RADAR BOGOR – Google terus memperkuat komitmennya terhadap energi terbarukan.
Seperti melakukan investasi besar dalam proyek pembangkit listrik tenaga surya di Oklahoma.
Google telah menandatangani perjanjian pembelian listrik jangka panjang dengan Leeward Renewable Energy (LRE) untuk memasok energi bersih ke pusat data mereka.
Langkah itu bukan hanya berkontribusi pada keberlanjutan lingkungan.
Melainkan juga berdampak positif bagi ekonomi lokal dengan menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan daerah.
Proyek di Oklahoma mencakup beberapa pembangkit listrik tenaga surya dengan total kapasitas 724 megawatt (MW).
Salah satu fasilitas utama adalah Mayes County Solar Portfolio yang terdiri atas tiga proyek.
Masing-masing Salt Branch Solar (145 MW), Huckleberry Solar (125 MW), dan Mayes Solar (102 MW).
Berlokasi kurang dari 1,6 kilometer dari pusat data Google di Pryor, lokasi strategis itu memungkinkan distribusi energi yang efisien dan andal.
Selain itu, proyek Twelvemile Solar Project 1 & 2 (152,5 MW) dan Twelvemile 3 Solar Project (200 MW) yang berada di bagian selatan Oklahoma turut berkontribusi dalam meningkatkan pasokan energi bersih di wilayah tersebut.
Kolaborasi ini menunjukkan hubungan erat antara Google dan LRE dalam mendukung pengembangan energi terbarukan.
”Kami bangga memperluas kehadiran kami di Oklahoma dengan proyek-proyek yang secara ideal mendukung operasional pusat data Google,” kata Eran Mahrer, chief commercial officer LRE.
Energi yang dihasilkan dari proyek ini akan disalurkan melalui Grand River Dam Authority (GRDA) untuk menopang operasional pusat data Google.
Sebagai bagian dari ambisi global, Google telah menargetkan seluruh fasilitasnya beroperasi dengan energi bebas karbon pada 2030.
”Dukungan Google terhadap proyek-proyek surya ini di Oklahoma merupakan bukti komitmen mereka dalam memenuhi kebutuhan energi negara dengan solusi yang aman dan berkelanjutan,” tutur Wakil Presiden Eksekutif GRDA John Wiscaver.
Selain dampak lingkungan yang signifikan, proyek tersebut diharapkan membawa manfaat ekonomi yang besar bagi masyarakat sekitar.
Selama fase konstruksi, lebih dari 300 lapangan kerja bakal tercipta dan bisa menyumbang setidaknya USD 76 juta (Rp 1,2 triliun) dalam bentuk pendapatan pajak bagi Kabupaten Mayes.
Dana yang sangat berguna untuk pendidikan dan layanan publik di kabupaten tersebut. (din/dns)
Editor : Siti Dewi Yanti