep unik, memadukan nuansa petualangan anak-anak dengan isu sosial yang serius, yaitu bahaya penyalahgunaan narkoba yang dikemas dalam bentuk permen.
Yuk cek informasi lebih lengkap tentang film Maju: Jejak Pahit Si Kembang Gula sebelum nonton di bioskop.
Baca Juga: NCTzen Siap-Siap! Film Jeno dan Jaemin NCT DREAM Siap Tayang di Bioskop, Tiket Mulai Dijual
Sinopsis Singkat
Film ini mengisahkan empat sahabat, yaitu Kirana, Hana, Geralt, dan Bagas, yang berangkat melakukan survei lokasi untuk kegiatan Jambore bersama guru pembimbing mereka, Pak Wira.
Namun, suasana yang awalnya penuh keceriaan berubah drastis ketika Bagas tiba-tiba menghilang tanpa jejak di desa tempat mereka akan berkemah.
Satu-satunya petunjuk yang tersisa dari hilangnya Bagas hanyalah sepotong kembang gula misterius, jajanan yang memang sering dikonsumsi oleh Bagas.
Baca Juga: Heboh! Tiket Avengers : Doomdsday Dijual 5 Bulan Lebih Awal, Jadwal Trailer Terungkap
Dari petunjuk itulah, petualangan ketiga sahabatnya dimulai demi menemukan keberadaan Bagas.
Isu Bullying dan Bahaya Narkoba dalam Balutan Cerita Anak
Salah satu keunikan film ini terletak pada pengangkatan isu bullying, yang memang masih marak terjadi di lingkungan sekolah Indonesia.
Selain itu, film ini juga menghadirkan ancaman utama yang tidak biasa untuk genre anak-anak, yaitu jaringan peredaran narkoba yang menyamarkan barangnya dalam bentuk permen kembang gula.
Baca Juga: Film Animasi Terbaru Doraemon SudahTayang di Bioskop, Cek Sinopsisnya di Sini
Konsep ini disampaikan secara sederhana namun tetap mengena, sehingga pesan mengenai bahaya narkoba dapat tersampaikan tanpa terkesan menggurui, dibalut dalam alur cerita petualangan yang seru dan penuh aksi.
Kualitas Akting dan Chemistry Pemain
Bukie B. Mansyur, yang berperan sebagai Pak Wira, berhasil menghidupkan sosok guru yang tegas namun tetap penuh perhatian terhadap murid-muridnya.
Selain itu, drama persahabatan antar tokoh utama turut menjadi salah satu daya tarik film ini, mampu membangkitkan nostalgia masa-masa sekolah bagi penontonnya.
Baca Juga: Sukes Kuras Air Mata, Film Jangan Buang Ibu Tembus 3 Juta Penonton Dalam 18 Hari
Prestasi Internasional Sebelum Tayang di Indonesia
Menariknya, sebelum resmi tayang di bioskop Tanah Air, film ini telah lebih dulu meraih empat penghargaan internasional.
Salah satu pencapaian membanggakan adalah gelar Best Feature Film pada ajang Moscow International Children's Film Festival, yang menjadi bukti kualitas film ini diakui di kancah dunia.
Baca Juga: Buddha Hands Up Prequel, Kisah Kocak Biksu Cilik Nyasar ke Gereja dan Ikut Dance K-Pop
Jadwal Tayang
Film Maju: Jejak Pahit Si Kembang Gula dijadwalkan tayang di bioskop mulai 6 Agustus 2026.
Dengan perpaduan cerita petualangan anak yang seru, isu sosial yang relevan seperti bullying dan bahaya narkoba, serta didukung prestasi internasional sebelum penayangannya di Indonesia, Maju: Jejak Pahit Si Kembang Gula layak menjadi pilihan tontonan keluarga yang tidak hanya menghibur, tetapi juga sarat edukasi dan pesan moral bagi anak-anak maupun orang tua.***
Editor : Eli KustiyawatiSumber : Instagram @bangdongeng