RADAR BOGOR – Peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia bisa menjadi momentum untuk kembali mengenang perjalanan panjang bangsa melalui film.
Selain menghibur, sejumlah film bertema sejarah dan perjuangan juga menyuguhkan kisah keberanian, idealisme, serta pengorbanan tokoh-tokoh yang melawan ketidakadilan.
Bagi masyarakat yang ingin mengisi suasana kemerdekaan dengan tontonan bernuansa nasionalisme, terdapat sejumlah film yang layak masuk daftar pilihan.
Mengutip rekomendasi akun Instagram @catatanfilm, berikut tiga film Indonesia yang menghadirkan kisah perjuangan dengan latar sejarah berbeda.
1. Gie (2005)
Film biografi garapan sutradara Riri Riza ini mengangkat perjalanan Soe Hok Gie yang diperankan Nicholas Saputra.
Gie dikenal sebagai aktivis mahasiswa yang memiliki sikap kritis, idealis, serta berani menyuarakan ketidakadilan politik pada era 1960-an.
Baca Juga: Setelah PKH Cair, Kini Giliran Bansos BPNT Rp600 Ribu? Cek Status Terbarunya
Cerita dalam film tersebut diadaptasi dari buku Catatan Seorang Demonstran. Penonton diajak mengikuti keberanian Gie dalam mengkritisi pemerintahan pada masa Orde Lama hingga kekecewaannya ketika melihat perubahan politik menuju era Orde Baru.
Sosok Gie digambarkan sebagai pribadi yang berusaha mempertahankan prinsip dan kejujuran di tengah perubahan politik yang penuh gejolak.
2. Bumi Manusia (2019)
Film Bumi Manusia merupakan adaptasi dari novel karya sastrawan besar Indonesia, Pramoedya Ananta Toer.
Film yang dibintangi Iqbaal Ramadhan sebagai Minke dan Mawar de Jongh sebagai Annelies Mellema ini mengambil latar Hindia Belanda pada awal abad ke-20.
Minke merupakan pemuda pribumi yang mendapat kesempatan memperoleh pendidikan bergaya Eropa.
Kehidupannya kemudian bersinggungan dengan Annelies, perempuan keturunan Indo-Belanda, sekaligus Nyai Ontosoroh yang diperankan Sha Ine Febriyanti.
Kisah tersebut memperlihatkan perjuangan menghadapi sistem sosial dan hukum kolonial yang sarat diskriminasi berdasarkan ras dan status sosial.
Perlawanan Minke dan Nyai Ontosoroh menjadi bagian penting dalam menggambarkan keberanian menghadapi ketidakadilan pada masa penjajahan.
3. Buya Hamka (2023)
Rekomendasi berikutnya adalah Buya Hamka, film drama biografi yang mengangkat perjalanan Abdul Malik Karim Amrullah atau Buya Hamka. Karakter Buya Hamka diperankan Vino G. Bastian.
Film ini menggambarkan sosok Hamka sebagai ulama, sastrawan sekaligus tokoh bangsa yang memiliki perjalanan hidup penuh tantangan.
Baca Juga: Penyesuaian Ijazah S1 PNS, Apakah Masa Kerja Golongan Diulang? Simak Jawaban BKN
Ceritanya mencakup kiprah Hamka ketika memimpin Muhammadiyah di Makassar, mengelola majalah di Medan, hingga perannya melalui jalur diplomasi dalam membangkitkan semangat perjuangan kemerdekaan.
Tidak hanya menampilkan persoalan politik dan tuduhan makar pada masa Orde Lama, film ini juga memperlihatkan sisi personal Buya Hamka ketika menghadapi kehilangan.
Di tengah berbagai cobaan, ia tetap menunjukkan keteguhan hingga berhasil menyelesaikan karya besarnya, Tafsir Al-Azhar.
Ketiga film tersebut menawarkan sudut pandang berbeda mengenai perjuangan dan perjalanan bangsa Indonesia.
Melalui karakter Gie, Minke, Nyai Ontosoroh, serta Buya Hamka, penonton dapat melihat nilai keberanian, keteguhan prinsip, pengorbanan, dan perjuangan melawan ketidakadilan.
Menonton film bertema sejarah juga dapat menjadi salah satu cara untuk kembali mengingat perjuangan para tokoh bangsa sekaligus memaknai semangat kemerdekaan dalam kehidupan masa kini. (Angga/Unpak)
Editor : Yosep Awaludin