Memburu Pemangsa Segera Hadir di Bioskop, Kisah 4 Jurnalis Memburu Pelaku Kekerasan Anak

Yosep Awaludin • Dipublikasikan Rabu, 23 September 2026 | 10:20 WIB
Film Memburu Pemangsa menghadirkan kisah empat jurnalis yang melakukan investigasi terhadap kasus kekerasan anak. (Foto: Instagram resmi @Sinemaku Pictures)
Film Memburu Pemangsa menghadirkan kisah empat jurnalis yang melakukan investigasi terhadap kasus kekerasan anak. (Foto: Instagram resmi @Sinemaku Pictures)

RADAR BOGOR – Penggemar film Indonesia kembali mendapat pilihan tontonan baru pada September 2026.

Memburu Pemangsa, film terbaru karya Umay Shahab, dijadwalkan hadir di bioskop dengan menawarkan perpaduan horor, kriminal, dan aksi yang dikemas melalui kisah investigasi.

Film ini mengangkat cerita tentang empat jurnalis yang berusaha mengungkap kasus kekerasan terhadap anak.

Penelusuran yang mereka lakukan kemudian berkembang semakin jauh hingga mengarah kepada sosok yang diduga menjadi pelaku dalam kasus tersebut.

Empat Jurnalis Jadi Tokoh Utama

Kisah investigasi dalam Memburu Pemangsa diperankan oleh empat aktris yang menjadi karakter utama, yakni Laura Basuki, Prilly Latuconsina, Yasamin Jasem, dan Taskya Namya.

Keempat karakter tersebut diceritakan terlibat dalam proses penyelidikan yang penuh tekanan.

Baca Juga: Kanaya Terpaksa Tak Lanjut ke SMA, 3 Kali Operasi hingga Kanker Menyerang

Upaya mereka mencari fakta membuat perjalanan investigasi berlangsung dalam situasi yang menegangkan dan menghadirkan berbagai persoalan sepanjang cerita.

Kehadiran empat karakter jurnalis tersebut menjadi bagian penting dalam membangun alur film, terutama ketika penyelidikan mulai mengungkap persoalan yang lebih besar di balik kasus kekerasan terhadap anak.

Umay Shahab Angkat Isu Kekerasan terhadap Anak

Sebagai sutradara, Umay Shahab tidak hanya menghadirkan film dengan unsur hiburan.

Memburu Pemangsa juga menjadi sarana untuk mengangkat isu kekerasan terhadap anak yang masih menjadi persoalan di masyarakat.

Gagasan film tersebut berangkat dari keresahan Umay Shahab terhadap kasus kekerasan terhadap anak yang masih terjadi.

Isu itu kemudian dikembangkan menjadi cerita yang memadukan unsur sosial dengan ketegangan khas film horor dan kriminal.

Dengan demikian, persoalan kekerasan terhadap anak menjadi salah satu fondasi utama dalam perjalanan cerita Memburu Pemangsa.

Padukan Horor, Kriminal, dan Aksi

Sesuai dengan genre yang diusung, Memburu Pemangsa tidak hanya mengandalkan atmosfer horor untuk membangun ketegangan.

Film ini juga memasukkan unsur investigasi kriminal serta adegan aksi dalam perjalanan keempat karakter utamanya.

Perpaduan berbagai elemen tersebut membuat cerita tidak berjalan dalam satu pendekatan saja.

Baca Juga: Resep Ayam Marinasi Bumbu Merah dan Sambal Bajak, Renyah di Luar Juicy di Dalam

Proses pengungkapan kasus menjadi bagian yang menggerakkan alur, sementara unsur horor dan aksi digunakan untuk memperkuat ketegangan yang dialami para karakter.

Film produksi Sinemaku Pictures ini dijadwalkan tayang secara serentak di bioskop Indonesia mulai 24 September 2026.

Dengan kombinasi cerita investigasi, isu kekerasan terhadap anak, horor, kriminal, dan aksi, Memburu Pemangsa menjadi salah satu film Indonesia yang dijadwalkan meramaikan layar bioskop pada akhir September 2026. (Ara/Tazkia)

Editor : Yosep Awaludin
memburu pemangsa bioskop film indonesia