RADAR BOGOR - Kecelakaan pesawat Jeju Air yang terjadi Minggu (29/12/2024) menelan banyak korban jiwa. Berdasarkan update hingga Minggu sore korban tewas bertambah.
Pesawat Jeju Air nomor penerbangan 7C2216 mengangkut 175 penumpang dan 6 awak kabin atau total 181 orang.
Dari 181 orang, 2 di antaranya selamat yakni pramugari sedangkan sebagian besar atau 176 orang dikabarkan tewas akibat kecelakaan pesawat Jeju Air. Sisanya 3 orang masih belum diketahui nasibnya.
Saat peristiwa terjadi badan pesawat mendarat tanpa roda dan menabrak pagar pembatas hingga terbakar. Dugaan sementara tabrakan dengan kawanan burung serta cuaca buruk. Namun terkait penyebab pasti masih dalam penyelidikan pihak terkait.
Pesawat baru saja melewati perjalanan dari Bangkok, Thailand mengalami kecelakaan saat akan mendarat di Bandara Internasional Muan, Korea Selatan.
Di sisi lain, pihak maskapai melalui media sosial berlatar hitam menyampaikan ungkapan dukacita atas kecelakaan pesawat yang menelan korban jiwa.
Dalam pernyataannya di media sosial, CEO Jeju Air Kim Lee-bae menyampaikan sekitar pukul 09.03 pada tanggal 29 Desember, kebakaran terjadi saat penerbangan Bangkok-Muan 7C2216 mendarat di Bandara Internasional Muan.
"Kami ingin menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya dan permintaan maaf kepada para penumpang dan keluarga yang ditinggalkan yang kehilangan nyawa dalam kecelakaan tersebut," ungkap Kim Lee-bae dilansir dari Instagram @jejuair_official, Minggu (29/12/2024).
Terkait penyebab kecelakaan pihak maskapai menyebut untuk saat ini masih sulit menentukannya dan masih menunggu pengumuman investigasi resmi dari instansi terkait.
"Terlepas dari penyebab kecelakaan itu, saya sepenuhnya merasakan tanggung jawab sebagai CEO," sambungnya.
Pihaknya Jeju Air juga akan berupaya semaksimal mungkin untuk menyelesaikan kecelakaan tersebut dengan cepat dan memberikan dukungan kepada keluarga penumpang.
"Selain itu, kami akan melakukan yang terbaik untuk bekerja sama dengan pemerintah untuk menentukan penyebab kecelakaan tersebut. Sekali lagi, saya berdoa untuk kedamaian mereka yang kehilangan nyawa dalam kecelakaan tersebut, dan saya ingin menyampaikan permintaan maaf yang terdalam kepada keluarga yang ditinggalkan," ungkap CEO Jeju Air.
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim